KADO INDAH BAGI ORANG TUA DARI PUTERA/I YANG TER-WISUDA

Senin, 15 Juni 20150 komentar



Peristiwa semacam ini sesungguhnya sudah yang ke-3 (tiga) kali di alami penulis, yaitu mengikuti upacara sakral wisuda‎ tartili yang digelar oleh SD Al Irsyad Al Islamiyah 02 Purwokerto. Namun, entah kenapa perasaan serupa selalu hadir berulang dengan kualitas sama yaitu bahagia dan haru serta tak pernah bisa menahan jatuhnya bulir air mata bahagia dan sekaligus kekaguman. Bagaimana tidak berinding menyaksikan dan mendengar anak-anak yang masih  belia begitu faseh mengalunkan ayat-ayat Alqur’an tanpa teks dalam irama yang seragam dan merdu. Semangat mereka dalam mengalunkannya menjadikan suasana
senyap dan begitu magis. Bahkan, secara Jujur sebagian dari barisan orang tua ( termasuk penulis) yang putera/i nya di wisuda pada hari itu mengaku merasa sangat malu tatkala sebagian dari surat-surat Alqur’an yang dikumandangkan belum bisa dihafalkan sebagaimana putera/i mereka yang begitu lancar menyuarakannya. Kekaguman bertambah saat seorang wakil wisudawan/ti  tampil ke depan membacakan surat yang panjang tanpa teks sama sekali dan suaranya begitu merdu dalam kesan lugu yang begitu kuat. Rasa heran, kagum, berinding, speechles kemudian menyelimuti segenap orang tua
dan wali murid saat di informasikan bahwa siswi tersebut telah sukses nenghafalkan 3 (tiga) juz. Subhanallah...Perasaan malu semacam itu pun kemudian melahirkan semangat untuk belajar lebih intens lahi sebagaimana 300 (tiga ratus) anak  belia tersebut begitu bersemangat mempelajarinya.




Mereka memang masih sangat belia dan mungkin hanya baru sampai tahap menghafalkannya. Akan tetapi, ini merupakan bekal awal yang sangat penting  untuk tumbuh dan dewasa sebagai muslim dan muslimah yang sholeh dn sholehah.
Mereka sudah punya dasar yang sangat baik untuk mengintrepretasikan hidup ke dalam hal-tindakan dan laku hidup yang bijaksana sebagaimana makna, pesan dan perintah yang terkading didalam ayat-ayat Allah SWT yang termaktub dalam Alqur’anul Karim.  




Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SD Al Irsyad Al Islamiyah 02 Purwokerto mengisahkan tentang sebuah penelitian ilmiah yang mengemukakan 2 (dua) buah pertanyaan; (1). Apakah setiap rumah orang muslim ada  Alquran? Dan; (2)
Apakah Alqur’an yang ada di rumah dibaca setiap hari?. Untuk pertanyaan pertama  mayoritas menjawab “ADA”. Ironisnya, untuk pertanyaan ke-2 (dua) mayoritas menjawab TIDAK. Itu artinya, Alqur’an masih sebatas perhiasan rumah dan belum menjadi budaya atau kebutuhan untuk membaca dan memahaminya. Hasil penelitian ini menjadi catatan penting dan sekaligus bahan perenungan yang baik buat penulis dan mungkin juga bagi segenap pembaca.


Satu hal yang menjadi pengingat bahwa anak yang sholeh/sholehah pasti akan menjadi penolong yang nyata melalui do’a-do’a mereka.  Dalam tinjauan tersebut. maka pegelaran wisuda tartilis ini tidak hanya tentang takaran kebisaan anak-anak membaca alquran saja, tetapi disaat bersamaan segenap orang tua juga juga sedang menyiapkan pertolongan bagi diri mereka sendiri saat Allah sudah mencukupkan hak hidup di dunia fana ini. Dalam sesi agenda tauziah juga disampaikan bahwa mahkota dari cahaya dan pakaian akan diberikan Allah SWT dihadapan semua makhluk sebagai hadiah bagi orang tua yang memiliki putera/I yang menguasai Alquran.‎ Untuk mendukung keterwujudan hal itu, sebaiknya setiap orang tua mengambil inisiatif dan memberi contoh  sehingga anak2 tersebut termotivasi untuk mencintai dan mengamalkan Alqur’an di dalam keseharian hidup



Lewat tulisan sederhana ini penulis yang kebetulan menjadi salah satu ‎orang tua/wali murid peserta wisuda hari ini mengucapkan  terima kasih tak terhingga atas segala upaya dan kerja kerasnya sehingga utera/i kami bisa membaca alquran yangmerupakan bekal penting anak-anak kami dalam proses lanjutan tumbuh dan berkembang menjadi anak sholeh dan sholehah. Semoga dedikasi dan keikhlasan para Ustadz/Ustadzah dalam mendidik putera/I kami akan menjadikan mulai di dunia dan juga menjadi catatan amal kebaikan di pandangan Allah SWT.



Hari ini… rasa lelah juang untuk bisa mendukung pendidikan anak seolah terobati dan hilang seketika. Rasa haru dan bahagia melahirkan  semangat berlipat  untuk berbuat yang lebih baik lagi bagi kelanjutan pendidikan anak.



Terima kasih ya Allah SWT atas ragam ni’mat-Mu. Jadikanlah kami sebagai hamba-Mu yang senantiasa bersyukur dan rendah hati atas segala kasih sayang Mu, jadikan kami menjadi hamba yang Engkau sayangi, lindungi dan karuniai kebahagiaan, ketentraman dan kesejahteraan hidup. Bimbinglah kami  menjadi orang tua bagi putera/i yang engkau amanahkan ke dalam hidup kami. Jadikanlah mereka menjadi anak sholeh/sholehan dan menjadi penolong saat usia kami Engkau cukupkan. Ya Allah…ampuni dan sayangilah kami dengan segala ramat, taufik dan hidayah Mu…



Ya Allah.. berikanlah kesabaran, keikhlasan dan kebijaksanaan kepada segenap Ustadz/Ustadzah dalam proses mendidik hamba-hamba-Mu. Muliakanlah mereka dan keluarganya di dunia dan di pandanganMu atas segala upaya keras mereka mendidik dan mengajari hamba-hamba Mu sehingga bisa membaca, memahami dan memaknai kalam-kalam Mu.  Amin Ya Robbal ‘Alamin….

Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved