PEGELARAN PELANTIKAN KIPRAH AWAL MENGGAPAI MIMPI PARA PENGURUS HIPMI BPC BANYUMAS PEIRODE 2014-2017

Sabtu, 08 November 20140 komentar




PEGELARAN PELANTIKAN

KIPRAH AWAL MENGGAPAI MIMPI

PARA PENGURUS HIPMI BPC BANYUMAS  PEIRODE  2014-2017

Sabtu, 08 Nopember 2014, para pengusaha  muda dari berbagai latar belakang bidang usaha Kab.Banyumas berkumpul di meeting room Hotel Horizon Purwokerto, Kab. Banyumas dalam rangka menyelenggarakan acara pelatikan Pengurus Hipmi Cabang Banyumas Untuk periode 2014-2017. Acara dikemas dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. 

Ruangan terisi penuh dan bahkan beberapa peserta duduk di kursi tambahan. Ini menggambarkan tingginya antusiasme berbagai pihak atas keterselenggaraan agenda sakral ini. Disamping para pengurus yang akan dilantik, hadir pula para senior Hipmi Kabupaten Banyumas  antara lain Mas Asto Waluyo dan Mas Rahmat Imanda dimana keduanya adalah para ketua umum di periode-periode sebelumnya. Hadir pula beberapa delegasi dari Pengurus Hipmi Solo dan tentunya tidak  ketinggalan rombangan Pengurus Hipmi BPD Jawa Tengah yang dipimpin langsung oleh Sang Ketua, yaitu
Kak Reza. Dari Unsur Birokrat Pemerintah, hadir pula pucuk pimpinan Pemerintahan  Daerah Kabupaten Banyumas, yaitu Bupati Ir. Achmad Husein.

Setengah jam sebelum acara formal dimulai, dilakukan diskusi santai  dengan beberapa nara sumber, yaitu  Ketua Hipmi BPD Jateng, Delegasi  Hipmi Solo dan Mas Asto Waluyo yang juga mantan ketua umum Hipmi Banyumas.  Dalam sesi sharing ini, dijelaskan bahwa Hipmi merupakan lembaga aspirasi bagi para pengusaha. Hipmi juga merupakan media silaturrahmi
yang akan memperluas jejaring para pengusaha sehingga berpotensi mengakselerasi usaha yang djalankan oleh personil-personil Hipmi. Oleh karena itu,  kemauan masing-masing individu mengembangkan inisiatif  sangat relevan dengan kemanfaatan yang akan diperoleh dan sekaligus kemampuan Hipmi secara organisasi memberi daya dukung positif bagi segenap anggotanya. Sang Moderator, yaitu Mas Dimas  juga mencoba mengapresiasi capaian Hipmi Solo dan sekaligus meminta perkenan Delesasi Solo memberikan semacam testimoni yang sekiranya memberikan insprasi dalam menumbuhkembangkan eksistensi Hipmi di Kabupaten Banyumas. Gayung bersambut, dalam testimoninya dijelaskan bahwa pembangunan kapasitas organisasi Hipmi Solo dengan melakukan berbagai strategi yang antara lain;
1.       membangun komunikasi strategis dengan Pihak Pemerintah Daerah;
2.      membangun komunikai dengn para senior. Hal ini menjadi penting guna untuk menjaga moral perjuangan kawan-kawan Hipmi.
3.      menjalin silaturrahmi berkelanjutan dengan organisasi-organisasi lainnya seperti KNPI, Kadin, dan organisasi-organisasi berbasis pemngembangan kewirausahaan. Bahkan, dalam menyusun struktur kepersonaliaan Himpi Solo,  diupayakan melibatkan pewakilan dari masing-masing organisasi sehingga keberlanjutan komunikasi dan pengayaan gagasan terus berlangsung. Dampaknya adalah terbangun eksistensi organisasi Hipmi.    

Sesi Sharing selesai dan acara formal pun dimulai bersamaan dengan hadirnya Bupati Banyumas di meeting room. Sebagai menu pemb
uka, segenap peserta dan tamu undangan disuguhin dengan penampilan ciamik 2 (dua) penari yang memperagakan tari tradisional Banyumas. Sepertinya, semua larut dalam gerakan-gerakan nan indah yang diperagakan 2 (dua) gadis asli Banyumas ini. Peragaan tarian ini juga
dimaksudkan sebagai bagian dari cara untuk memperkenalkan budaya banyumas kepada segenap hadirin yang hadir. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia raya yang dilanjutkan dengan menyanyikan Hymne dan lagu mars Hipmi. Sesi ini dibawakan oleh group vocal mahasiswa/I dari kampus Unsoed.  Lagu-lagu itu sungguh bisa membangkitkan rasa patriotisme dan suasana pun berangsur menjadi terasa begitu sakral.  

Selanjutnya, pembaca acara membacakan agenda berikutnya yaitu pelantikan pengurus Hipmi Banyumas untuk periode 2014-2017. Satu per satu para pengurus maju ke depan membentuk barisan ber-shaf. Sesudah semua pengurus pada posisi siap, selanjutnya Ketua Hipmi BPD Jateng mulai memimpin acara pelantikan. Diawali dengan pembacaan sumpah/janji kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bendera Hipmi dari ketua BPD Jateng kepada Ketua Hipmi Banyumas, Mas Sandra.  

Acara pelantikan usai dan kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang intisarinya disadurkan berikut ini:

  1. Sambutan Ketua Hipmi BPC Banyumas. Berdirinya hotel-hotel besar dan adanya rencana pembangunan bandara udara di lingkungan Barlingmascakeb mengindikasikan bahwa Kabupaten Banyumas sangat potensial untuk berkembang. Hal ini merupakan peluang yang menjadi inspirasi bagi Hipmi BPC Banyumas untuk mengembangkan berbagai program yang mengarah pada; (i) penguatan kapasitas pengusaha muda; (ii) terbentuknya para pengusaha-pengusaha muda yang baru dan; (iii) akselerasi pertumbuhan investasi. Membangun kemitraan strategis dengan Pemkab adalah bagian dari strategi yang dimaksudkan untuk mempertinggi kontribusi positif Hipmi terhadap pembangunan daerah. Demikian pula halnya rencana menjalin komunikasi produktif dengan dunia kampus dimaksudkan untuk meningkatkan peran IPTEK (ilmu pengetahuan dan teknologi) dalam mendorong laju pertumbuhan usaha para pelaku bisnis. Disamping ituu, kampus adalah tempat dimana calon wirausahawan-wirausahawan muda, sehingga perlu didorong dan dimotivasi secara terus menerus. Dengan semangat dan kekompakan, Hipmi Banyumas bertekad untuk terus berjuang menjadi pengusaha pejuang. 
  2. Sambutan Ketua Hipmi BPD Jawa Tengah. Dalam sambutannya, ketua hipmi BPD Jateng berharap bisa menggandeng pemerintah sehingga menjadi mitra strategis, baik dalam menumbuhkan para wirausahawan baru maupun dalam hal meningkatkan investasi di lingkungan Banyumas. Beliau juga berharap kepengurusan periode 2014-2017 bisa mengulang kembali sejarah yg lalu dimana Hipmi kab.Banyumas terpilih sebagai BPC teraktif di Jateng. Diperoleh juga informasi bahwa Hipmi BPD Jateng akan  buka trading house di Turki pada tanggal 28 nop 2014. Pemilihan Turki dikarenakan Turki adalah negara strategis dan juga gerbang memasuki Negara-negara  Eropa.  Langkah ini juga melanjutkan kiprah kepengurusan Hipmi Jawa Tengah periode sebelumnya yang berhasil membuat trading house di Rotterdam, Belanda. Pembukaan "trading house centre" ini diharapkan akan menjadi jalan terang bagi pelaku usaha UMKM untuk memperluas marketnya ke manca negara.   
  3. Sambutan Bupati Banyumas. Dalam sambutannya, Bupati Banyumas, Ir Achmad husein, menyampaikan harapan besarnya atas kiprah kaum pengusaha muda banyumas yang tergabung dalam Hipmi untuk bisa menjadi obor atau penerang bagi lingkungannya.  Jiwa2 entrepreneurship yang melekat kuat pada para anggota hipmi diharapkan bisa di tularkan sehingga melahirkan semangat berwirausaha bagi segenap lingkungan. Sebagai tindak lanjut hubungan antara Pemkab dan Hipmi, Bupati berharap akan ditindaklanjuti dengan pertemuan rutin antara pemerintah dan Hipmi minimal 3 (tiga) atau 6 (enam)  bulan sekali. Forum komunikasi semacam ini diharapkan akan melahirkan  implikasi luas terhadap pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat Banyumas. Diskusi atau sharing informal semacam itu diyakini beliau bisa menghasilkan  titik matching dan titik sinergitas antara pemerintah dan hipmi. Bupati Banyumas juga menyampaikan rencana pemekaran kota sebagai bagian dari upaya mempercepat kualitas pembangunan di Banyumas. Untuk itu, Bupati Banyumas sangat berharap masukan atau pemikiran dari kawan-kawan muda di Hipmi. Angka kemiskinan yang cukup tinggi juga merupakan persoalan menahun yang memerlukan partisipasi produktif para pengusaha muda dalam mempercepat pengentasannya. Satu hal lagi, "Identity branding" Kota Banyumas juga perlu segera dibuat sebagai satu identitas yang menggambarkan ciri khas, pembeda  dan juga alat untuk mem-branding Kabupaten Banyumas. Semuanya itu memerlukan sumbangan pemikiran dari Hipmi Banyumas.
Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved