Ketika Barisan Muda Gila Koperasi Berkumpul...

Minggu, 28 Juni 20150 komentar



Ketika Barisan Muda Gila Koperasi Berkumpul...



Ada perasaan haru, bahagia,bangga dan optimis mendapati barisan muda begitu bersemangat adu argumen satu sama lain. Mereka saling berebut kesempatan atau persetujuan dari pimpinan sidang  mengemukakan pendapatnya atas suatu hal yang sedang dibahas. Mereka mencoba memberi warna, sebagaian begitu ngotot menguji cobakan nalar kebenaran yang diyakini, sebagian mencoba mempengaruhi segena audience untuk meraih simpati dan keberpihakan atas gagasannya. Tak terlihat patah arang dan terus mengacungkan tangan demi sebuah kesempatan, tak pernah berhenti mencoba berpendapat atas setiap persoalan yang mengemuka walau dari 10 (sepuluh) kali berpendapat hanya sekali diberi kesempatan. Demikian halnya dalam urusan berpendapat, walau pendapat yang diutarakan sebelumnya tidak memperoleh keberpihakan sekalipun dari segenap peserta maupun pimpinan sidang, bukan alasan mereka untuk berhenti mencoba. Walau sedang Bulan Ramadhan, energi mereka seolah tak pernah habis dan concern mereka pun tetap terjaga walau rapat tergelar sampai dini hari menjelang sahur. 



Tak kalah seru dengan pimpinan sidang yang sering terjebak pada pilihan-pilihan sulit dari ragam pendapat yang mengemuka. Mereka bolak balik dihadapkan pada situasi yang mengharuskan beranalisa tajam agar repson yang diberikan mewakili suara dan keinginan mayoritas peserta. Disisi lain, sebagi pribadi yang juga ingin berpendapat sebagaimana pesrta, mereka menyelipkan pendapat dan fikiran mereka saat memimpin sidang. Namun, tidak jarang  prediksi dan keyakinan merea keliru dan  sang pimpinan sidang pun harus mengetuk palu pada opsi yang jelas berseberangan dengan fikirannya. Mayoritas suara audience telah memaksa untuk demikian. 


Sungguh pemandangan indah mendapati barisan muda koperasi yang begitu bersemangat. Mereka telah mengingatkan penulis saat seusia mereka yang juga selalu berapi-api dan ngotot memperjuangkan apa yang difikirkan dan di yakini. Bahkan tak jarang larut dalam perdebatan panjang hanya tentang persoalan pemakaian kata sambung "dan/atau". Mungkin bukan anak muda kalau tidak ngotot dan bahkan latar be;akang perseteruan pendapat dalam forum terkadang unsur harga diri lebih dominan daripada substansi. Tetapi, itulah jiwa muda yang selalu ingin tampil beda, selalu ingin memberi warna dan selalu ingin memangun perubahan. 


2 (dua) hari menjadi bagian RAT KOPINDO XXXIV (Rapat Anggota Tahunan Koperasi Pemuda Indonesia) membawa kenangan luar biasa.  Tangal 25-27 Juni 2015 telah menjadi momentum bahagia bisa berkumpul dan berdiskusi  sampai menjelang imsak dengan kaum muda pejuang koperasi Indonesia di Kota kembang Bandung.  Ide-ide gila dan brilian mengemuka dari forum-forum kecil non formal yang tergelar alamiah.  Letupan-letupan kalimat yang mengedepan menunjukkan identitas anak muda yang suka dengan perubahan dan ber-ciri khas pemikiran revolusioner.  

Apa yang telah mereka tunjukkan telah menggerus segala keraguan tentang eksistensi  koperasi di negeri Indonesia.  Sebab apa yang akan mereka lakukan merupakan sesuatu yang baru dan tidak pernah diduga semua orang. Hal ini terdeteksi dari nalar dan gagasan yang mereka ungkapkan secara sistematis.

Mungkin mereka masih muda dan labil dalam berkomitmen, tetapi kapasitas mereka untuk menalar konsepsi koperasi akan membimbing untuk berfikir bahwa menumbuhkembangkan koperasi adalah bagian srategis dari membangun ekososbud (ekonomi, sosial dan budaya)  negeri ini.  Artinya, kesadaran rasional untuk membangun masa depan pribadi akan linier dengan upaya keras dan cerdas mereka  menumbuhkembangkan  koperasi, baik dalam konteks konsepsi; keasadaran untuk terus memproduksi ilmu pengetahuan dan sampai dengan ; praktek perwujudan karya-karya nyata yang membangun alam bawah sadar dan juga kesadaran rasional masyarakat tentang dahsyatnya koperasi.



Kumpulnya kaum muda koperasi di bandung telah membuka mata dan menginspirasi energi baru untuk terus menyuarakan dan mendorong anak muda lebih keras dalam berkarya. Motivasi kuat, Kecerdasan dan penguasaan Iptek, kreativitas gagasan, kegilaan-kegilaan, keterjagaan kemauan merupakan modal penting untuk memacu lompatan pemikiran dan karya berlabel koperasi. Anak-anak muda gila ini telah menyadarkan bahwa meragukan mereka adalah sebuah kesalahan besar. Mereka punya keinginan kuat, mereka punya energi yang besar, mereka punya kapasitas berfikir yang besar, mereka punya mimpi yang jauh.



Atas dasar itu, hal terbaik untuk dilakukan adalah memberi ruang atau jalan seluas-luasnya bagi penyaluran energi kreatif yang melekat pada mereka. Hal ini harus disegerakan sebelum mereka mengambil inisiatif membentuk ruang sendiri, ntah lewat membangun ruang baru atau mengambil paksa ruang-ruang yang ada karena berjalan jauh dari mimpi mereka tentang sebuah koperasi. 

Mungkin, itulah pesan terbaik dari mereka saat bertemu  barisan muda pejuang koperasi di kota Bandung, 25-27 Juni 2015.  



Salam juang dan terima kasih telah menjadi bagian dari diskusi cerdas yang kalian suguhkan!!!!!



 

Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved