Kopindo Membincang "Social Enterprise & Koperasi"

Selasa, 31 Juli 20180 komentar


Kopindo Membincang Social  Enterprise

25 Juli 2018 lalu, Kopindo (koperasi Pemuda Indonesia) Menggelar “fast Track Confrence  di Hotel Maharani, Jakarta.  Beberapa narasumber dihadirkan, antara lain; Bung Nawolo seorang konsultan manajemen yang juga aktivis koperasi; muhammad arsad dalimunte, seorang  praktisi koperasi dan pernah menjadi pengawas Kopindo; pengelola koperasi pesantren sidogiri dan tidak ketinggalan seorang barista yang canggih dalam urusan meracik kopi. Agend aini merupakan bagaian dari rangkaian General Assembly dari Kopindo (Koperasi Pemuda Indoensia). 

Dari kualifikasi narasumb er yang hadir bisa ditebak bahwa target Kopindo  adalah membangun kapasitas anggotanya, yaitu koperasi yang dihuni oleh para pemuda dan kaum intelektual muda nan energic . Disisi lain, membangun chemistry gagasan adalah bagian dari cara terbangunnya hubungan aktivitas produktid antara Kopindo sebagai sekunder dengan para anggotanya. Dengan demikian, skenario akhir idelanya adalah tidak berjaraknya primer (baca: anggota) dan sekundernya (kopindo). Kalau hal ini mewujud maka dipastikan kelahiran satu aktivitas yang terhubung secara nasional akan memantik tema-tema lain yang saling berhubungan, saling menguatkan dan saling menguntungkan.

Pada session kali ini, Muhammad Arsad dalimunte kebagian thema tentang “socail enterprise dan koperasi”, sebuah thema yang menandaskan tentang bagaimana sebuah koperasi  adalah  salah satu model social enterprise yang concern pada persoalan-persoalan yang hadir di kehidupan masyarakat, tidak terkecuali masyarakat Kopindo yang secara usia masuk dalam kategori general milenial. Kepekaan terhadap situasi, kejelian melihat masalah, kecerdasan dalam mensikapi, kreativitas dalam merumuskan pola dan kesabaran dalam men-tahapi proses  adalah beberapa hal yang harus ada dalam diri pegiat koperasi bila ingin menjadi soluter bagi ragam keresahan yang ada.  Jika tidak, terlalu sulit bagi koperasi untuk bisa menyentuh  persoalan-persoalan yang ada.

Golongan muda tentu lebih faham tentang realitas kekinian berikut keresahan yang mengikutinnya, khususnya di kalangan millenial. Artinya, para pemuda pegiat koperasi sangat potensial untuk memaksimalkan koperasinya menjadi media strategis dan diidolakan kaum muda untuk membincang dan meracang gagasan-gagasan hebat yang multi makna dan memberikan imas positif bagi kehidupan masyarakat luas”, demikian ditekankan oleh Muhammad Arsad Dalimunte dalam presentasinya.  

Materi
Sebagai stimulan gagasan bagi segenap pembaca, berikut disajikan salah satu materi yang disampaikan pada  agenda fast track confrence tersebut.











Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved