MENAKAR PANASNYA PARTAI SEMIFINAL KAPOLDA CUP

Kamis, 18 Juni 20151komentar



MENAKAR PANASNYA PARTAI SEMIFINAL KAPOLDA CUP


Ketika 4 (empat) Tim Kuat harus saling Mengalahkan


Turnamen Kapolda Cup telah  menyelesaikan babak penyisihan. Juara dan runner up masing-masing grup berhak melaju ke semifinal. Di Grup A ada PSIS Semarang yang sukses keluar sebagai juara Group  dan Persis Solo sebagai Runner-Up. Sementara itu, di Grup B ada PSCS Cilacap sebagai juara grup dan Persibas Banyumas sebagai runner up.  Melihat peta ini, hampir bisa dipastikan pertarungan semifinal akan berlangsung sengit. Bagaimana tidak, ke empat tim memiliki tradisi kuat sepak bola di daerahnya masing-masing. 3 (tiga) tim pertama yaitu PSIS Semarang, Persis Solo, PSCS Cilacap adalah langganan kontestan Divisi  Utama dan Persibas Banyumas adalah tim yang baru promosi ke Divisi Utama tetapi mulai sukses mencuri perhatian banyak Pihak. Ke empat tim ini terkenal memiliki supporter mania yang superloyal sehingga bisa dibayangkan seperti apa suasana stadion saat partai semifinal ini di gelar di masing-masing kota.



Semifinal ini akan mempertemukan juara grup A dengan runner up B dan runner up Grup A  akan berhadapan dengan juara Grup B. Artinya, PSIS Semarang akan bertemu dengan Pesibas Banyumas dan di partai semifinal lainnya PSCS Cilacap akan berhadapan dengan Persis Solo. Partai Semifinal ini sendiri memakai sistem home and away dimana  masing-masing tim satu kali bertindak sebagai tuan rumah dan satu kali melakukan pertandingan tandang. Oleh karena itu, kedua partai pertandingan home atau away sama-sama memiliki pengaruh dalam menentukan siapa yang berhak masuk partai pincak turnamen ini.



Seminal leg pertama di agendakan Rabu, tanggal 24 Juni 2015 dan semifinal leg kedua digelar pada Minggu, tanggal 28 Juni 2015. Untuk semifinal leg pertama, Persibas Banyumas bertindak sebagai tuan rumah dan akan  menjamu tamunya PSIS Semarang, sedang  di partai Semifinal lainnya Persis Solo bertindak sebagai tuan rumah dan akan berhadapan dengan PSCS Cilacap. Mengingat pegelaran partai semifinal turnamen Kapolda Cup ini  bersamaan dengan berlangsungnya Bulan Ramadhan, maka Kick Off  pertandingan dimulai 20.30 Wib.






Menakar Panasnya Partai Persibas Banyumas dan PSIS Semarang


Data menunjukkan di Grup A, PSIS sangat dominan dengan perolehan 13 (tiga belas) poin, sedangkan urutan berikutnya di tempatin oleh PSIS yang hanya memiliki 7 (tujuh) poin dari 6 (enam) kali pertandingan. Hal ini indikasi  kuat betapa dominannya PSIS bila dibandingkan dengan kontestan lainnya di Grup A, yaitu Persis Solo, PSIR Rembang dan Persijap Jepara.  Mungkin, PSIS masih terlalu tangguh bagi Tim lainnya.

Lain halnya dengan perolehan 6 (enam) poin Persibas Banyumas yang menempatkannya sebagai runner up di Grup B. Dipartai terakhir penyisihan menghadapi Persip Pekalongan, Coach Persibas hanya menurunkan pemain lapis kedua karena posisi sudah aman masuk ke semifinal. Artinya, kekalahan Persibas Banyumas atas Persip Pekalongan di pertandingan terakhir babak penyisihan  ini kurang bisa dijadikan tolak ukur untuk menakar kekuatan Persibas Banyumas.  Strategi ini bisa difahami, sebab disamping untuk memberi kesempatan dan membangun mentalitas bertanding para pemain lapis ke dua, pilihan tersebut juga dimaksudkan untuk menghindari resiko mengingat beberapa pemain inti Persibas sudah terkena 1 (satu) kartu kuning.  Disisi lain, Coach Putut  Wijanarko juga bermaksud memberikan kesempatan istrahat kepada para pemain inti. Di lihat dari statistik perolehan poin akhir di fase penyisihan, Grup B bisa disimpulkan sangat ketat dimana selisih poin antara juara grup dan runner up hanya selisih 1 (satu) poin dimana PSCS Cilacap sang juara group B hanya memperoleh Poin 7 (tujuh). Bahkan, partai terakhir penyisihan grup B bisa dikatakan partai hidup mati saat PSCS Cilacap dan Persip Pekalongan, dimana kedua tim memiliki peluang sama dan  sama-sama memburu kemenangan untuk bisa memperoleh 1 (satu) tiket tersisa ke partai semifinal.



Fakta diatas menunujukkan sejarah perjalanan yang sangat berbeda menuju partai semifinal.  Kalau PSIS terlihat superior di Grup A sehingga dengan mudah melenggang, sedangkan Persibas Banyumas seperti berada  di grup neraka saat babak penyisihan di Grup B bersama PSCS Cilacap dan Persip Pekalongan. Disatu sisi, fakta mencengangkan poin PSIS meruakan ancaman serius bagi Persibas Banyumas di semifinal nanti. Namun demikian disisi lain, ketat dan panasnya tensi kompetisi di Grup B merupakan modal penting bagi Tim Persibas. Artinya, pengalaman berjibaku dan saling bahu membahu yang dialami oleh Persibas Banyumas selama turnamen Kapolda Jateng CUP 2015 ini telah menjadikan Tim besutan Coach Putut Wijanarko ini lebih solid dan kompak secara organisasi tim.  Sementara itu, superior poin yang diperoleh PSIS bisa jadi menggambarkan PSIS belum merasakan tensi turnamen yang sesungguhnya karena selalu berhadapan dengan tim kualitasnya berbeda jauh selama di babak penyisihan Grup A, sehingga hal ini berpotensi melenakan para pemain PSIS saat bertandang ke kandang Persibas yang sedang on fire.



Bola memang bundar dan apapun bisa terjadi di lapangan. Tetapi menjadi menarik menyaksikan siapakah yang akan keluar sebagai pemenang di semifinal leg pertama ini. Apakah nama besar PSIS Semarang akan membuat gentar para pejuang Persibas?. Ataukah gaung peningkatan prestasi Persibas Banyumas menciutkan nyali para pemain PSIS Semarang saat harus bertandang di kandang Persibas?. Mungkin terlalu dini untuk berkesimpulan......  
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

18 Juni 2015 03.34

Persibas...rika ora dewekan... bravoo

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved