BERITA MENGAGUMKAN DARI PEGELARAN LOMBA KRENOVA BANYUMAS

Minggu, 21 Februari 20160 komentar



BERITA MENGAGUMKAN DARI PEGELARAN LOMBA KRENOVA BANYUMAS
Bagian 01



Purwokerto, 21/02/2016. Setelah  melalui perjalanan panjang dan berliku, akhirnya pejuangan kawan-kawan relawan dan Pemkab Kabupaten Banyumas untuk pegelaran sebuah event akbar berbuah manis dan sangat indah.  Ajang penghargaan tahunan ini bernama “Krenova” ini  berhasil mewujud dalam warna yang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Krenova merupakan moment sakral tahunan yang kelahiran pertama kalinya  oleh Kemenristek Dikti RI (Kementrian Research, Teknologi dan Perguran Tinggi Republik Indonesia)

Kalau biasanya pengelolaan event ini dikelola oleh pemerintah 100%, tahun ini terkemas beda dimana kaum muda kreatif berperan 90% dan10 %oleh government. Pola penanganan event semacam ini juga mendatangkan nuansa yang sangat berbeda dan lebih semarak. Beberapa kebaikan-kebaikan baru yang tampak jelas antara lain dari sisi perform, tata kelola dan sisi kepesertaan. Dari sisi kepesertaan, event tahun ini jauh lebi banyak, kalau tahun sebelumnya berjumlah 30 orang, tahun ini menembus angka 130 orang. Pegelaran pameran-pun di gelar sampai jam 21.00 wib dan masyarakat dipersilahkan untuk mengunjungi stand-stand yang menyuguhkan ragam karya unik dan genuine. 

Seremoni pembukaan event akbar ini dihadiri oleh Pejawab Kemenristek RI, Pejabat Bekref (badan ekonomi kreatif), Pejabat Litbang Prov Jawa Tengah, Bupati Banyumas, SKPD di lingkungan Kab.Banyumas, para Camat, Perbankan,Jajaran Pemkab, kalangan pengusaha, anggota masyarakat  dan segenap peserta krenova (kreasi inovasi).
Dalam sambutanya, Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein menyampaikan kegembiraannya atas pegelaran event ini. Beliau juga  sangat mengapresiasi pola pengelolaan event kali ini dimana para kreator dan inovator mida Banyumas terlibat dominan mensukseskan acara ini. Bupati juga menyampakan apresiasnya terhadap banyaknya karya-karya baru yang merupakan hasil kreasi dan inovasi para putera/I Banyumas. Beliau menyampakian harapannya, kreasi dan inovasi yang saat ini ada harus terus dikembangkan sehingga bisa men-cirikan masyarakat banyumas yang kreatif dan inovatif. Satu hal yang perlu menjadi perhatian,  ragam inovasi dan kreasi memerlukan sosialisasi dan edukasi yang tepat sehingga kehadirannya bisa diterima luas oleh masyarakat. Krenova selaku simbol kreativitas juga diharapkan jangan selesai sampai disini. Perlu ada langkah-langkah lanjutan yang mendorong terfasilitasinya setiap kreasi dan inovasi masyarakat. Sebagai bentuk daya dukung, Beliau mempersilahkan krenova untuk memanfaatkan setiap malam minggu di depan alun2 untuk mengenalkan kreasi dan inovasi masyarakat. Disamping  menjadi ajang sosialisasi dan promosi, fasilitasi pemkab semacam ini juga diharapkan sebagai media transaksi yang akan menaikkan semangat  para kreator dan inovator untuk terus memproduksi temuan-temuan berikutnya. Hal ini juga dimaksudkan untuk mendorong terciptanya nilai ekonomis dari ragam kreasi dan inovasi itu. Bupati Banyumas juga berpesan agar terus dilakukan pengembangan metode yang mendorong gairah insan-insan Banyumas untuk percaya diri dan menjadikan berkreasi dan berinovasi sebagai budaya hidup. Akhirnya, lomba Krenova Banyumas  tahun 2015 resmi dibuka ole Bupati Banyumas tepat pukul 10.35.  Sesudahnya, Bupati Banyumas mengelilingi stand-stand sambil berkomunikasi dengan para kreator dan innovator. Tampaknya Bupati Banyumas larut dalam kenyamanan suasana dan cukup lama bercengkrama dengan segenap peserta. 


Sisi Lain Dari Pegelaran
Pelibatan kaum relawan yang berasal dari berbagai ragam komunitas inipun menarik perhatian Pejabat Kemenristek dan Pejabat Litbang Pemrov. Jawa Tengah. Hal ini terungkap saat rapat koordinasi para juri dimana kedua pejabat tersebut kebetulan juga terlibat menjadi juri. Kepenasaran mereka adalah bagaimana bisa para relawan ini mau meilibatkan diri tanpa bayaran sama sekali. Hal ini terlihat menjadi aneh, sebab dibanyak daerah dan provinsi, pegelaran event akbar semacam ini biasanya menggunakan EO (Event Oganizer) dan pemerintah sebagai pendana. 

Kepenasaran mereka pun kemudian terjawab saat Om Herry, Om So’ep , Om Adnan dan lainnya yang menyampaikan secara tegas bahwa  komunitas ini bergerak murni atas dasar idealisme berkarya dan memperluas makna diri. Dalam uraian kawan2 relawan, terungkap juga bahwa spirit mereka adalah ingin menyerap persoalan-persoalan masyarakat dan sekaligius mencoba men-sinergikan dengan kreasi2 dan inovasi2 yang ada di kelompok masyarakat lainnya. Dengan demikian, tercipta solusi dengan cara yang efisien tanpa merubah efektivitasnya. Disamping itu, para relawan militant ini juga ingin membangun percaya diri dan juga kemauan untuk terus mengembangkan gagasan dan menuangkannya  ke dalam ruang yang tepat. Mereka menengarai bahwa begitu banyak potensi yang sebenarnya bisa di gali dan dikembangkan, hanya saja tidak optimal karena iklim yang kurang berpihak.  Para relawan melakukan semuanya hanya bermodalkan semangat dan keyakinan kuat bahwa apa yang mereka lakukan akan memperluas makna diri bagi sesama. Dengan gigih mereka mencoba membangun harapan-harapan baru atau solusi-solusi baru bagi persoalan-persoalan yang tengah dihadapi masyarakat seperti masalah pertanian, perkayuan, peternakan dan lain sebanainya. Satu hal yang patut menjadi catatab, sederet proses yang telah mereka lakukan telah membangun cara pandang baru dan percaya diri masyarakat untuk bergagasan, berkreasi dan berinovasi. 

Penjiwaaan para sukarelawan ini begitu menggugah. Untuk mensukseskan pegelaran Krenova kali ini, mereka rela menjemput bola setiap karya masyarakat di segala sudut wilayah banyumas. Hasilnya pun memang luar biasa, peserta Krenova kategori umum diikuti oleh 94 orang (70,68%) dan untuk kategori aplikasi sejumlah 39 orang (29,32 prosen).angka ini mengalami lonjakan luar biasa dibanding tahun sebelumnya yang diikuti oleh 30 (tiga puluh) orang saja.

Ke-kita-an diantara para relawan itu sungguh sangat inspiratif dan suksesnya pegelaran event akbar ini menjadi sala satu bukti nyata yang tak terbantahkan.


                                                                                                          To be  Continue……………


Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved