PEMKAB BANYUMAS MENGGELAR MUSYRENBANG 2018-2023

Senin, 10 Desember 20180 komentar


PEMKAB BANYUMAS MENGGELAR MUSYRENBANG 2018-2023

Hari ini, Selasa, 11 Desember 2018, Pemkab Banyumas menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musyrenbang  RPJMD) Tahun 2018-2023 di  Hotel Grand karlita yang berlamat di Jalan S. Parman No.286 Purwokerto. Sebelum acara dimulai, seluruh peserta dihibur dengan lagu-lagi keroncong yang diperagakan dengan sangat ciamik oleh siswa-siswi SMA Ajibarang.  

Sekitar 250 orang hadir dalam agenda ini, antara lain Wakil Bupati, Ketua DPRD, Forkompinda, Rektor & Pimpinan Pertguruan
Tinggi, Bappeda Jateng,  Bappeda Kabupaten tetangga, Kepala BUMN, BUMD, kepala SKPD Se.Kab. Banyumas, Parpol Se-kab Banyumas, ormas, pimpinan media massa, para tokoh masyarakat dan tidak ketinggalan assosiasi pelaku usaha seperti Dekopin, Hipmi dan Kadin Banyumas.  Sementara itu, yang menjadi narasumber dalam Musyrenbang kali ini adalah : Bupati Banyumas, Bappeda Propinsi, Bappedalitbang Kab Banyumas dan Ketua DPRD Kab. Banyumas.

Dalam laporan pelaksanaannya, Sekda Banyumas, Bapak Ir.Wahyu Budi Saptono, M.Si menyampaikan bahwa Musyrenbang ini dimaksudkan untuk memberikan informasi tentang RPJMD 2018-2023 dan sekaligus  menyerap saran & masukan demi penyempurnaan rancangan akhir RPJMD Kab. Banyumas untuk periode 2018-2013. Beliau juga menyampaikan bahwa penyusunan RPJMD melalui tahapan dan proses yang panjang, antara lain;  
1.        Penyusunan rencana teknokratik (sudah dilaksanakan pada tanggal 27 juli 2018)
2.        Penyusunan rencana awal RPJMD  (sudah dilaksanakan pada tanggal 24 September 2018)
3.        Forum  konsultasi publik  
4.        Pengajuan rancangan awal (sudah dilaksanakan  pada tanggal 26 oktober 2018)
5.        Pengajuan rancangan awal ke gubernur (sudah dilaksanakan pada tanggal 08 nopember 2018)
6.        konsultasi rencangan awal dengan Pemrpov Jawa Tengah (sudah dilaksanakan pada tanggal 19 nopember 2018)
7.        Penyusunan Rancangan RPJMD (sudah dilaksanakan pada tanggal 20 nopember 2018)
8.        Musrrenbang kali ini (dilaksanakan pada hari ini tanggal 11Desember 2018)
9.        Pelaksanaan penyusunan akhir akan dimulai 12 Desember 2018
10.    Penyampaian Raperda ke DPRD  disampaikan tanggal 21 Desember 2018

Beliau berharap bahwa RPJMD Kab Banyumas untuk periode 2018-2023 sudah  ditetapkan pada bulan Januari 2019.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas,  Bapak Sadewo Tri lastiono,mengawali sambutannya dengan memaparkan beberapa realitas Kab Banyumas, antara lain :
1.        Angka pertumbuhan ekonomi fluktuatif  Kabupaten Banyumas tercatat paling tinggi di lingkungan jawa tengah.
2.        inflasi juga mengalami fluktuatif menuju penurunan searah dengan  inflasi provinsi dan nasional.
3.        indeks Gini juga semakin menurun yang berarti pembangunan semakin memberikan manfaat secara merata.
4.        Ketimpangan pembangunan wilayah kota dan desa sudah tidak menjadi permasalahan lagi.
5.        Angka kemiskinan yang menhalami penurunan menunjukkan siginifikansi, walau masih lebih besar dibanding angka kemiskinan propinsi dan nasional. Namun demikian, trend menurun ini menjadi inspirasi untuk optimis  di masa mendatang.
6.        Tingkat pengangguran terbuka juga berkurang
7.        Aspek kesehatan juga menunjukkan sangat baik termasuk didalamnya angka kematian ibu yang menurun, cakupan ibu hamil juga tertangani dengan baik dan lain sebagai.

Sebagai satu catatan, keberhasilan aspek-aspek pembangunan tersebut tidak lepas dari ketersediaan infrastruktur, seperti jalan, irigasi dan lain sebagainya.   

Isu trategis dalam pembangunan periode 2018 sd 2023 dijelaskan antara lain sebagai berikut :
1.        Pemerataan dan keterjangkauan mutu pelayanan pendidikan dan kesehatan dalam menunjang kualitas sumber daya manusia.
2.        Ketersediaan infra struktur daerah belum mampu mendukung pertumbuhan industri pariwisata dan pemerataan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.
3.        Disparitas pendapatan masyarakat
4.        Iklim investasi, pengembangan UMKM & IKM serta pengembangan ekonomi kreatif dan inovasi daerah belum mampu mendorong penurunan angka kemiskinanan & pengangguran
5.        Pemerataan ketersedian dan keterjangkauan sarana produksi serta peningkatan produksi dan produktifitas lahan pertanian.
6.        Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan dan resiko bencana
7.        Impementasi tata kelola pemerintahan yang baik dan benar

Menjadikan Banyumas yang maju, adil, makmur dan mandiri”, menjadi visi pembangunan Kab Banyumas di RPJMD 2018-2023. Adapun Misi nya adalah sebagai berikut:
1.        Mewujudkan banyumas sebagai barometer pelayanan publik.
2.        Meningkatkan kualitas hidup warga terutama pemenuhan dan layanan dasar pendidikan dan kesehatan.
3.        Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan daya saing daerah berkualitas, berkeadilan dan berkelanjutan.
4.        Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan industri kerakyatan, pariwisata dan industri kreatif berbasis sumber daya lokal
5.        Mewujudkan Banyumas sebagai Kabupaten Pelopor Kedaulatan Pangan
6.      Menciptakan iklim investasi yang berorientasi pada perluasan kesempatan kerja yang berbasis potensi lokal dan ramah lingkungan.
7.        Meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur dasar yang merata dan memadai sebagai daya ungkit pembangunan.
8.        Mewujudkan tatanan masyarakat yang berbudaya serta berkepribadian dengan menjunjung tinggi nilai nasionalisme dan religius.

Bapak Sadewo juga memberi gambaran situasi keuangan daerah Kab Banyumas untuk 5 (lima) tahun terakhir sebagai berikut : (i) pendapatan mengalami peningkatan rata-rata sebesar 12,7% dan; (ii) sisi pembiayaan mengalami kenaikan rata-rata 12,2%.

Sementara itu, Bapak Juli Krisdianto selaku ketua DPRD kab. banyumas, dalam sambutannya menghimbau kepada semua OPD  agar semua bekerja kerasa agar RPJMD bisa mewujud 100%. Beliau juga berharap tidak ada lagi desa yang ter-isolir. Hal ini sebagai tindaklanjut dari saran sebelumnya dimana tidak ada kecamatan yang ter-isolir. Beliau juga mendorong agar pelayanan kesehatan untuk lebih baik. Hal ini untuk mendukung sarana dan prasarana yang sudah di up-grade.  Masalah sampah juga perlu ditangani secara komprehensif sehingga tertangani sampai tuntas.  

Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved