TIM TPID BANYUMAS MENCANANGKAN “PRESTASI”

Rabu, 31 Agustus 20160 komentar

TIM TPID BANYUMAS MENCANANGKAN “PRESTASI”

Ada yang berbeda di Rakor TPID kali ini , dimana TPID Propinsi Jawa Tengah hadir & berkesempatan memaparkan program yang telah mereka laksanakan. Pemaparan presentasi ini dimaksudkan untuk menginspirasi segenap anggota Tim TPID Banyumas dalam merancang prorgam meningkatkan eksistensi dan efektivitas kerjanya.

Dalam pemaparannya, Tim TPID Jawa Tengah menyampaikan strategi pengendalian inflasi yang mereka laksanakan, yaitu:
1.      Pemenuhan ketersediaan pasokan
2.      Pembentukan harga terjangkau
3.      Pendidstribusian pasokan aman dan lancar
4.      Perluasan akses informasi
5.      Penerapan protokol manajemen lonjakan harga

Merespon presentasi tersebut,  Pak Deny selaku Pimpinan BI (Bank Indonesia) Perwakilan Purwokerto menyampaikan bahwa TPID Banyumas perlu meng-
agendakan penyusunan strategi unggulan dalam pengendalian inflasi daerah. Masih lemahnya pendokumentasian setiap aktivitas merupakan salah satu hal yang masih perlu diperbaiki oleh TPID Banyumas.  Disamping itu, packaging setiap aktivitas diperlukan sehingga lebih marketable dan lebih bernilai guna dalam pengendalian inflasi daerah khususnya di wilayah Banyumas.   

Ada semangat baru yang mengemuka dalam Rakor TPID kali ini, yaitu mendorong Tim TPID Banyumas berprestasi.  Satu hal yang menjadi catatan bahwa daya Bupati Banyumas selaku kepala daerah terhadap Tim TPID Banyumas begitu besar dan hal ini merupakan modal penting dalam mewujudkan TPID Berprestasi di Indonesia, khususnya di Propinsi Jawa Tengah. Sebagai perbandingan, hasil pengamatan dibeberapa daerah lainnya menunjukkan daya dukung yang seperti itu belum ada dan atau tidak sebesar daya dukung yang diberikan oleh kepala daerah Kabupaten Banyumas.  

Sementara itu, dalam rangka meng-efektifkan kerjanya, TPID Banyumas memiliki Goal Statement yang dikemas dalam istilah “SATRIA” yang merupakan singkatan dari :
1.      Suply komoditas strategis
2.      Aman dan lancarnya distribusi pasokan komoditas strategis
3.      Terjangkaunya harga komoditas strategis
4.      Resiko lonjakan harga komoditas strategis dapat diantisipasi dan dikendalikan
5.      Informasi harga komoditas stratetegis yang dapat di akses seluruh masyarakat
6.      Anggota TPID yang solid dan berdedikasi

Sebagai awalan untuk membangun TPID Banyumas yang berprestasi, rakor kemudian mencoba mempelajari  Benchmarking Laporan yang menjadi indikator dalam penilaian, yaitu:
1.      Usulan rekomendasi kebijakan
2.      Program komunikasi publik
3.      Rapat High level meeting TPID
4.      Rakor TPID antar kab/kota
5.      Pengembangan data dan informasi harga pangan
6.      Kegiatan capacity building TPID
7.      Laporan TPID

Indikator-indikator diatas kemudian dijadikan guideline dalam merancang ragam program menuju TPID Banyumas yang berprestasi.


Dipenghujung terjelaskan bahwa target pertama TPID Banyumas adalah membuat laporan semester I dan kemudian merancang program-program unggulan yang akan dijalankan. 
Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved