Apresiasi dan Sepenggal Kontemplasi Saat Jatah Edar Kian Berkurang

Minggu, 22 Januari 20170 komentar

Apresiasi dan Sepenggal  Kontemplasi Saat Jatah Edar Kian Berkurang


Kalau menurut Kalender Tahun Masehi, 21 Januari 2017, katanya aku ber-ulang tahun. Artinya, kalau jatah hidup sudah ditetapkan Tuhan di angka tertentu, HUT ini menjadi pengingat bahwa masa di dunia semakin berkurang.

Ini momen memanjatkan syukur kepada Sang Khalik yang telah memberikan kesehatan dan kesempatan, hingga detik ini masih bisa menghirup udara, menyaksikan luas ciptaan-Nya dan ragam ni’mat serta hidayah yang telah di limpahkan, sehingga
masih berkesempatan hidup sampai detik ini. Momentum ini juga menjadi pengingat untuk melihat sejenak ke belakang dan kemudian ber-kontemplasi atas segala kekurangan yang pasti masih memerlukan perbaikan dan atas segala khilaf dan dosa yang memelukan permohonan ampun pada-Nya.  Perenungan mendalam menjadi bahan auto koreksi dan sekaligus inspirasi energi untuk menjadi insan yang lebih baik dimata insan lainnya dan juga di pandangan Sang Pencipta.  

Terima kasih dan penghormatan pada Ummi (Baca: ibuku) yang telah bertaruh nyawa melahirkanku ke dunia dan bersusah payah membesarkanku tanpa kenal lelah, tanpa keluh kesah dan tidak pernah berhenti berdoa untuk anak pertamanya yang terus berjuang menterjemahkan kesempatan hidup.  Terima kasih dan juga penghormatan pada Bapakku yang telah membesarkanku, menjadi imam, teman diskusi yang asik, selalu menjadi penyemangat dan terus meyakinkanku untuk terus memperjuangan segala hal yang kuyakini tentang bagaimana hidup harus dijalani dan juga diperjuangkan.

Terima kasihku kepada Istriku yang senantiasa menjadi teman hidupku. Terimakasih untuk selalu tegar dalam  menjalani dinamika hidup yang sepenuhnya tidak berisi tawa, tetapi tidak jarang kekhawatiran dan bahkan air mata. Fahammu atas jejak juangkuku, cinta dan
doamu yang tak pernah berujung, spirit yang terus kamu bisikkan disetiap ku melangkah kerja, telah membuatku mantap melangkah diantara seribu arah yang belum terdefenisi ujungnya. Sambutan hangat disetiap kembaliku ke gubuk kita, membuat lelahku sirna bersama senyummu yang senantiasa meng-energi. Terima kasih dan sayangku untuk ketiga lelaki yang dipercayakan Tuhan hadir ke hidupku. Kalian telah  telah menjadi inspirasi untuk senantiasa berenergi, yang telah menjadi penghapus lelah saat letih menghampiriku. Semoga kalian tumbuh menjadi pribadi sholeh yang tidak saja menyinari sekelilingmu, tetapi juga menjadi penolongku saat Sang Khalik mencukupkan masa ku di dunia fana ini. Terima kasih juga kejutan sederhana yang selalu kalian sajikan disetiap ulang tahunku. Sepertinya kalian tidak pernah kehabisan ide untuk membuatku semakin cinta sama kalian, sederhana, seuper kreatif dan sulit dilupakan serta indah untuk dikenang...

Terima kasih juga dan rasa sayang kusampaikan kepada adik-adikku,keluarganya dan para keponakan yang lucu-lucu. Semoga keluarga besar kita senantiasa dalam rasa kekeluargaan yang senantiasa terjaga dan didalamnya senantiasa ada cinta dan kasih sayang yang tak pernah lekang oleh waktu maupun  jarak. 

Mohon maaf, tidak ada perayaan khusus atau semacam selebrasi. Disamping memang tidak terbiasa dirayakan, juga bentuk efisiensi yang nyata...ha2...Tidak terfikir lahir ditanggal tua merupakan sebuah kesalahan, tetapi justru menjadi inspirasi hadirnya permakluman dikebanyakan orang kala tidak satupun pegelaran, ntah itu bernama pesta ulang tahun atau dikemas dalam bahasa syukuran

Atas semua ucapan dan doa yang tertuliskan maupun ternadakan, saya mengucakan terima kasih tak terhingga. Sungguh atas semua ucapan, perhatian dan doa kalian menandaskan ketiadaan alasan untuk merasa sepi.   Untuk itu, dengan segala hormat saya haturkan terima kasih kepada  kepada semua yang telah ikut mendo’akan, Para Guru, Tentor Saya, Para Senior, Para Junior, Temen-temen dan
sahabat  Facebook yang nge-wall maupun nge-inbox, Kawan2 muda Pejuang Koperasi di lingkaran FKKMI (Forum Komunikasi Koperasi Mahasiswa Indonesia),  Sahabat dan kawan2 kuliah di WAG Akuntansi’93,  Kawan2 Pemuda Pejuang muda koperasi Indonesia  yang tergabung dalam WAG Indonesia Cooperative Club (ICC),  Para Pejuang Koperasi yang terhimpun di AMKI (Assosiasi Manajer Koperasi Indonesia), Para Sahabat seperjuangan di Kopindo (Koperasi Pemuda Indonesia), Para guru, senior dan sahabat yang tergabung di WAG Komunitas Koperasi Indonesia, Kawan-kawan Pejuang yang terhimpun di Dekopin (Dewan Koprasi Indonesia) Jakarta,  Kawan dan sahabat pejuang ekonomi kerakyatan yang terhimpun dalam  WAG Ekonomi Banyumas, Kawan-kawan yang tergabung dalam Corps Persibas Banyumas dan segenap supporter setianya,  Para guru, tentor dan sahabat di lingkungan HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) BPC Banyumas, Kawan-kawan seperjuangan di KADIN Kabupaten Banyumas, Juga tidak ketinggalan ucapan terima kasih kepada sahabat yang langsung mengucapkan lewat SMS, BBM, WA atau yang bertelepon sencara sengaja.  Kawan2  Pejuang Dekopinda (Dewan Koperasi Indonesia Daeraha) Kabupaten Banyumas dan Kawan-kawan Seperjuangan di Kopkun, di KBUMP (Koperasi Bina Usaha Mandiri dan Profesional), di KPRI  Neu Banyumas, Adek-adek yang terhimpun di PMAT (Paguyuban Mahasiswa Anak Transmigran) Purwokerto  dan tidak ketinggalan kawan-kawan di KPRI SEHAT RSMS. Juga kepada seluruh sahabat, kawan, saudara dan sedulur yang tidak mungkin disebutkan satu persatu dalam tulisan ini. Semoga kita semua senantiasa selalu dalam kasih sayang Allah SWT. 



Semoga pertambahan usia ini akan menjadikan lebih dekat dengan-Nya, Dijauhkan dari segala hal yang menjauh dari-Nya, lebih banyak kesempatan yang diberikan-Nya sehingga diri ini lebih bermakna bagi sesama ciptaan-Nya, lebih peka terhadap setiap dinamika, lebih bijak dalam memandang dan mensikapi setiap keadaan, lebih lurus niat dalam melakukan segala sesuatunya....Amin Ya Robbal ‘Alamin..  


Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved