MENGAKSELERASI LOYALITAS ANGGOTA LEWAT PENDIDIKAN

Selasa, 29 Desember 20150 komentar

PENGANTAR


Lebih kurang 200 anggota KGKP (Koperasi Guru Kecamatan Pekuncen)  yang kesehariannya berprofesi sebagai guru itu memenuhi Aula SDN 1 Cikawung, Kecamatan Pekuncen, Kab. Banyumas guna mengikuti serangkaian materi Diklat Manajemen Koperasi. Antusiasme dan keseriusan mengikuti pelatihan terlihat dari keaktifan mereka mendengar dan memperhatikan narasumber dan sesekali mencatat hal-hal yang dianggap penting. 

Pendidikan dan Pelatihan Koperasi ini menghadirkan 2 (dua) narasumber, yaitu : Muhammad Arsad Dalimunte selaku ketua
Dekopinda Banyumas dan H.Kuswandi,SH selaku pejabat Disperindagkop Kabupaten Banyumas 

Dalam presentasinya, Muhammad Arsad Dalimunte, selaku ketua Dekopinda (Dewan Koperasi Indonesia Daerah) Banyumas, menegaskan bahwa koperasi itu kumpulan orang yang concern pada membangun orang-orang didalamnya melalui pendidikan. Pendidikan dalam koperasi bertujuan untuk membentuk pemahaman dasar tentang apa, mengapa dan bagaimana seharusnya berkoperasi. Dari pendidikan ini diharapkan terbangun persepsi serupa dan kemudian
menginspirasi lahirnya semangat kebersamaan yang terus tumbuh. Kebersamaan yang terus tumbuh tidak sebatas kuantitas (kenaikan jumlah anggota), tetapi juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas yang bisa diukur dari kesadaran setiap orang untuk mengembangkan partisipasi produktifnya dalam membesarkan organisasi dan perusahaan koperasi.  Dalam konsep koperasi,  uang hanyalah alat bantu dan bukan penentu. Hal ini juga pertegasan bahwa dalam koperasi yang menentukan adalah para anggota yang berposisi equal (sejajar) dimana berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah. Sementara itu aktivitas layanan koperasi (baca: perusahaan) berposisi sebagai media atau alat pemenuhan ragam kebutuhan atau potensi anggota. Juga ditegaskan kembali bahwa koperasi sesungguhnya bukan tentang money making money yang fokus pada money growth  (pertumbuhan uang), tetapi tentang sejauh mana kebersamaan koperasi bisa membentuk karaktek bijaksana baik dalam hal konsumsi maupun produksi. Melalu pendidikan yang dipola dalam ragam variasi, Insan-insan koperasi diharapkan memiliki karakter kuat khususnya dalam hal kesetiakawanan, gotong royong, tolong menolong dan solidaritas. Dengan demikian, koperasi akan berfungsi sebagai perekat sosial yang memperat antara satu masyarakat dengan masyarakat lainnya.    

Oleh karena itu, Dekopinda Banyumas sangat apresiate  terhadap inisiatif mandiri penyelenggaraan diklat perkoperasian ini. Hal Ini menandakan dalam organisasi KGKP sudah terbangun pembacaan bahwa pendidikan anggota adalah strategi efektif dalam mengakselerasi pertumbuhan dan perkembangan kebermanfaatan koperasi yang bisa dirasakan oleh segenap anggota. Dekopinda Banyumas juga sangat apresiate mendengar testimoni Bapak Sutarto, SPd selaku ketua KGKP tentang adanya kebijakan khusus dalam pemberian pinjaman emergency seperti untuk kepentingan berobat atau biaya sekolah dimana anggota tidak dikenakan biaya bunga/jasa dan bahkan diberi kelonggaran dalam mengembalikan pokok pinjaman tersebut. Hal in mencirikan betapa KGKP telah mewujud jadi koperasi yang konsisten mengusung kegotongroyongan dan berkomitmen tinggi terhadap persoalan-persoalan kemanusiaan sebagaimana muasal kelahiran koperasi pertama kali di dunia ini. 
     



MATERI 01 : JATIDIRI KOPERASI








MATERI 02 : KEWIRAKOPERASIAN





MATERI 03 : PERANGKAT ORGANISASI dan MANAJEMEN DATA






Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved