PERSIBAS MASUK SEMIFINAL SETELAH MENGGUNDULI PSCS 2-0

Minggu, 07 Juni 20150 komentar


PERSIBAS MASUK SEMIFINAL SETELAH MENGGUNDULI PSCS 2-0

Seperti di prediksi dari awal, pertandingan dua tim bertetangga yaitu Persibas Banyumas dan PSCS Cilacap berlangsung sengit dan dalam tensi tinggi. Persibas yang tidak mau kehilangan muka di hadapan publiknya sendiri menggenjot serangan sejak pluit pertandingan dibunyikan wasit. Berubi-tubi serangan dilancarkan namun tak kunjung berbuah gol. Hal ini sebagai bukti ketatnya barisan pertahanan PSCS Cilacap yang pada babak I  memilih menggunakan strategi bertahan. Pemilihan strategi ini bisa difahami mengingat PSCS adalah tim tamu dan hanya membutuhkan satu poin alias bermain seri untuk bisa menjadi tim pertama di grup B yang menembus semifinal. Namun demikian, para pemain Persibas tak mau menyerah dan terus memborbardir pertahanan PSCS. Atas seragan bertubi-tubi ini, tak jarang pemain belakang PSCS harus melakukan pelangggaran untuk menahan lajus serangan.


Membanjirnya suppoter setia Persibas malam ini juga ikut membentuk suasana kian memanas. Bahkan, sempat terjadi insiden kecil dimana beberapa penonton Persibas terpancing suasana sehingga benturan dengan supporter dari PSCS, yaitu kelompok yang biasanya tampil dengan nama Grup Gladiatir PSCS. Untung saja pihak keamaman sigab dan segera mengambil kendali  sehingga situasi kembali normal. Ternyata ketegangan tidak hanya di penonton saja, di lapangan pun terjadi insiden kecil yang menyulut emosi beberapa pemain lainnya. Berkat kesigapan wasit dibantu dengan para pemain kedua kesebelasan yang masih dalam kondisi emosi stabil, pertandinganpun bisa dilanjutkan. 

 Persibas kembali terus menekan pertahanan PSCS dan pada akhirnya mendapati hasil di penghujung Balapan Babak I. Hal ini setelah salah satu pemain Persibas Rizal Dwi dilanggar di area kotak pinalty  yang pada akhirnya wasit menunjuk titik putih. Dengan cara yang tenang, algojo Persibas Trio Pambudi sukses meng-eksekusi bola yang tidak bisa dihalau oleh kiper PSCS. Kedudukan pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan sementara tuan rumah. Gol ini disambut gegap gempita  oleh segenap suppporter Persibas Banyumas yang terdiri dari 3 (tiga ) kelompok, yaitu Laskar Bombastic , Ultras dan laskar Satria. Nyanyian yang tidak pernah putus sejak pluit pertandingan dimulai kian kenceng terdengar di semua sudut stadion berkapasitas kurang lebih 10.000 penonton. itu.

Memasuki babak II, Persibas Banyumas tetap tampil dengan gaya menyerang seolah ingin memasukkan gol sebanyak-banyaknya ke gawang PSCS. Sepertinya, gairah  membalas kekalahan saat berkunjung ke kandang PSCS  telah menjadi sumber lipatan energi bagi seluruh pemain. Akhirnya, melalui skema serangan yang begitu ciamik, di sepertiga babak II, penyerang Persibas Indra Gunawan berhasil menyarangkan bola ke gawang PSCS melalui sundulan brilian. 

Menyadari tertinggal 2-0, PSCS mencoba merubah pola permainan menjadi lebih terbuka. Kondisi ini membuat suasana pertandingan lebih panas karena di antara dua tim yang sedang berlaga terjadi saling tukar serangan. Untuk mendukung perubahan formasi baru ini , Pelatih PSCS Ahmad Muharya memasukkan pemain peengganti yang berkarakter penyerang. Suasana pertandingan menjadi lebih hidup dan lebih asyik untuk di tonton. Perubahan ini pun di respon oleh pelatih Persibas Putut Wijanarko dengan mengganti pemain belakang yang kelelahan sehingga lebih siap untuk menghalau gerakan lawan. Kesabaran, kesigapan dan disiplinnya barisan pertahanan Persibas membuat pemain PSCS sulit mengembangkan permainan. Walau sempat memiliki beberapa peluang bagus,namun tidak juga berhasil membobol gawang Persibas.  Beberapa kali tendangan bebas dekat area goal keeper gagal dimanfaatkan menjadi gol oleh Budi Sudarsono, sang pemain legendaris nasional yang memiliki asam garam di atas rata pemain lainnya. 

Kerasnya tensi pertandingan menyebabkan wasit mengeluarkan 8 (delapan) kartu kuning. Angka ini mengindikasikan betapa tingginya tensi pertandingan malam ini.  Akhirnya, saat pluit pertanda akhir pertandingan posisi tetap 2-0 untuk keunggulan Persibas. Raihan angka penuh ini juga sekaligus memastikan satu tiket ke semifinal diperoleh Persibas walau masih harus melakoni pertandingan away terakhir melawan Persip Pekalongan. Sementara itu, bagi PSCS kekalahan ini membuat meraka harus masih haru berjuang di partai terakhir babak penyisihan, yaitu melawan Persip Pekalongan. Akan tetapi, di partai terakhir ini PSCS di untungkan karena bertindak sebagai tuan rumah.     

 

 Selamat untuk raihan luar biasa dari Persibas Banyumas......

Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved