SUKSESKAH KETIGA “BOCAH ILANG” ITU COME BACK?

Jumat, 29 April 20160 komentar



SUKSESKAH KETIGA “BOCAH ILANG” ITU COME BACK?

Kring....telepon itu berbunyi saat mau memasuki ruangan setelah menunaikan sholat Jum’at. Dilayar tertera nomor yang belum ter-save di phone book HP. Namun tak angkat saja, siapa tahu ada hal penting yang memang memerlukan tindak lanjut. Satu nama yang ramah ditelingaku disebutkan diawal pembicaraan. Ternyata, tiga pemain bola yang biasa nangkring di line up Persibas ingin ketemuan. Saya sudah bisa tebak tentang apa pembicaraan yang akan berlangsung mengingat 2 (dua) jam sebelumnya sudah dikabarkan oleh salah satu direksi PT Persibas Banyumas. 


Setengah jam berlalu, salah seorang rekan kerja mengabarka kalau ada 3 (tiga) orang tamu yang ingin bertemu. “Tunggu 5 (lima) menit ya, gi ketanggungan nich”, jawabku. Tok..tok..tok...akhirnya ke 3(tiga) pemain Persibas ini memasuki ruangan. Ketiga wajah ini tampak tidak sepercaya diri biasanya. Tak kudapati kegagahan serupa saat mereka berseragam Persibas atau sedang menghadang lawan yang lincah menggiring bola. “Ini permulaan yang baik”, fikirku.      

Untuk memecah suasana, ku stel musik romantis dan kemudian bertanya apakah ketiga pemain ini mau minum dingin atau panas Tawaranku untuk makan siang juga disambut mereka yang kebetulan belum sempet makan siang sesudah Jum’atan. Sambil melahap makan siang bersama, sesekali aku melempar tanya ringan untuk menghilangkan ketegangan di raut wajah ketiga pemain ini.

Hmmm...permohonan maaf serius dan amat sangat mengalir dari ketiga pemain ini. Mereka tidak menduga kalau kepergian mereka memperkuat salah satu klub di Jawa Tengah telah menimbulkan opini dan persoalan yang rumit di lingkungan Persibas khususnya supporter setia. Aku menjelaskan bahwa banyak fans/supporter  yang kecewa atas langkah yang mereka ambil. Banyaknya complain telah menjadikan ini persoalan serius dan bahkan sempat menjadi bahasan di satu rapat Direksi dan Jajaran Pengurus. “Maksud hati sebenarnya hanya menjaga kebugaran sehingga stamina tetep terjaga”, demikian pengakuan salah satu dari mereka.

Kesempatan ini dimanfaatkan untuk memberikan nasehat pada mereka tentang pentingnya loyalitas dan integritas sebagai seorang pemain bola. Ditandaskan bahwa dari seorang pemain bola itu juga diperlukan sikap dan mental bijak sehingga kecintaan dan kekaguman fans senantiasa terjaga. Untuk itu, bertindak gegabah merupakan hal yang bisa mencederai citra diri dan juga hilangnya apresiasi banyak orang. Ketiganya meng-iyakan semua nasehat dan kemudian berjanji tidak akan mengulangi kesalahan serupa yang justru bisa merusak masa depan mereka selaku pemain bola dan juga memusingkan manajemen club.

Dipenghujung pertemuan, permohonan maaf diterima dengan catatan tidak akan mengulangi kesalahan serupa dan akan memperbaiki sikap dan mental sebagai pemain bola. Namun demikian, ditekankan bahwa bukan berarti secara otomatis mereka akan masuk skuad persibas di event TSC. Manajemen akan membicarakan kelanjutannya bilamana pelatih memang memerlukan kehadiran mereka dalam tim. Sebab, kalau urusan siapa saja pemain yang akan masuk dalam skuad Persibas, sepenuhnya menjadi kewenangan pelatih. Kalau Pelatih sudah setuju, baru manajemen membicarakan tentang kontrak. Tak lama berselang, hal serupa ditandaskan kepada Sang Pelatih Coach Putut via telepon. 
Kudapati wajah-wajah itu kembali ceria. Kudapati lagi mereka dalam aura yang seperti biasanya. Mereka pun berpamitan untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini dengan Coach Putut selaku Pelatih Kepala Persibas Banyumas di event TSC ini.

Apakah mereka pasti diterima kembali?. Belum ada yang bisa memastikan dan sangat bergantung pada seberapa jauh perform mereka menunjukkan kelayakan untuk bisa tampil. Persoalannya adalah TSC akan digelar 3 (tiga) hari lagi dan tentu ketiga pemain ini harus berjuang keras mendapatkan tempat di Skuad Persibas.

Menarik untuk menunggu apakah comeback-nya ketiga pemain ini akan semulus harapan mereka. Data statistik menunjukkan mereka bertiga adalah pemain yang sangat sering masuk dalam starting eleven. Tapi apakah itu menjamin semua akan berjalan mulus?. 

Semua tanya akan berjawab dalam waktu yang tidak terlalu lama...Bravo Persibas......!!!!!    
Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved