SD AL-IRSYAD 02 PURWOKERTO MEMBINCANG “KELUARGA
INSPIRATIF”
Hari
ini, Jum’at 18 Mei 2019, SD Al Irsyad Al Ismaiyyah 02 Purwokerto menggelar salah
satu amaliyah Ramadhan 1440 H, yaitu buka puasa bersama. Disamping dihadiri oleh Kepala sekolah, manajemen dan Ustadz/Ustadzah SD Al Irsyad Al
Islamiyyah 02 Purwokerto, agenda ini juga dihadiri oleh Ustad Qohin mewakili LPP Al Irsyad; Ustad Galih selaku Kepala
Sekolah SMA Al Irsyad; Ustad Drajat selaku kepala Sekolah SMP Al irsyad; Bapak Arif selaku Ketua Komite dan segenap pengurus
Komite Inti; Pengurus Komite Level I sd VI, perwakilan orang tua/wali murid siswa/i
dan beberapa ustad yang sudah memasuki masa purna tugas alias pensiun. Agenda
ini tergelar di Aula Gedung I SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto.
Pembacaan ayat suci alqur'an oleh siswa SD AL Irsyad menjadi penanda acara dimulai. Sesudahnya, gilirian Ustad Agus Tardian menyampaikan sambutan dan arahan. agenda talkshow pun
dimulai dan Ustadzah Sulis yang bertindak selaku moderator mempersilahkan Bung
Arsad dan keluarga memasuki panggung Talkshow.
“Ada perasaan khawatir
yang teramat sangat kala mulai menduduki panggung talkshow ini. Perasaan berbeda
demikian nyata dibanding ketika menjalankan peran serupa pada seminar
kewirausahaan, diklat perkoperasian atau lokakarya perekonomian. Backdrop
bertuliskan “keluarga inspiratif” telah menghadirkan beban tanggungjawab yang demikian besar dan
berat. penyematan keluarga inspiratif
pada keluarga saya sungguh menjadikan kami sangat tidak percaya diri berada
didepan para audience. Kami menyadari bahwa keluarga kami masih dalam proses
belajar menjadi insan yang lebih baik
dan juga sedang berusaha menjadi keluarga inspiratif melalui langkah-langkah
kecil yang coba kami budayakan. Ini sebuah kehormatan dan kemuliaan yang
membuat kami gamang. Oleh karena itu, disamping sekelumit testimoni dari dinamika
proses menjalani hidup, kami memanfaatkan moment ini untuk mengajak kita “belajar
bersama” dan “saling menginspirasi”. Dengan demikian, kita akan mendapat hikmah
dan ibrah dari majelis ini serta memperbesar peluang kita lebih mulia dpenilaian Sang Khalik”. Demikian inti prolog
yang disampaikan oleh Bung Muhammad Arsad Dalimunte selaku kepala keluarga.
Hal
senada juga disampaikan oleh Ibu retno
Werdiningsih selaku istri. Beliau menandaskan diri selaku keluarga pembelajar
dan masih harus lebih banyak menimba ilmu. Sebelum Bung Arsad kembali
melanjutkan pengantarnya, berturut-turut Muhammad Rarfiano Dalimunte (putera
ke-2) dan Muhammad Daviano Dalimunte (putera ke-3/bontot) memperkenalkan diri.
Sayangnya, Muhammad Daffa’ Dalimunte selaku anak pertama berhalangan ikut hadir
karena juga ada acara buka puasa bersama yang kepesertaannya tidak mungkin
untuk dibatalkan.
Layaknya
sebuah talkshow, tanya jawab pun berlangsung. Dalam memberikan jawaban, Bung
Arsad dan Bu Retno berkali-kali menyampaikan permohonan maaf setiap kali harus menyampaikan
contih-contoh sederhana. Permohonan maaf ini sebagai penandas bahwa jawaban
yang diberikan semata-mata dalam semangat belajar bersama dan bukan karena riya
atau merasa lebih baik dibanding lainnya.
Acara
talkshow ini pun di score sementara saat azan maghrib
berkumandang pertanda berbuka puasa sudah tiba. Sesudah audience membatalkan puasanya, moderator pun memberikan waktu
beberapa menit bagi Bung Arsad dan keluarga menyampaikan closing statemen.
Materi Presentasi
Waktu
yang terbatas membuat seluruh materi tidak mungki dijabarkan. Oleh karena itu,
untuk memperluas hikmah dan sekaligus mengajak pembaca untuk sama-sama belajar membangun
keluarga inspiratif, berikut disajikan materi presentasi yang disampaikan oleh
Bung Muhammad Arsad, Bu Retno dan keluarga :








Posting Komentar
.