SENYUM BAHAGIA BELUM TERTEMUKAN DI STADION WIJAYAKUSUMA CILACAP

Sabtu, 04 Juni 20160 komentar

SENYUM BAHAGIA BELUM TERTEMUKAN DI STADION WIJAYAKUSUMA CILACAP


Kesabaran untuk bertemu akhir bahagia masih berlanjut. 2 (dua) bola mati dari posisi yang sama berhasil mengubur mimpi Persibas membuat sejarah di kota Cilacap. Hasil akhir pun berujung dengan 2-0 untuk keunggulan PSGC. Luka di 2 (dua) pertandingan terdahulu masih menganga dengan keberhasilan PSCS menundukkan Persibas.

Persibas Banyumas sebenarnya mempertontonkan permainan menarik dan sukses memberi perlawanan sengit. Kualitas permainan yang mereka tunjukkan jauh lebih baik dan kompak dibanding pertandingan-pertandingan sebelumnya. Disiplin pemain belakang pun meningkat sehingga para penyerang PSCS kesulitan untuk menggandakan keunggulannya.   Hanya saja, rapatnya pertahanan PSCS membuat para pemain depan Persibas kesulitan mengembangkan strategi sehingga urung mencetak gol.

Namun demikian, hasil akhir yang memberi keunggulan PSCS 2-0 tetap harus diterima dengan lapang dada dan berjiwa besar. Apapun pernik-pernik yang mewarnai lawatan kali ini harus diterima sebagai dinamika sepak bola. Tak patut menjadikan sinar matahari yang membuat pandangan terganggu sehingga 2 (dua) gol dari tendangan bebas terjadi. Tak bijak juga mengedepankan ketidaknyamanan-ketidaknyamanan sepanjang di Cilacap sebagai faktor penyebab kekalahan. Fakta “kalah” harus diterima dan semangat untuk memperbaiki diri di pertandingan-pertandingan berikutnya adalah sikap terbaik untuk membangun Persibas yang berjaya dan berprestasi. Capaian-capaian baik harus dipertahankan dan kesalahan-kesalahan yang terjadi harus dijadikan bahan evaluasi agar tidak terulang kembali.
 
Bahagia itu ternyata tidak berada di Cilacap sehingga Persibas harus terus berbenah dan mempertinggi kualitas bermain untuk menemukan kebahagiaan, kesuksesan dan senyum prestasi yang layak untuk dibanggakan. Mungkin belum di Cilacap, namun upaya konstruktif harus terus di formula dan diaplikasikan secara bertahap dan berkesinambungan sehingga Persibas Banyumas benar-benar menjadi kuat, baik saat menjadi tuan rumah maupun di kandang lawan.  

Kali ini, Persibas Banyumas tampil di Cilacap tanpa pendukung setianya Laskar Bombastik, Ultras maupun laskar Satria. Ketidakhadiran para supporter ini dikarenakan pertimbangan keamanan mengingat masih ada persoalan psikologis diantara supporter yang dikhawatirkan memicu kerusuhan. Kalaupun ada pendukung Persibas yang hadir, jumlahnya sangat sedikit dan untuk alasan keamanan mereka memilih hadir di stadion tanpa identitas Persibas.


Saat pulang, demi alasan keamanan, kenyamanan, keselamatan dan antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, kendaraan yang mengangkut para pemain, official dan menajemen pun dikawal oleh Panpel dan Pihak kepolisian sampai perbatasan dengan mengambil jalur memutar lewat wangon. 
Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved