Menggoda Para Calon Apoteker Berfikir “Out of The Box”

Senin, 29 Mei 20170 komentar

Menggoda Para Calon Apoteker Berfikir “Out of The Box”

A. Sekilas Tentang Proses Perkuliahan
Kamis pagi, 30/03/17, kuliah dan diskusi motivasi digelar bagi segenap mahasiswa/i  peserta PKPA (Praktek Kerja Program Apoteker)  di lingkungan RSUD Margono Soekarjo Purwokerto. Mereka berasal dari beberapa kampus, yaitu Univ. Achmad Dahlan (UAD), USB, STIFAR, UMP Purwokerto, UII Yogya dan UGM Yogya

Pertemuan kali ini tidak membahas tentang obat atau ha-hal yang berhubungan dengan profesi farmasis dan Apoteker secara teknis. Pagi ini segenap peserta kuliah digoda untuk berfikir “out of the box”. “Profesi apoteker bukanlah sekedar persoalan sakit dan obat penyembuh, tetapi juga persoalan pertolongan kemanusiaan yang harus dilakukan dengan sepenuh hati”. Kalimat ini merupakan bagian pertama yang dipilih untuk menggoda  dengan harapan segenap calon apoteker ini berfikir lebih luas. Tidak ada yang mau jatuh sakit dan kemudian harus berurusan dengan persoalan kesehatan, namun kala sakit itu benar-benar datang biasanya semua direlakan demi kesembuhan. Pertanyaan menariknya adalah, “apakah kerelaan mengorbankan apapun demi kesehatan” dipandang sebagai peluang yang kemudian dimobilisasi demi mendulang akumulasi margin ?. Tanya ini mencoba meng-connect- kan antara margin harga dengan moralitas & rasa kemanusiaan. Banyak lagi kalimat-kalimat pemantik yang coba disampaikan kepada seluruh peserta dengan harapan akan meng-inspirasi cara pandang yang lebih komprehensif tentang apa yang dikerjakan insan berprofesi seorang apoteker.

“Tidak ada hasil luar biasa dari cara biasa”, kalimat ini menjadi pembuka pada bagian motivasi. Kalimat ini dimaksudkan untuk menalar datangnya capaian dan sekaligus membangun kebesaran jiwa atas hasil akhir dari sebuah usaha. Disamping itu, hal ini juga untuk memacu adrenaline kreatif dan semangat juang untuk segera merenda karya walau berawal dari hal kecil sekalipun. Peserta pun disarankan untuk lebih cerdas dalam memanfaatkan waktu sehingga tergerak memaksimalkan energi bagi pembentukan kebaikan-kebaikan baru. 


A. Manakar Respon
Dipenghujung, para peserta dimintai pendapat tentang respon atas pegelaran kuliah semacam ini. Tanya ini juga bagian dari cara mengukur efektivitas dan ketercapaian target. Mereka diminta meng-email kan dalam waktu 2x24 jam dan menggunakan bahasa keseharian yang mereka sehingga jauh dari kesan kaku dan formal. Hal ini juga bagian dari cara untuk  mendapati jawaban yang jujur dari benak mereka masing-masing. 



Menurut saya kuliah dgn bapak menyenangkan. Saya bisa menangkap apa yg bapak sampaikan dengan mudah, bahkan beberapa hari setelah kuliah bapak banyak kata2 yg masih saya ingat tanpa harus saya berusaha mengingatnya. Hehe

Saya ingin menjawab pertanya bapak mengapa tidak ingin ikut dengan bapak dgn gajih 30 jta. Yg perta karena saya tidak ingin menjadi kariawan yg di gajih 30 juta, tp saya ingin berposisi sebagai pemberi gaji 30 juta pada karyawan. Saya yakin bisa mendapatkan kebahagian yg lebih dari sekedar kebahagian mendapat gajih 30 juta jika saya memulainya dari bawah. Seperti yg bapak bilang biar saja org memulai dari lantai 2, biarkan saya memulai dari lantai terdasar, tapi saya punya keyakinan ada nilai lebih yg saya bisa dapatkan. Dan memang mungkin belum bisa diraih dalam 1 atau 2 tahun ini tapi saya yakin bisa. 

@Albi..Trimas atas email dan apresiasinya. Menarik reason yang anda sampaikan tentang penolakan gaji Rp 30 juta, itu mendakan karakter wirausaha yang kuat. Semoga hal ini akan terus menjadi penyemangat Njenegan dalam menggapai impian dengan ketekunan berproses dan kesabaran terhadap segala dinamika yang pengikuti perjalanannya. Sukses elalu dan teruslah bersemangat..mari saling mendoakan...!!! 

Kuliah yang menurut saya sangat memotivasi kami para mahasiswa, membuka jalan pikiran, meningkatkan keberanian untuk menggila dalam mencapai kesuksesan kami. Saya sudah mencoba untuk memulai usaha Pak, mencoba memberanikan diri mengambil resiko sebagai pengusaha di tengah kesibukan sebagai mahasiswa Farmasi. Belajar mengenal kulit sapi dan berbagai macamnya. boleh jika Bapak berkenan melihat produk saya bisa dilihat di instagram alula_books. saya membuat sebuah buku dari kulit sapi asli dengan kertas bookpaper di dalamnya yang bisa diisi ulang ketika sudah tercoret semua lembarnya. terima kasih Pak.

@ Ajeng : thanks dah ber-email. Seneng mengetahui ajeng tlah memulai sebuah karya dengan keberanian mengambil resiko. Sunggu karya ajeng memiliki ke-khasan yang menjadikannya lebih marketable. Berharap suatu waktu bisa melihat bagaimana karya itu terus tumbuh dan berkembang sehingga memberi dampak luas pada lingkungan dan banyak orang...Salam juang dan semangat selalu.........mari kita saling mendoakan

  1. Pendapat saya tentang kuliah ini adalah baik, karena menurut saya kuliah bapak sangat bermanfaat untuk kami calon2 apoteker agar kami juga mempunyai sisi kemanusiaan dan tidak hanya berfokus pada obat.
  2. Yang saya ingin katakan pada bapak adalah terimaksih karena telah membuka pikiran saya, membuat saya berpikir untuk menjadi apoteker yang "ga biasa-biasa aja". Oya pak, saya salah satu volunteer disalah satu lsm dalam bidang rehabilitasi narkoba di purwokerto. jika bapak ada waktu silakan mampir kerumah kami.. :-) Sekali lagi, terimakasih.. :D

@ Rany: trims dah menjadi bgian dari pekuliahan dan juga ber-email, semoga menginspirasi perluasan makna berdimensi kepeduliaan terhadap persoalan2 kemanusiaan. Saya juga seneng mengetahui anda merupakan seorang voluenteer Rehabilitasi Narkoba. Pelibatan diri pada ruang itu akan mendorong kepedulian yang terus berulang dimana akan banyak generasi terselamatkan dari penyakit berbahaya satu itu. Semoga saya berkesempatan mampir...Amin     

Menurut saya sangat baik dan positif sekali mendapatkan kuliah seperti ini. Saya yang awalnya hanya berpikir bahwa Profesi Apoteker melulu tentang obat
 @ Alfina...thanks atas apresiasinya da berharap menumbuhkembangkan semangat memperluas makna apoteker yang tidak sekedar persoalan obat, sakit dan sembuh. Semoga semakin tertantang untuk menciptakan kebaikan2 baru yang inspiratif...amin

Kesan kuliah kemarin biasa saja,  Namun berkesan :)
@ Farizky : trims atas responnya yang singkat tapi asik...sukses selalu dan mari saling mendoakan..amin

1.      Kuliah seperti bapak kmarin sampaikan ituu bagus pak, keren, gila, bahkan kelas nda jelas seperti ini tuu haruanya nda cuma di akhir pertemuan margono ajaa pak, harusnya tiap hari, supaya pikirannya selalu terbuka akan cara cara gila untuk meraih yg namanya sukses.. 
2.      Pak bagaimana membangun rasa percaya diri itu pak, dan cara menjaga rasa percaya diri ituu agar tidak kebablasan pak, alias nni takut dikira sombong atau bahkan sok kenal sok dekat,,, 
@Dewi : trims atas respon dan perkenananya berkirim email..semoga kejelasan tertemuka diketidakjelasan itu sendiri. Biarlah hanya sekali, merasa kurang adalah awal kreativitas untuk mencukupkan dengan cara yang dewi yakini. Semoga, sukses dengan kegilaan yangtercontrol dan terkendali..amin. 
Tentang membangun percaya diri....ke-pernah-an adalah sumber percaya diri. oleh karena itu, perbanyak-lah kepernahan sehingga lebih banyak referensi dalam diri untuk melakukan banyak hal sampai pada titik tertentu dewi akan terbiasa dengan ragam suasana dan dinamika hidup. Jaga niat baik dalam melakukan apapun termasuk untuk meningkatkan statistik ke-pernah-an, sebab keterjagaan niat akan mengontrol percaya diri tidak terjebak dalam kesombongan atau kepongahan..selamat mencoba dan semoga kita sukses selalu...amin    

sangat bermanfaat, menambah wawasan terutama untuk menghadapi masalah dengan tenang, tidak panik dan tidak mudah putus asa. Saya rasa kuliah seperti ini harus dipertahankan untuk mahasiswa PKPA berikutnya dan kalau bisa waktu untuk kuliah semacam ini ditambah.
 @ Beni : trims atas email dan apresiasinya..ketidakputus-asa-an adalah symbol semangat utnuk terus berproses dalam liku langkah dalam menggapai cita. Semoga kita sukses selalu ya..amin

Kuliah hari ini menurut saya unik soalnya jarang banget dapet kuliah yang materinya kaya ngasi motivasi gitu, nambah pengetahuan kalo seorang anak dilahirkan itu berharga banget gak ternilai lah pokokknya, kalo dirupiahin banyak banget sampe heran sendiri bisa yaa orang tua kita ngehidupin biaya kita dari lahir dengan uang yang gak sedikit.
@ Herlin : thanks dah beremail dan seneng bisa menjadi bagian dari perkuliahan yang menyemangati. Semoga pemahaman kehebatan orang tua yang senantiasa berjuang  yang terbaik bagi anaknya bisa menjadi inspirasi semangat untuk membahagiakan mereka…amin

Tema mengenai potitioning yg diberikan sangat penting menurut saya untuk mengingatkan kita mahasiswa  kepada tujuan utama menempuh pendidikan adalah agar bermanfaat bagi banyak orang dan bernilai "jual" untuk memajukan potensi diri.
@ Nabilah : trims atas emailnya...mem-posisikan diri adalah sebuah seni hidup untuk mendefenisikan diri kita di bentangan bumi ciptaan Tuhan yang luas ini.  Teruslah mencoba hal2 baru yang sekiranya membuat "nilai diri  berbasis kapaitas" mengalami peningkatan yang signifikan........sukses selalu ya     

Saya Nia, mahasiswa PKPA Margono dari UGM. Menurut saya, kuliah motivasi penting diberikan di sela-sela kegiatan perkuliahan karena dapat memberikan suntikan semangat dan membuka pandangan para mahasiswa. Melalui kuliah yang bapak berikan, saya semakin sadar bahwa kesuksesan seseorang tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademisnya, namun juga dipengaruhi oleh softskill yang dimilikinya dan jaringan yang mendukungnya. Setiap orang memiliki 24 jam yang sama setiap harinya, hanya saja pemanfaatannya yang berbeda. Jika mau hasil yang berbeda, harus memakai cara yang berbeda. Jika mau hasil yang lebih besar, harus mau berusaha lebih keras.
@ Nia : Trims atas responnya yang menitik tekan pada persoalan fairness dimana selalu ada hasil berbeda dengan cara yang tidak biasa. Semoga menjadi prinsip hidup yang menginspirasi banyak hal, mulai dalam urusan profesi maupun dalan ruang-ruang kehidupan keseharian...sukses selalu..amin


assalammalaikum pak. Horas.. Terimakasih untuk kuliah yang kemarin pak. Pendapat saya tentang kuliah yang tidak jelas ini. Banyak tokoh Indonesia telah saya pelajari perjalanan hidup mereka mulai dari pejabat hingga pengusaha. Bagaimana seorang Harry Tanoesoedibjo memulai usahanya hingga membangun koorporasi yang begitu besar. Bagaimana seorang Chairul Tanjung si anak singkong memulai usahanya hingga mengakuisisi banyak perusahaan besar. Bagaimana seorang Erick Thohir mampu menjelajah bisnin di dunia olahraga internasional. Bagaimana seorang Sandiaga Salahudin Uno yang di PHK oleh perusahaan tempat ia bekerja bangkit dna membangun perusahaan hingga mempekerjakan 30.000 karyawan. Bagaimana seorang Ahok seorang keturunan Tionghoa yang minoritas di Indonesia mampu mengembangkan dirinya di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang begitu kompleks. Bagaimana seorang Joko Widodo seorang pengusaha Meubel menjelma menjadi orang nomor wahid di Indonesia. Dan masih banyak lagi kisah-kisah tokoh lain yang menginspirasi lainnya. Satu hal  yang menjadi kesimpulan saya dari cerita tokoh-tokoh besar tersebut yaitu cara mereka berfikir mengambil setiap kesempatan sekecil apapun untuk berkembang. Mereka berpikir bahwa kesempatan tidak ada yang besar dan tidak ada yang kecil, yang ada hanyalah KESEMPATAN HARUS DIAMBIL. Kuliah ini memang soelah-olah tidak jelas namun dibalik ketidak jelasannya itu membuat kita sadar bahwa kita memang tidak jelas dalam menjalani kehidupan kita. Banyak pertimbangan-pertimbangan kita dalam mengambil keputusan yang membuat kita terus berputar dalam zona nyaman sehingga tidak ada ekspansi, pergerakan maju yang kita lakukan. Banyak hal yang kita tidak pertimbangkan dalam hidup ini ternyata itulah yang membuat langkah kita tidak bermakna. Kuliah ini menyajikan banyak kebaruan dan kegilaan dalam mengambil sikap. Sebagai contoh kutipan kata kata bapak “Tidak ada hasil yang luar biasa dicapai dengan usaha yang biasa”. Saya baru menyadari bahwa hasil tidak akan pernah membohongi proses. Pada intinya kuliah ini menambah referensi saya dalam menjalani kehidupan sehari hari terutama memandang profesi saya sebagai seorang farmasis yang baik itu seperti apa.
@ Sahid..trims atas respon kerennya, saya sepakat dengan prnsip ” setiap kesempatan harus diambil” sehingga melahirkan sesuatu yang tadinya belum ada menjadi ada. Dengan demikian, kian waktu kian terbuka peluang ketersajian karya yang tidak hanya membuat kita menjadi pribadi mandiri, tetapi juga menjadi pribadi yang bermakna bagi sesama...sukses selalu ya..Amin


Ini bukan kali pertama saya mengikuti materi motivasi seperti yg bapak sampaikan. Saya selalu terkesan dg motivasi-motivasi yg diberikan. Sesaat terbangun semangat untuk bermimpi yg tinggi, dan ingin untuk mewujudkannya. Namun setelah itu terlintas difikiran saya mungkinkah saya bisa mewujudkan mimpi saya? Pantaskah saya untuk beemimpi seperti itu? Dan akhirnya saya bergumam dlm hati "sudahlah jalani saja, kalau mimpi itu rejeki saya pasti akan saya dapat, kalau bukan ya berarti itu belum baik untuk saya". Mungkin saya masih takut untuk menjadi "gila" seperti yg bapak ceritakan, namun saya masih berani bermimpi, bukan kah bermimpi itu halal saja, benar kan pak? Hehe
Terimakasih untuk motivasi yg bapak berikan, setidaknya terbangun kembali motivasi saya untuk berani bermimpi dan kembali semangat untuk meraih mimpi saya.  
@ Icha....trims atas emailnya. memilih "cara biasa" atau "cara gila" adalah persoalan pilihan saja. Jadi, tidak perlu ada beban harus memilih gila sebagaimana tidak ada yang salah ketika memilih cara biasa. Pasrah bukan berarti tidak berbuat apa2, sebab pasrah adalah langka terakhir sesudah usaha dan doa di integrasikan. Semoga keberanian bermimpi mendorong keberanian-keberanian berikutnya...sukses selalu dan tetep semangat ya..........
  
1. Apa pendapat anda tentang kuliah pada tanggal 30 Maret 2017 ?
Acara kemarin berkesan bagi saya. Saya dapat ilmu baru dan semangat baru untuk berubah menjadi lebih baik ke depannya. Saya belajar bahwa untuk menjadi seorang apoteker harus mengutamakan aspek kemanusiaan, tapi harus diimbangi juga dengan kapasitas diri yang cukup. 
2. Lain-lain
Acara kemarin menjadi semacam pemantik bagi saya agar bisa keluar dari zona nyaman saya untuk berani mengambil resiko dalam menghadapi sesuatu dan berani melakukan hal-hal yang antimainstream agar mendapatkan hasil yang tidak biasa juga. Saya akan mulai lebih giat belajar untuk memantapkan kapasitas saya menjadi seorang apoteker. Saya mau memulai dengan membuat jadwal belajar harian. Saya harus berusaha memperbanyak berteman dengan orang lain untuk memperluas jaringan sebagai salah satu upaya untuk menciptakan peluang. Semoga semangat yang baru ini bisa terus terjaga sampai mendapatkan hasil yang maksimal, amiiin.
@ Aprina..semoga email ini tidak mengganggu apriina yang sedang giat belajar meningkatkan kapasitas diri.Keep contact sebagai bagian dari menjaga jaringan dan juga mendorong keterlahiran ragam peluang. Sukses selalu, semoga antimanistream tetap dalam kendali kenormalan adrenaline agar karya2 hebat mewujud dari tangan dingin seorang aprina..amin

 Kuliah yang pak Arsyad berikan cukup menarik karena dapat menambah motivasi bahwa kesuksesan sebenarnya dapat diraih oleh berbagai kalangan tergantung kita memaknai sukses itu seperti apa 
@ Shella : trims atas emailnya..semoga miotivasi yang terbangun terus terpelihara, tumbuh dan berkembang....amin


Saya ”S” 
Untuk materi kemarin yang bapam telah sampaikan sangat menginspirasi dan memberikan motivasi kepada saya kalau apoteker itu mainsetnya bukan tentang keuntungan pribadi tapi memberikan keuntungan terhadap orang lain,, saya dulu sempat berfikir bahwa yg ada di kepala saya hanya omset terhadap pribadi sndiri, tetapi setelah saya pikir dan di beri pelajaran waktu kuliah kemaren saya langsung ingat terhadap pasien yang jauh2 datang dari berbagai kota ke margono hanya untuk dapat berobat dan sembuh,,, 
Dan betapa mulianya pekerjaan seorang tenaga kesehatan salah satunya apoteker yaitu dapat membantu seseorang supaya org tersebut dapat tersenyum dan bahagia kembali dari sakit yg dideritanya. Makasih  banyak pak untuk kuliah yg kemarin disampaikan.
@ S (inisial atas permintaan sendiri)...alhamdulillah kalau terjadi perluasan pemaknaan tentang profesi apoteker. Apalagi terbangun juga kepedulian dan emphati bagaimana setiap pasien berjuang untuk bisa sembuh dan mengorbankan banyak hal untuk itu. Sukses selalu ya mas....mari saling mendoakan..amin


saya sering sekali pak, ikut acara yg bapak bawakan semacam ini. menyampaikan motifasi dan memberikan gambaran pemikiran baru agar dapat berfikir apakah pemikiran yg sekarang dirubah atau tidak. bagi saya acara seperti ini menarik dan perlu. sebab menurut saya yang namanya istikomah dalam suatu hal itu sangat lah susah. kadang semangat menggebu2, suatu ketika semangat bisa meredup. disinilah peran acara sepeti ini. Bapak sepertinya sangat berbakat dalam menyampaikan sesuatu secara runtut dan terkontrol. saya merasa pingin belajar pak. Hehehe
@ EKo : trims atas emailnya dan berharap semangat itu tidak pernah pudar.  Teruslah mengibarkan karya2 inspiratif. Oh ya..terima kasih juga  dah menilai saya ber-bakat walau saya bukanlah seorang tokoh motivator..saya hanya pembelajar yang terus berproses…selalu berusaha belajar pada setiap momen termasuk saat bersama kalian…sukses selalu untuk kita semua…amin

Maaf baru sempet kirim pak  dan maaf juga pak mungkin jawabannya ikut nggak jelas karena kuliahnya saja tidak jelas pak...... hehehehehe
  1. Apa pendapat anda tentang kuliah semacam ini?. Menurut saya kuliah semacam ini sangat memotivasi untuk kami semua mahasiswa PKPA 2017 terutama diri saya supaya berpikir lebih cerdas, berpikir sesuatu yang baru dan supaya bisa lebih menghargai diri saya sendiri.
  2. Yang ingin saya katakan yaitu "BERBEDA". Berbeda dari yang lain bukan berarti membandingkan dengan yang lain tapi perbedaan itulah yang membuat diri kita terlihat lebih ISTIMEWA. Mungkin begitu saja pak sekali lagi maaf ya pak kalau tidak jelasssss...
 @ Uswatun di ketidakjelasan yang mulai akud...hehe..

ALhamdulialah kalau membuat merasa lebih cerdas. Artinya, akan ada capain2  baru yang akan terlahir sebagai bua pembacaan dan percaya diri versi baru. Apalgi, keinginan menjadi pribadi yang istimewa begitu kuat. Tidak sabar mendengar atau mendapati karya2 hebat buah tangan dingin dari seorang Uswatun..tetep semangat dan sukses selalu..................amin..........
Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved