BERSAMA 2 (DUA) ORANG GENMIL “SUPER KREATIF” MEMBINCANG IDE KEREN “MENJAGA LINGKUNGAN”

Jumat, 08 Februari 20190 komentar


BERSAMA 2 (DUA) ORANG GENMIL “SUPER KREATIF” MEMBINCANG 
IDE KEREN “MENJAGA LINGKUNGAN”


Sabtu, 09 Februari 2019, Mampir ke Meotel  Purwokerto menjadi agenda pelayanan pertama di pagi ini, yaitu diskusi dengan 2 (dua) orang pelaku startup  yang tengah mengikuti pelatihan yang di gelar oleh ICCI yang bekerjasama dengan innerCircle dan difasilitasi oleh Kementrian Koperasi & UKM RI (tentang kegiatatan pelatihan silahkan klik disini dan klik disini). Diskusi terbatas ini diluar agenda pelatihan formal dan berlangsung atas permitaan mereka sendiri. Mereka merasa perbincangan di ruang kelas pada kamis malam lalu memerlukan diskusi lanjutan, khususnya tentang meng-akselerasi tumbuhkembang
karya yang sedang mereka rintis di Kota Bogor.

Karya keren yang digawangi oleh Khaddafi dan Kahfi ini dikemas dalam satu perusahaan bernama Hi-Civil. Dalam konsepnya, Hi Civil ini concern berkontribusi dalam pembangunan konstruksi di Indonesia. Nilai beda yang mereka tonjolkan adalah “ramah lingkungan”.  Karya ini menjadi begitu keren karena diiinspirasi oleh sebuah keresahan terhadap potensi kerusakan lingkungan.  Kepedulian itupun mereka kemas ke dalam ragam tawaran produk seperti pengukuran & pemetaan, arsitek & anskap, interior desain dan alat berat. Penggunaaan Green material (insulasi serabut kelapa) dalam membuat peredam suara dan konsep green building adalah 2 (dua) contoh yang menandaskan komitmen mereka untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Ada kekaguman terhadap ide startup ini, apalagi digawangi generasi milenial dan berangkat dari kepedulian yang terimplementasi dalam aksi heroic nan kreatif. “Ini bentuk koreksi bijak yang inovatif atas ragam kerusakan lingkungan yang kerab terjadi. Karya ini sangat layak di apresiasi oleh masyarakat dan juga pemerintah. Ini bentuk ajakan bijak bagi segenap penduduk bumi untuk berkepedulian dan ikut mengambil tanggungjawab terhadap kelestarian alam. Ini merupakan aksi idealis dan visioner yang sangat kreatif dan keren”, ungkap Bung Arsad  mengapresiasi  penjabaran karya 2 (dua) anak muda ini.

Dalam lanjutan bincang santai ini, ternyata Kahfi dan Khaddafi pun tengah mengembangkan inovasi baru berbasis sampah organik yang menghasilkan pelet untuk makanan ikan. “waw..ini sangat relevan dan solutif bagi persoalan sampah yang akhir-akhir ini sedang menjadi masalah serius di beberapa kota besar”, respon takjub Bung Arsad atas penjelasan mereka.

Yang masih menjadi PR besar kami sampai hari ini  adalah bagaimana ide kreatif ini bisa diterima luas dan tidak berhenti sampai tingkat penghargaan saja sehingga memberi dampak luas bagi kehidupan masyarakat”, ungkap Kahfi. Selanjutnya, Khaddafi  yang duduk di sebelah Kahfi pun menambahkan, “Kami juga ingin mencoba memberdayakan ekonomi masyarakat melalui gagasan ini. Kami melihat banyak potensi di lingkungan keseharian masyarakat yang bisa dikemas secara kreatif sehingga melahirkan nilai tambah. Untuk itu, kami terus membangun sinergitas dengan masyarakat, mengembangkan produk dan kemasan sehingga layak untuk di eksport dan membangun komunikasi dengan pasar luar negeri”.

Perbincangan pun semakin asik dan ragam gagasan pun  mengedepan guna mendorong akselerasi tumbuhkembang dari inovasi kreatif yang ditekuni kedua pemuda ini. “Sinergitas dan nilai tambah” tersepakati menjadi inspirasi mengembangkan kreativitas lanjutan sehingga karya ini menemukan titik rasionalitasnya, berdampak luas pada kehidupan perekonomian dan berkontribusi bagi penjagaan lingkungan. Pada mereka pun terbangun keyakinan bahwa konsistensi merawat niat baik akan mendatangkan daya dukung dari berbagai pihak sehingga ide dan karya hebat ini akan berada pada posisi yang selayaknya.  

Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved