Para Calon Apoteker Berdiskusi "Kewirausahaan"

Jumat, 27 September 20130 komentar







Kali ini, 25 September 2013, Sebanyak 49 orang mahasiswa PKPA (Praktek Kerja Profesi Apoteker) mengikuti kuliah tambahan, yaitu tentang kewirausahaan. Mereka ini adalah mahasiswa/i sarjana farmasi yang sedang berjuang mendapatkan gelar profesi Apoteker (Apt) yang sedang berpraktek di RSUD Prof.Dr.Margono Soekarjo Purwokerto. Mereka berasal dari 4 (empat) Universitas, yaitu ; (i)  UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta); (ii) USB (setya budi) Solo; (iii) UAD (Universtas Ahmad Dahlan) Yogyakarta dan; (iv)UII (Universitas Islam Indonesia) Yogyakarta.



Kuliah tambahan ini diisi oleh seorang praktisi yang tak lain adalah pemilik blog ini. Pada kesempatan ini, nara sumber mengambil judul " Ketika hidup adalah tentang kebermaknaan diri". Tema ini menekankan tentang semangat untuk membangun kapasitas diri untuk tujuan memperluas kebermanfaatan diri lewat ragam karya.Tema ini tampak tidak memiliki relevansi langsung dengan kewirausahaan, tetapi lebih tepat tentang "mindset" hidup yang berujung pada kebangkitan semangat hidup dan keyakinan tentang terbentangnya sebuah masa depan. Pemilihan tema ini dikarenakan satu pandangan bahwa kewirausahaan itu 99% adalah tentang semangat berkreasi dan 1% adalah persoalan teknis operasional dari kewirausahaan itu sendiri. Dengan 99% (baca: semangat berkarya), setiap orang akan terdorong untuk meraih sukses dan terus belajar untuk menemukan jalan menuju kesuksesan itu. 

49 orang mahasiswa/i dari 4 (empat) kampus ini  terlihat antusias dan merespon dengan baik. Sepertinya, mereka terhenyak dan terbangun kesadaran untuk segera merubah pola hidup, merubah pola pemanfaatan waktu, mengelola energi, mengoptimalkan bakat yang dititipin Tuhan. Orientasinya adalah terbangunnya kesadaran untuk meningkatkan kapasitas diri dan terbangunnya semangat kepedulian melalui kemandirian dan kebermanfaatan bagi banyak orang.
peningkatan kegunaan diri  bagi orang lain melalui karya-karya yang akan membentuk

Well..dipenghujung acara kemudian segenap peserta diberi tugas unik dalam bentuk 2 (dua) pertanyaan, yaitu; (1) apa defenisimu tentang hidup dan; (ii) seberapa yakin engkau akan memiliki kehidupan bahagia di masa mendatang. Mereka berkomitmen untuk menjawab pertanyaan ini
melalui email dalam kurun waktu 2x24 Jam, terhitung mulai jam 12.00 Wib tanggal 25 September 2013.

Ragam persepsi dan defenisi mereka tersampaikan dan berikut ini disajikan sebagai satu stimulan bagi pembaca untuk mendefenisikan sendiri tentang hidup dan kebahagiaan. Berikut di sampaikan apa kata mereka:

REKAPITULASI JAWABAN
ATAS  TANYA YANG TERUNTAI

NO
JAWABAN


1.   
Dari: Akhmad Sobari <sobari.akhmad@yahoo.co.id>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 16:02
1.       Hidup menurutku..adalah sebuah visi, mimpi…dan keyakinan. Karena dalam agamaku..hidup itu dikatakan ibadah. Fungsi  ibadah tak lain adalah untuk mendapatkan ridhoNya tuk menggapai surga, yaa…surgalah yang menjadi visiku. Kita belum tau surga..tapi sudah banyak dikabarkan jenis-jenis keindahannya Keindahan dunia ini sama sekali tak ada bandingannya sedikitpun dengan surga. Coba bayangkan…tidak ada lagi kemiskinan, tidak ada kesenjangan, tidak ada lagi korupsi disurga broo. Pasti sangat indah melihat sesama kita saling tersenyum bahagia disurga sana…,.jangan Tanya lagi keindahan alamnya bro. Puncak baturaden??Pantai bali dan Lombok??Paris…???new zeland…??? Semuanya lewat broooo…. Itulah yang saya katakan sebagai mimpi…,.Aku bermimpi untuk menjadi penghuninya..,.meskipun belum pernah liat, tapi iu sudah menjadi keyakinan hidupku dna menjadi tujuan utama hidupku. Aku relakan dunia seisinya yang orang-orang kejar selama ini tuk menjadi sebagai tebusanku tuk masuk surga kelak. Apapun caranya kesurga akan ku lakukan. Itulah hidupkuu….
2.       Aku yakin 1 Milyar trilyun % hidupku akan bahagia…,.Apasih yang buat seseorang bahagaia???sukses karena kaya raya??Punya rumah banyak dan gede-gede??punya mobil banyak?? Punya apalagi cobaa….rugi kalo sukses dan bahagia diartikan Cuma sperti itu, bagiku sukses trus bahagia adalah kalo kita bisa membahagiakan orang lain…,.orang tua..keluarga….,orang lain dengan cara apapun materi..non materi. Betapa bahaginya kalo diri kita menjadi sosok yang membawa manfaat untuk orang lain. Aku ingin melakukan sebuah karya besar yang bisa membuat orang lain  bhagia..entah karya papun itu…
2.   
Dari: Agustina Kusumastuti <agustina_kusumastuti@yahoo.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 14:09
  1. Menurut saya, hidup adalah ketika kita bernafas dan detak jantung berdetak. Ada ungkapan hidup itu seperti naik sepeda. Kalau kita tidak bergerak, sulit bagi kita untuk tetap tegak dan maju. Dalam kehidupan, yang stabil adalah yang bergerak, bukan yang diam.
  2. Saya sangat yakin akan memiliki kehidupan yang bahagia karena dengan keyakinan kita akan dapat meraihnya. Tanpa ada keyakinan akan sulit untuk meraihnya. Jika kita menjalani kehidupan dan proses kehidupan ini dengan bahagiasemua hal akan terasa mudah dan indah. Bahagia bukanlah akhir dari pencapaian suatu usaha, bahagia itu harus selalu ada setiap saat dalam menjalani kehidupan.
3.   
Dari: Dina Marisa <marissa_dina14@yahoo.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 14:07
  1. Jika bang arsad menanyakan apa arti hidup, saya melihat beberapa jawaban teman yang menyatakan bahwa hidup adalah proses, hidup adalah perjuangan dan sebagainya. Dari pertanyaan bang arsad saya jadi sedikit banyak berfikir apa sih arti hidup sebenernya. Sampai saya baca-baca blog dan saya setuju dengan jawaban slah satu blog yang menyatakan bahwa arti hidup itu tergantung bagaimana kita menggunakannya saja. Jika kita menggunakan hidup untuk kebaikan, maka kita akan menemukan bahwa ’hidup ini memiliki arti yang baik’. Namun, jika kita menggunakannya untuk keburukan maka kita memberi arti sebaliknya. Maka pantaslah jika Allah memberi nilai yang berbeda-beda atas hidup yang telah diberikannya kepada setiap insan. Dan karena balasan Allah sangat ditentukan oleh bagaimana cara seseorang menggunakan hidupnya, maka baik dan buruknya kita dimata Allah sangat ditentukan oleh apakah kita menggunakan hidup kita untuk kebaikan atau keburukan, dan untuk saling mencintai. Dengan demikian, tidak penting lagi untuk mencari apa itu arti kehidupan. Karena ternyata, justru tugas kitalah untuk memberikan arti kepada kehidupan yang telah dianugerahkan Allah dan terus memotivasi diri. Seperti kertas putih polos. Terserah kita mau menggoreskan tulisan seperti apa didalamnya. Karena bersama kehidupan, Allah memberi kita seperangkat kebebasan untuk memilih; apakah kita ingin kembali kepada Allah dengan catatan hidup yang baik atau tidak.
  2. Saya sangat yakin akan memiliki kehidupan yang bahagia . seperti yang bang arsad sampaikan kemarin keyakinan akan mempengaruhi hasil akhir. Dimana ada suatu keyakinan pasti disitu akan disertai dengan jalan untuk meraihnya. Ketika seseorang sudah memiliki keyakinan akan mempunyai kehidupan yang bahagia, maka orang tersebut akan berusaha sebaik mungkin untuk meraih kebahagiaan tersebut.
4.   
Dari: Papa Papa <pundonk@yahoo.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 11:24

1.   hidup adalah cinta. itulah yang dapat saya gambarkan tentang arti hidup. apabila kita udah tidak memiliki cinta saat itulah hidup tidak ada artinya. cinta disini bukan hanya dalam arti sempit "pasangan" tetapi juga memiliki arti luas yang sangat berharga.
2.   ditanya seberapa yakin hidup saya akan bahagia? itu pertanyaan yang simpel bagi sebagian besar orang, tapi susah bagi sebagian lainnya. saya ikut di sebagian besar. karena saya harus membuat mudah semua hal yang susah yang dapat membuat saya bahagia.. keyakinan saya sebesar keyakinan saya kepada Allah yang akan membuat saya bahagia.
5.   
Dari: Esty Jayanti <esty_jayanti@yahoo.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 12:28
  1. Hidup adalah suatu perjuangan, tantangan dan perjalanan panjang yang harus kita capai tujuannya. Hidup itu seperti halnya permainan jadi kita sebagai manusia sebagai pemainnya, seperti apa kita bermain dalam sekenario kehidupan didunia ini jika kita bermain dengan sungguh-sungguh insyaallah kita akan mengahasilkan cita2 yang maksimal dan atau sebaliknya jika kita hanya bermain-main saja kita tidak menghasilkan secara maksimal.
  2. Saya yakin bahwa saya akan mempunyai kehidupan yang bahagia, melihat orang tua sukses dan bahagia atas hasil yang saya dapatkan apa pun bentuknya itu salah satu kebahagiaan saya. saya yakin saya akan bahagia dan dapat membahagiakan kedua orang tua saya...
6.   
Dari: Syarifah Nurul Sakinah <te2h_91@yahoo.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 12:24
Perkenalkan, nama pena saya Ifah Kadrie. Nama pena? Penulis? Bukan. Nama itu saya ciptakan untuk mengefisiensikan nama saya yang sebenarnya cukup panjang. Saya seorang farmasis muda yang sekarang sedang melaksanakan PKPA di RS. Prof. Dr. Margono Soekarjo. 2 hari yang lalu, Kami ditugaskan oleh bang Arsad untuk berbicara tentang makna “hidup”.

1.       Bagi saya hidup itu adalah ketika jantung mulai berdetak, maka saat itulah kita dikatakan hidup. Sangat sederhana memang, tapi bagi saya sangat bermakna. Kita semua tahu dalam tiap manusia ada organ yang bernama JANTUNG. Bagaiman peran jantung dalam kehidupan sehari-hari? Apa yang akan terjadi jika sesosok manusia tanpa jantung? Tentunya tak ‘kan ada kehidupan. Tapi salahkah jika kemudian saya katakan TUJUAN hidup adalah “JANTUNG” saya. Entah apapun bentuknya, saya meyakini setiap orang punya alasan untuk hidup, setiap orang punya tujuan hidup. Menurut saya, ketika seseorang telah berhasil merumuskan tujuan hidupnya maka saat itulah hidupnya dimulai. Tanpa tujun, hidup menjadi tak bermakna. Bersikap seolah hanya hidup seperti air yang mengalir, tanpa pernah tau bahwa air hanya mengalir ke tempat yang lebih rendah.
2.       Pertanyaan kedua bang arsad, seberapa besar saya meyakini bahwa hidup saya bahagia? Maka dengan tegas saya katakan saya YAKIN, 100%, bukankah Tuhan telah menjanjikan kebahagiaan bagi setiap hamba yang mengikutinya? Bahagia itu lahirnya dari hati,, kita tak butuh gunungan emas agar kita bahagia. Kita tak butuh paras rupawan baru bahagia,, kita tak butuh untaian sanjungan agar bahagia. Syukuri apa yang ada,, maka kebahagiaan pun merona.
7.   
Dari: BUHARI ADI PUTRA <buhari_ap@yahoo.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 12:11
Judul: Buhari Adi Putra/ 1208062054
1.       Arti Hidup?. Hidup adalah suatu karunia yang harus disyukuri, hidup itu ibadah, setiap tindakan dalam hidup harus selalu diniatkan untuk ibada, bika semua tindakan kita berlandaskan ibadah maka hidup akan lebih mudah dijalani dan tidak ada beban.
2.       Seberapa yakin hidup anda bahagia?. Saya yakin hidup saya akan bahagia, kita tidak boleh pesimis dengan apa yang belum terjadi, bila kita optimis akan bahagia, maka kita pasti akan bahagia dan akan berusaha untuk mewujudkan kebahagiaan itu. Saya punya semangat untuk mewujudkan impian ke 2 orang tua saya dan itu akan menjadi motivasi saya dalam mewujudkan kebahagiaan itu. Jadi saya yakin saya akan bahagia.
8.   
Dari: Ika Listyo Rini <ikalistyorinii@gmail.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 11:18
1.       Hidup, hidup perjuangan memperjuangkan yang pantas diperjuangkan, demi satu kebahagiaan dengan satu keyakinan, allah.
2.       Keyakinan akan hidup bahagia? 100% yakin, karna saya dilahirkan dari keluarga yang bahagia, saya dididik ditengah keluarga yang bahagia, saya hidup untuk mereka yang telah membahagiakan saya.  
9.   
Dari: "restinugrahaeni@tri.blackberry.com" <restinugrahaeni@tri.blackberry.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 11:11


1.Hidup adalah dimana kita menjadi bermakna untuk semua, berikan sesuatu yang bermakna untuk org lain, tanpa harus berpikir apa yang dilakukan orang lain untuk kita, memilih untuk menjalani hidup tanpa menyesali pilihan itu sendiri.
2.Saya sangat yakin saya akan bahagia, apalagi yang membuat hidup ini tidak bahagia, Tuhan sudah menyiapkan segalanya.
Maka berbahagialah, karna hidup ini tidak untuk selamanya.
10.       
Dari: Mayang Putri <mmayangputri@gmail.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 8:50

1. apa itu hidup : jika menurut pandangan bpk hidup itu merupakan hal
yg sia2,saya tdk sependapat krn hidup itu merupakan hal yg tdk sia2.
2. seberapa yakin hidup yg bahagia : jawabn saya,saya pastikan bahwa
keyakinan saya lebih dr keyakinan bpk untuk hidup bahagia.
11.       
Dari: nailahidayah90 <nailahidayah90@gmail.com>

1.          Apa itu hidup?. Hidup itu adalah tentang kesempatan. Yaitu antara mengambil kesempatan itu atau meninggalkannya bahkan melupakan bahwa kesempatan itu pernah ada didepab kita.
2.          Sberapa yakin anda mempunyai kehidupan yang bahagia?. Setiap saya berkaca saya memandang kebahagiaan dan meyakininya yg terpancar dr wajah cantik saya
12.       
Dari: Dahlia Sari <dahlia.yie@gmail.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 8:41
1.         Hidup adalah sebuah perjuangan untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat dan pastinya dapat membahagiakan orang-orang yang dicintai dan disayangi terutama orang tua, saudara, dan teman-teman.
2.         Ketika kita bisa yakin dan percaya bahwa kita mempunyai iman dan taqwa yang kuat serta dapat membahagiakan orang di sekitar itu nilai suatu kebahagiaan.
13.       
Dari: Erma Fajriyah <erma_fajriyah@yahoo.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 7:46
1.   Hidup adalah sebuah seni, seni kehidupan dimana kita tinggal bersama luka dan setiap hari masuh bisa tertawa. Agar kita bisa melewati hidup ini dengan bahagia maka kita harus punya tujuan yaitu hanya untuk beribadah kepada Allah SWT.
2.   Keyakinan untuk hidup bahagia selalu terpatri dalam hati ini karena dengan tujuan hidup yang pasti kebhagiaan itu akan datang.
14.       
Dari: mannyun <mannyun_okzbgdz@yahoo.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 7:43


1.          hidup adalah perjuangan.berjuang untuk mencapai cita2, meraih sesuatu. karena hidup memiliki tujuan akhir.bagaimana cara kita untuk mencapai tujuan, itulah perjuangan. 
2.          90% yakin akan memiliki kehidupan yang bahagia, karena sy layak mendapatkannya. jika rasa yakin kita semakin besar, maka kelak kehidupan bahagia akan semakin besar pula. dengan membangun niat baik (yakin), memiliki mimpi besar, insyaalloh semua mampu tercapai. semua juga tergantung doa dan usaha yang kita jalani nanti.karena, keyakinan akan mengubah pola pikir, mempengaruhi perilaku dan menentukan hasil akhir.
15.       
Dari: Lilis Anjaswari <liez_unique@yahoo.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 7:39
1.   Hidup adalah dimana kita mampu membuat bahagia dan bermanfaat bagi orang disekitar kita. Dan hidup itu adalah Dimana kita bisa merasakan pahit dan manis setiap proses perjalanan yang kita lalui.
2.   Dan seberapa yakin kita akan hidup bahagia, saya yakin akan hidup bahagia karena jika kita saat ini sering membuat bahagia orang disekitar kita,maka saya yakin suatu saat mereka akan membalasnya satu persatu untuk membuatsaya bahagia.
16.       
Dari: Retno Widyaningrum <rwidya01@yahoo.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 7:36
  1. Hdup adalah sebuah proses pembelajaran,dimana kita harus belajar menghargai orang lain, belajar bagaimana cara kita untuk membahagiakan orang-orang disekitar terutama orang tua. Hidup adalah proses pendewasaan, banyak hal yang dapat kita ambil hikmahnya dari setiap detik hidup ini.
  2. seberapa yakin akan hidup bahagia? yakin 100%,,, berbekal sebuah keyakinan itulah yang akan membuat saya yakin akan hidup bahagia.
17.       
Dari: nely arni <n3ly_arni@yahoo.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 7:28
  1. Hidup adalah untuk membuat kemajuan spiritual dengan tujuan akhir bersatu dengan Tuhan. Dimana dalam melakukan sesuatu hal masih dalam ridho Allah.
  2. Dalam kehidupan pasti ada kebahagian namun disisi lain juga ada kesedihan. dimana memiliki kehidupan yang bahagia apabila dapat membuat orang-orang terdekat kita ikut merasakan kebahagiaan yang sama dengan kita.
18.       
Dari: Ali Rakhman Hakim <alirakhman8@rocketmail.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 7:31

1.          Makna HIDUP. Semua yang dilakukan dalam hidup untuk ibadah. Hidup, berumah tangga, punya anak, bekerja, bermasyarakat, dan berbakti kepada orang tua semua dilakukan dengan niat ibadah. hidup tidak pernah menyedihkan selama kita menjalaninya dengan sabar, kerja keras, dan erpikiran positif.
2.          Keyakinan untuk hidup bahagia. Yakin 100%, karena ada Allah SWT yang mempunyai rezeki seluas langit dan bumi. Dan tidak pernah berpikiran negatif kepada Allah SWT. Kegagalan atau musibah hanya perantara untuk mencapai kehidupan yang lebih bahagia yang penting sabar, ikhlas, ikhtiar, dan doa
19.       
Dari: Prita Wulandari <prita_2013@yahoo.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 7:00
1.      Hidup adalah anugrah dan perjuangan.
2.      Saya yakin 98% bahwa saya akan mempunyai kehidupan yang bahagia, karena hidup ini tentang ikhlas dan bersyukur, jadi apabila kita bersyukur dengan apapun keadaan kita dan selalu mengikhlaskan apapun yang terjadi maka kita akan merasa bahagia , 2% keyakinan untuk saya tidak bahagia adalah saat dimana kita merasa sangat sulit untuk mengikhlaskan sesuatu.
20.       
Dari: utari sita ardani <namasaya_utari@yahoo.co.id>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 6:48
1.      Hidup adalah saat dimana saya berada, saya dan orang lain yang berada disamping saya selalu bisa merasakan kebahagiaan, tidak hanya kesenangan.
2.      Saya tahu, kebahagiaan itu tidak bisa datang begitu saja tanpa ada niat, usaha, dan do'a. Saya selalu berusaha untuk meraih kata itu,, dan sejauh ini saya yakin saya akan mencapai semua bahkan hari ini juga saya sudah merasa mendapatkan kebahagiaan dan Bahagia itu akan selalu ada pada orang yang pandai bersyukur dan bisa menikmati hidup.
21.       
Dari: deby gus juliasemi <debygjuliasemi@gmail.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 6:35
1.   Hidup itu merupakan suatu perjalanan ibadah, yang mana akan menentukan akhir dari tujuan kita menuju kehidupan yang sesungguhnya dan kekal yaitu akhirat.
2.   Kebahagiaan itu merupakan rasa syukur atas apa yang telah diberikan Tuhan, maka seberapa besar kebahagiaan dapat diukur pula dengan seberapa besar kita bersyukur atas nikmat yang Allah telah berikan kepada masing-masing hambaNya.
22.       
Dari: riefka vot2 <vot2_pharma@yahoo.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 6:19
  1. Hidup adalah masa penantian kehidupan kekal. Hidup adalah pembelajaran. Hidup adalah keduniaan penuh sandiwara, karna akhirat kehidupan yang nyata.
  2. Kebahagian tak bisa diukur dengan angka/skala besar maupun persentasi, karna kebahagian ada ketika kita selalu bersyukur dan ikhlas menerima segala yang kita miliki meski sekecil butiran beras. Kebahagian sejati berasal dari kita sendiri bukan karna orang lain atau apapun.
23.       

Dari: Yuliana Ratna <yuliana.ratna90@yahoo.co.id>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 6:12
1.       Arti hidup menurut saya adalah pilihan. Seperti halnya saat kita masih didalam kandungan ibu kita, saat kita berusia 4 bulan dalam kandungan, dimana saat ruh akan ditiupkan oleh Allah. Allah memberikan pilihan kepada kita ‘’apakah yakin kamu siap untuk menjalani kehidupan didunia?? Tapi kalau kamu siap untuk menjani hidup, kamu harus menjalankan semua perintah-Ku’’. Kemudian, saat kita menjawab IYA, artinya kita berjanji kepada sang Khaliq. Hidup itu ada yang kekal dan sementara. Hidup yang sementara didunia ini kalo orang jawa bilang ibarat’’mampir ngombe (minum)’’. Bisa kita bayangkan istilah itu mengisyaratkan bahwa hidup kita didunia hanya sebentar, sehingga harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Hal ini dapat dipahami dari ayat 64 dari Surah Al Ankabut : (Dan tidaklah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main). Sedangkan hidup yang kekal dalah kehidupan akhirat. Hidup didunia ini merupakan ladang untuk mencapai kebahagiaan hidup di akhirat. Namun, kita tidak boleh melupakan kehidupan dunia karena hidup di dunia ini merupakan kesempatan kita untuk beramal sholeh dan beribadah kepada Allah sebagai bekal kita ke akhirat. Hal ini juga merupakan pilihan. Saat kita hanya memilih kehidupan dunia dengan berfoya-foya, melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat, hanya itu saja yang akan kita dapat. Namun, jika kita menyeimbangkan antara kehidupan dunia dan akhirat, dimana hidup didunia hanya sebagai perantara untuk mendapatkan pahala dan ridho dari Allah SWT. 
2.       Saya yakin kalo kelak saya akan mendapatkan kehidupan yang bahagia. Karena kebahagiaan akan kita dapatkan kalau hati kita selalu Qana’ah (menerima semua apa yang diberikan Allah). Allah akan memberikan rizqi-Nya kepada hambanya sesuai yang dibutuhkannya. Hati yang tentram, nyaman ditengah keluarga atau orang-orang yang kita cintai dan mencintai kita, membuat orang lain bahagia, kita dibutuhkan orang lain, itupun merupakan kebahagiaan. Tidak harus kebahagiaan itu artikan dengan banyak uang, bisa beli apa saja yang kita inginkan. Karena semua itu hanya semu. Dan kebahagiaan menurut saya yang terpenting adalah saat kita dapat memiliki pendamping hidup yang menyayangi kita, memahami kewajiban dan hak sebagai suami dan sebaliknya untuk istri, dapat menjadi imam yang baik untuk istri dan anaknya, yang akan membawa kita mendapatkan kebahagiaan akhirat kelak.
24.       
Dari: desia sahara <desia.sahara@gmail.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 6:05
1.            Arti hidup menurut saya adalah: ( i) Mencari jati diri; (ii) Melakukan berbagai hal agar selalu bermanfaat&membahagiakan orang lain; (iii) Menjadi kebanggaan untuk orang yang saya sayangi yaitu mama,papa dan alm. Adik saya.
2.            Seberapa yakin saya memiliki kehidupan yang bahagia : saya sangat yakin akan memilikinya, karena hanya dengan bersyukur saja, saya sudah merasa sangat bahagia atas apa yang saya alami maupun miliki/dapatkan.
25.       
Dari: Imeh Mamih <mamihimeh@yahoo.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 2:02
Judul: Nurun Ni'mah. B, 1208062080/Universitas Ahmad Dahlan

1.          Hidup adalah ketika kita membuka mata dan bernafas, ketika kita disayangi dan menyayangi sesorang, dan ketika senyum kita bermanfaat untuk orang lain. 
2.          Saya yakin 99% bahwa hidup saya itu bahagia, karna kebahagiaan itu kita yang membuatnya, dari berbagaimana cara menyikapi suatu permasalahan yang sedang kita hadapi.
26.       
Dari: Novanda Dwi Putra <novanda.dwi.putra@gmail.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 1:07

Name               : Novanda Dwi Putra
NIM                  : 13811089
Phone number : 0857 - 25776697
The student of Islamic Indonesia University

1.       Apa itu hidup?. Ada yang bilang kalau hidup itu dari lahir menuju mati. Saya lebih setuju hidup itu diartikan sebagai sebuah proses. Proses menuju sesuatu, mungkin sama seperti seseorang yang mau mendaki sebuah gunung dan menuju puncak (tidak semua pendaki itu mencari puncak lho bang). Dan untuk mencapai sebuah gunung hal pertama yang dilakukan adalah belajar. Belajar tentang apa saja yang perlu dipersiapkan untuk mencapai puncak, kita bisa belajar dari orang yang sudah perpengalaman, mencari buku tentang mendaki, dan banyak lagi. Yang ke dua adalah menemukan teman yang pantas (gak mugkin kan mau naik gunung ngajakin orang yang sukanya naik eskalator mall). Yang ke tiga menyiapkan bekal yang tepat, gak perlu bekal yang banyak, yang penting bekal itu bisa membuat kita tetap bertahan sampai puncak. Yang ke empat adalah mulai melangkah, bagi orang yang pertama kali mendaki, ini mungkin akan menakutkan, takut kalau tidak sampai puncak, takut kalau hanya menjadi beban buat orang lain, tapi kita pasti melangkah naik. Kalau tidak dimulai gak bakalan sampai kemana mana.  Sama seperti hidup, selama melangkah naik, pasti kita akan terjatuh, tersesat, ketemu setan dan kehilangan arah karena gelapnya malam. Tapi selama kita punya teman yang “tepat”, kita akan saling mendorong, menyemangati, masakin mie rebus dan membuatkan kopi. Gunung itu tempat yang berbahaya men, kita tidak mungkin bisa menolong orang lain kalau kita tidak bisa menolong diri sendiri, maka dari itu “knowledge” sangat penting (gak mungkin bisa menolong orang nyasar kalo kita sendiri buta arah). Selama mendaki kita pasti akan bertemu dengan orang orang yang memiliki tujuan yang sama ataupun berbeda tujuan, kita akan bertemu dengan orang yang lagi kelaperan, kedinginan, putus asa (gak mau ndaki lagi), orang yang bersemangat, pemalas, ganteng, cantik, kaya monyet, dkk. sebuah “attitude” penting disini. Be open, ini akan membantu perjalanan hidup sampe puncak. Bantu apa yang bisa dibantu, beri apa yang bisa diberi (gak percaya? Coba aja). Puncak itu perjalanan yang panjang, tidak perlu terburu buru tapi jangan lemot juga. Nikmati setiap langkahnya, nikmati setiap kopi panasnya, nikmati setiap leluconnya, nikmati acara ngobrol ngobrol dengan orang asing, selalu lakukan evaluasi jika terjatuh. Dan puncak itu terlalu luas untuk dinikmati sendiri, pergi kepuncak bersama teman jauh lebih baik (semakin banyak semakin asik coy). Jadi, hidup itu proses menuju puncak. Sama seperti yang bang arsad sampaikan di kuliah kemarin, ada 3 puncak yang akan saya capai, puncak dalam hal agama, orang tua, dan diri sendiri. Amiiinnnn.
2.       Seberapa yakin anda punya kehidupan yang bahagia?. saya sedang bahagia, walaupun hanya kebahagiaan kecil disetiap harinya. Selama proses belajar yang saya lakukan ini benar, hasilnya juga akan benar. selama tetap berguna sebagai manusia. Selama tidak membuat kepala orang tua pusing dan membuat mereka bahagia. Ya, saya akan menikmati kebahagiaan yang besar nantinya.
27.       
Dari: nia yusniati <niayusniati16@gmail.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 0:26
1.       Menurut anda apa hidup itu? Ketika terjun langsung melayani pasien di rumah sakit, saya banyak mendengar ucapan terima  kasih dan doa dari pasien atupun dari keluarganya terhadap saya. Padahal tidak ada hal besar yang saya lakukan untuk mereka. Saya cuman melayani mereka memberikan obat, memberikan informasi sederhana terkait obat yg digunakan sesuai dgn pengetahuan yg saya miliki dan hal-hal kecil lainnya. Tapi mendengar semua itu, rasanya sangat menyenangkan dan luar biasa. Jadi kupikir mungkin inilah arti hidup, disaat kita bisa menjadi yang bermanfaat bagi yang lain, memanfaatkan yang ada pada diri kita baik organ tubuh kita ataupun ilmu yg kita punya untuk hal-hal yg baik. 
2.       Seberapa yakinkah anda mempunyai kehidupan yang bahagia?. Sejujurnya saya tidak bisa menjawab pertanyaan ini dengan baik, karena saya juga tidak begitu yakin seberapa yakin saya mempunyai kehidupan yang bahagia. Tapi saya percaya bahwa kebahagiaan itu bisa kita ciptakan sendiri. Dan yang terpenting selalu sertakan Allah dalam menggapai kebahagiaan itu.
28.       
Dari: Andi Ima Kusumawati Mardin <andi.imakusumawati@gmail.com>
Dikirim: Kamis, 26 September 2013 23:38


  1. Hidup adalah bagaimana cara kita berinteraksi dengan Allah dan bagaimana qt berinteraksi dengan manusia.
  2. Sy yakin akan memiliki kehidupan yang bahagia karena dengan memiliki hubungan yang dekat dengan sang khalik dan juga memiliki kehidupan yang baik dengan manusia maka secara otomatis kita bisa terhindar dari perpecahan di dunia. Jika kita mengejar kebahagiaan akhirat secara tidak langsung kebahagiaan dunia akan ikut.
29.       
Dari: Putri Ratna Puri <putriratnapuri@yahoo.com>
Dikirim: Kamis, 26 September 2013 23:27
Nama : Putri Ratna Puri
Instansi : UAD Yogyakarta
1.          Arti hidup menurut saya adalah sebuah “Proses”. Proses belajar, memahami tentang apa yang kita alami sehari-hari. Proses dimana yang awalnya tidak tahu menjadi tahu, dari tidak baik menjadi baik atau sebaliknya. Hidup itu bisa bermanfaat untuk sesama.
2.          Seberapa yakin saya  akan mempunyai kehidupan yang bahagia nanti jawabannya adalah saya sangat yakin karena saya lakukan yang terbaik dalam hidup saya, bahagia itu dari hati dan kita yang ciptakan. Buat diri kita bahagia walaupun lingkungan sebaliknya.
30.       

Dari: Haritz Syifa <haritz_syifa@yahoo.com>
Dikirim: Kamis, 26 September 2013 23:00
HARITS SYIFA 1320252408
1.          Hidup adalah ketika Saya bisa terus membawa badan ini untuk bercengkrama, berinteraksi dengan Tuhan Saya yaitu Allah SWT, mengangkat tangan dan mengucapkan takhbiratul ikhram,,sy baru sadar betapa nikmatnya kita hidup bisa mencintai dalam bertemu dan berinteraksi dengan Allah, rasanya benar-benar nyaman,,,,,,,,,,,,,,,,,,:D..
Hidup seperti kita bertani, menanam di dunia dan akan menikmati hasilnya nanti di akhirat..bisa membahagiakan orang tua, keluarga, dan orang lain. Hati merasa senang ketika kita telah membuat orang lain bahagia,,,Alhamdulillah Saya bahagia dengan profesi yang akan sy jalani besok, yaitu seorang apoteker, bisa membantu orang menggunakan ilmu yang Saya punya..Hidup ketika setiap hari merasa senang dan bangga menghadapi hari-hari yang kita lalui, berfikir positif, dan selalu berusaha dan menyerahkan masalah yang kita hadapi kepada Sang Maha pembolak-balik hati Allah SWT. Berusaha untuk menahan Nafsu ketika sedang marah: sesuai yg sering Saya dengar..Laa Taghdob walakal jannah..janganlah Engkau marah bagimu Surga. Itulah hidup menurut Saya, selalu ingat apa sebenarnya tujuan kita hidup di Dunia ini, yaitu Beribadah kepada Allah SWT. 
2.          Insyaallah 100%,,Bahagia adalah kita yang menentukan dan merasakan, untuk itu bagaimana cara kita untuk selalu merasa bahagia dalam kehidupan ini,,ingat pada tujuan kita hidup yang pertama yaitu beribadah kepadaNya, kalau kita sudah pegang itu insyaallah kita akan merasa senang bahagia, dan selalu merasa tercukupi,,disamping itu dalam ajaran islam tidak boleh yang namanya “Hanya Berdoa” harus dilakukan dengan usaha/Ikhtiar.. Memiliki Keluarga yang Sakinah, Mawardah, dan Warokhmah. Menjadi seorang Imam bagi keluarga Saya, mempunyai seorang istri yang bisa mengingatkan Saya ketika Saya salah, sehingga bisa membimbing kita sama-sama menuju ke Jannah. Menggendong seorang anak, dan membimbingnya sesuai ajaran agama Islam.
31.       
Dari: saftia aryzki <saftiaaryzki.h@gmail.com>
Dikirim: Kamis, 26 September 2013 22:52
Saftia Aryzki (FB : Saftia Aryzki); (Twitter : @TyaAryzki); (Line : saftia aryzki); (WA : saftia aryzki); (IG : thyaaryzki)

Nama                    : Saftia Aryzki
Universitas        : Universitas Islam Indonesia Jogyakarta
1.          Hidup adalah pilihan. Hidup adalah perjuangan. Hidup adalah pendidikan. Hidup adalah belajar. Hidup adalah anugrah. Hidup adalah cobaan. Hidup adalah kebahagiaan. Hidup adalah petualangan. Hidup adalah ibadah. Hidup adalah kebahagiaan. Kalau ditanya apakah hidup itu? Semuanya bisa menggambarkan tentang bagaimana hidup. Hidup itu pilihan, karna harus bisa memilih diantara berbagai macam pilihan. Hidup itu perjuangan, kita berjuang untuk menjadi yang terbaik. Hidup itu pendidikan, . hidup adalah belajar, belajar sampai kapanpun. Hidup adalah anugrah, anugrah bisa menikmati kehidupan didunia. Hidup itu cobaan, cobaan dalam menghadapi berbagai rintangan. Hidup itu kebahagiaan, kebahagiaan dengan orang-orang yang ada disekitar kita. Hidup itu petualangan, petualangan dalam menjalaninya. Hidup itu ibadah, ibadah didunia dan diakhirat. Hidup itu kebahagiaan, kebahagiaan bagi yang bisa menikmatinya
2.          Seberapa yakin anda memiliki kehidupan yang bahagia ?. Saya yakin kehidupan bahagia itu pasti ada, hanya sajakita tidak tau kapan kebahagiaan itu dating. Bahagia itu sederhana, berada disekitar orang-orang yang kita sayangi dan cintai itu sudah kebahagiaan yang luar biasa buat saya, ayah-ibu-adik saya yang saya cintai. Apalagi dengan cara menikmati hidup, terus bersyukur, insyaAllah, kebahagiaan itu pasti akan datang
32.       
Dari: Eka Mega <mega_chinese@yahoo.com>
Dikirim: Kamis, 26 September 2013 22:25
1.       apa hidup itu ? Setelah 20 sekian tahun hidup dimuka bumi, maka saya menyimpulkan hidup itu adalah proses pembelajaran. Hidup itu seperti sebuah drama tanpa skenario, tanpa kita tahu akhirnya seperti apa. Hidup itu kadang senang, kadang sedih, kadang juga sakit. Kadang apa yang diharapkan tidak sesuai rencana, kadang apa yang dilakukan melebihi apa yang diharapkan. Tapi dari situlah kita belajar bersyukur. Karena dibalik setiap kejadian pasti ada hikmahnya. Saya juga berkeyakinan seperti bapak.  jika sesuatu diawali dengan niat yang baik hasilnya pasti akan baik. Jalani saja hidup dengan dibarengi pengoptimalan diri, berdoa dan pasrah. Walaupun diakhir hasil itu tidak sesuai harapan. Janganlah dijadikan beban. Karena Tuhan selalu memberikan apapun yang manusia butuhkan bukan yang manusia inginkan.  
2.          Seberapa yakinkan anda memiliki kehidupan yang bahagia? Keyakinan saya hidup bahagia itu 99%. Kenapa 99%? Nahh 1% nya itu adalah kesedihan. Karena kesedihan biasanya membentuk manusia untuk bias lebih kuat. Saya percaya kalau kesedihan dapat mendorong kekuatan manusia sampai ke limit tertingginya.  dan dari kesedihan, kita lebih dapat menghargai arti kebahagiaan.
33.       
Dari: hasty martha wijaya <hasty.martha@gmail.com>
Dikirim: Kamis, 26 September 2013 22:03
Mahasiswi Apoteker UII Angkatan 22

1.          Apa itu hidup? hidup adalah sebuah keputusan untuk mencapai target, dan target itu adalah membuat kedua orang tua mencapai kebahagiaan serta berguna bagi saudara sekandung serta memberi manfaat positif bagi orang lain.
2.          Sebarapa yakin anda akan memiliki kehidupan yang bahagia?. sangat sangat yakin,demi meraih kata sukses dibutuhkan hal yang sangat unik untuk mencapainya perilaku optimis dengan perjalanan nyata idak hanya angan-angan dan diimbangi mental kuat  untuk menggapai objektif dan tujuan  sukses itu sendiri.
34.       
Dari: Ririn Tyastuti <ririntyastuti89@gmail.com>
Dikirim: Kamis, 26 September 2013 16:06
Ririn Tyastuti, S.Farm, Apoteker Angkatan XXII, Universitas Islam Indonesia, 085691617826

1.          Menurut saya, hidup adalah menjalani suatu rangkaian rel kehidupan, dimana tujuan dan akhir dari rel tersebut sudah ditentukan oleh yang maha mengatur. Disaat perjalanan, banyak halangan yang ada, jalan bercabang yang terkadang kita harus memutuskan untuk memilih jalan mana yang kita lalui. Ada satu titik dimana kita tidak bisa berjalan sendirian untuk mencapai tujuan hidup, kita butuh teman hidup yang memiliki tujuan yang sama dan dapat menuntun ke jalan yang benar, yang diridhoi oleh sang pencipta. Ketika dalam perjalanan, sebisa mungkin kita memiliki arti bagi orang - orang yang kita temui di sepanjang jalan.
2.          Saya yakin saya akan bahagia,karena kebahagiaan menurut saya bukan hanya bahagia di dunia saja. Ketika saya memilih suatu keputusan, saya harus mempertimbangkan apakah dapat membahagiakan saya baik di dunia atau akhirat. Kehidupan saya saat ini Alhamdulilah sangat membahagiakan, karena saya terlahir dari orang tua yang sangat luar biasa, penuh kasih sayang, rela melakukan apa saja agar anak2nya dapat sekolah setinggi2nya, dapat memiliki kehidupan yang lebih baik dibandingkan mereka.
35.       
Dari: Ig Lina <ig_lina@yahoo.co.id>
Dikirim: Kamis, 26 September 2013 8:54
1.          Menurut saya, hidup adalah Ibadah. Setiap apa yang saya lakukan bertujuan untuk mendapatkan ridha Allah SWT. Tujuan hidup saya adalah untuk mencari kebahagiaan. Kebahagiaan manurut saya adalah jika saya bisa tersenyum, merasa puas atas apa yang saya miliki dan jika saya dapat membuat oranglain tersenyum dan bangga dengan diri saya. Dan yang harus saya lakukan untuk memperoleh kebahagiaan tersebut adalah dengan berusaha, kerja keras dan berdoa.
2.          Keyakinan saya untuk mempunyai kehidupan yang bahagia sangat besar (100%). Seperti yang saya jelaskan diatas, saya selalu berdoa, berusaha dan bekerja keras untuk memperoleh kebahagiaan. Dalam perjalanan hidup saya, saya selalu berfikir untuk menjalani sesuatu, jika saya tidak nyaman dengan hal tersebut maka saya lebih baik tidak menjalaninya. Buat apa hidup jika hanya memberi luka dan rasa kecewa karena kembali ke prinsip hidup saya tadi bahwa hidup hanya untuk mencari kebahagiaan. Jadi apapun yang saya lakukan saya selalu berfikir agar nantinya saya memperoleh kebahagiaan. Cara untuk memperoleh kebahagiaan adalah selalu mengingat bahwa tujuan hidup adalah ibadah. Dengan begitu Insya Allah hidup saya lebih tentram dan damai.
36.       
Dari: Hana Novie <hana_novie@yahoo.com>
Dikirim: Kamis, 26 September 2013 7:56
 
1.          Hdup adalah ketika kita dapat membuka mata dipagi hari, dan masih mempunyai kesempatan merasakan kesejukan air . hidup adalah ketika kita dapat merasakan hembusan angin yang masih dapat kita nikmati untuk menghirupnya dalam-dalam, hidup adalah ketika kita massih dapat menikmati  hal-hal kecil yang ada di sekeliling kita seperti tiupan angin pada daun, debu yang tertempel di ambang pintu, burung yang berkicau diatas pagar rumah, orang yang tertawa, orang yang berdecak, orang yang bersedih, orang yang terkagum. Hidup adalah ketika kita sedih masih ada orang yang berda disamping kita untuk menenangkan kita, begitupun ketika kita bahagia ada orang juga ikut merasakan kebahagiaan yang kita rasakan. Hidup adalah ketika kita bisa menikmati hari dengan senyuman dan selalu dapat membagikan nya kepada setiap orang disekeliling kita, memberikan manfaat bagi mereka, hidup adalah cara untuk selalu berusaha menjadi pribadi yang kreatif, gaul, dan juga santun. Dengan cara selalu melakukan pekerjaan yang kecil maupun besar dengan menggunakan cinta yang besar.
2.          Kenyakinan yang bisa saya rasakan untuk memiliki hidup bahagia baru saya rasakan di umur saya saat ini 60% saya bisa memandang bahwa kehidupan yang ke depan saya akan bahagia, karena masih banyak yang harus saya lakukan, masih banyak yang saya berikan, masih banyak mimpi yang belum dapat diraih, tapi yakinilah Allah selalu memberikan kebahagiaan menurut tipe manusia masing-masing, saya bersyukur orangtua saya dapat memberikan bekal untuk saya  berikan kepada calon anak saya kelak, terus berjalan dan terus mengasah bakat dan kemampuan, yakini bahwa kesempatah akan datang berkali-kali dan bagaimana sikap saya untuk mengambil kesempatan yang ada. Kehidupan bahagia akan tercipta jika kita meyakini bahwa kehidupan bahagia itu akan mendatangi kita.
37.       
Dari: Busyron chudlori <busyronc@gmail.com>
Dikirim: Jumat, 27 September 2013 20:01

1.          setiap insan diciptakan mempunyai rasa & karsa untuk hidup dan berinteraksi dengan sesamanya..hidup sekali hidup lah yang berarti..khoirunnasi man anfa'uhum linnasi " sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat untuk orang lain"
2.          saya yakin akan hidup bahagia & membahagiakan orang lain,




















































Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved