KETIKA AIR MATA & TANGIS BAHAGIA PECAH DI AGENDA AKHIRUSSANAH SD AL IRSYAD ALISLAMIYYAH 02 PURWOKERTO

Sabtu, 22 Juni 20190 komentar


KETIKA AIR MATA & TANGIS BAHAGIA PECAH DI AGENDA AKHIRUSSANAH SD AL IRSYAD ALISLAMIYYAH 02 PURWOKERTO

Prosesi Wisudawa/ti

Sebenarnya, ini bukan untuk pertama kali menghadiri “Akhirussanah dan Wisuda” di lingkungan Al Irsyad Al Islamiyyah, namun tetap saja selalu  mendatangkan perasaan sama, riang, gembira dan haru. Bahkan, suasana dan sebagian besar item acara meluluhkan rasa yang membuat bulir air mata tidak bisa tetap di kelopaknya.  Selalu ada rasa decak kagum bercampur haru ketika para wisudawan/i tampil menyajikan kebolehannya.  Pilihan musik dan lagu yang dikumandangkan pun membangunkan suasana sakral nan magis serta mempengaruhi psikologis setiap orang
tua/wali murid yang hadir mendampingi dan menyaksikan putera/i nya di wisuda. 

Lantunan Lagu maulana berikut tarian yang diperagakan anak-anak level  I yang masih begitu imut mengiringi segenap peserta wisudawan/i  memasuki ruang prosesi wisuda dengan penuh semangat dan khidmat. Seketika berinding saat mendapati segenap wisudawan/i saat mereka duduk ber-shaf rapi dengan seragam lengkap.   

Lantunan  ayat suci penanda dimulainya acara pun mengheningkan suasana. Kagum mendapati seorang siswa mengalunkan firman Tuhan tanpa text alias hafalan. Subhanallah, sungguh menyejukkan hati dan negitu meng-energi spiritualitas.  Alunan Lagu Indonesia raya yang dinyanyikan dengan serentak  oleh semua yang hadir pun sukses me-refhresh perasaan kebangsaan.

Saya berdiri disini merasa senang dan terharu.  Di satu sisi anak-anak sudah waktunya di lepas karena sudah berhasil melewati masa pendidikan dasar dengan capaian luar biasa.  159 (seratur lima puluh sembilan) peserta didik dinyatakan lulus seratus prosen.  Perasaaan haru dan sedih juga mengedepan,  mengingat mem-bersamai selama 6 (enam) tahun yang penuh dinamika memberikan pelajaran tentang arti cinta,  kasih sayang ,kesabaran, kebijaksanaan dan bagaimana menjaga amanah dari para orang tua/wali murid  Sungguh ini bukan hal. Sungguh semua ini  tak mudah bagi kami untuk men-sudahi kebersamaan. Oleh karena itu,  kami berharap seluruh siswa/i  tetap mengamalkan ilmu yang sudah diajarkan semasa di SD. Juga berharap segenap siswa/i berkenan untuk terus mendoakan para Ustadz ustadzah. Demikian juga jalinan silaturrahmi diharapkan terus terjalin di berikutnya”, Ungkap Ustad Tardian Kepala Sekolah SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto di pembukaan sambutannya.     

Hasil USBN untuk periode ini sangat membahagiakan dan membanggakan. Rata-rata nilai mata pelajaran Bahasa indonesia 8.29, Matematika  83.5  dan  untuk IPA 89.  Disamping itum Sd Al Irsyad 02 juga menduduki mendapatkan rangkin II untuk Korwilcam Purwokerto Timur.  Secara individu, siswa SD Alirsyad 02  menduduki rangking II se Kab Banyumas dengan total nilai 289.5. Satu hal yang menjadi kebanggaan kita bersama, 4 (empat) siswa masuk dalam peringkat 10 besar di kabupaten banyumas dengan jumlah peserta USBN sekitar 20 ribu siswa/i.  Capaian ini merupakan hasil kerjasama segenap stake holder, yaitu:   para ustadz,  orang tua/walimurid, manajemen sekolah , Yayasan Al Irsyad  dan ketekunan para siswa/i. “Capaian ini menjadi pondasi untuk melanjutkan pendidikan pada level berikutnya.  Semoga mereka menjadi anak-anak yang sholeh dan  menjadi pemimpin-pemimpina yang amanah dan mencerahkan kehidupan dan peradaban di kemudian", tegas Agus Ustadz Ardian,S.Pd.I  

Di penghujung sambutanya,  kepala sekolah berpesan kepada seluruh widuwan/ti: (i) jauhlah perbuatan syirik; (ii) teruslah berpedoman pada agama dalam keseharian hidup; (iii) Senantiasa berbuat baik kepada orang tua; (iv)  Dirikanlah sholat & sabar atas segala cobaan, amar makruf nahi mungkar & Berakhlak yang baik dan; (v) jadilah hamba-hamba Allah SWT  yang senantiasa tawadduk dan merendahkan diri di hadapan Allah.

Mewakili LPP Al Irsyad Al Islamiyyah,  Ustad Tristiyadi juga menyampaikan selamat dan sukses kepada manajemen,  ustdz/ustadzh, mukallimah atas kesuksesan. Beliau juga menyampaikan tentang kemuliaan profesi seorang guru dan senantiasa memproleh pahala ketika para siswa/i mengamalkan apa yang diajarkan. Beliau juga berpesan pada segenap orang tua/wali murid  wisudawan/ti bahwa ada 3 perkara yang tak pernah putus manfaatnya, yaitu ; (i) Sedekah  jariyah; (ii) Ilmu yang bermanfaat dan (iii) Doa anak yang soleh. Di penghujung sambutannya, Ustad Tristiyadi berpesan kepada segenap wisudawan/ti; (i) jangan lupa menjaga dan mengalamlkan pelajaran dan nasehat yang sudah diajarkan; (ii) rajin membaca dan mengamalkan alquran dan; (ii) jangan lupa senantisa menjaga dan meningkatkan Ketaqwaan. 

Penampilan super keren Group Akapela dari para Ustadz SD Al Irsyad 02 sungguh penghibur dan mengundang decak kagum. Mereka mengalunkan lagu tanpa diiringi alat musik. Disaat sebagian melantunkan lagu dan sebagian lainnya  menirukan suara alat-alat musik. “Ini penampilan keren dan terkemas dengan sangat apik”, komentar salah satu orang tua yang kebetulan duduk disebelah penulis. Tak ayal lagi, tepuk tangan riuh mengikuti akhir dari pertunjukan keren ini.  "menghafalkan Alquran tak semudah membalikkan tangan,  perlu kesabaran,  ketekunan dan tidak bolehbosan.  Murojaah setiap hari membangun negeri.. Ramai atau sepi,  siang atau malam hari, ketika sendiri atau ramah,  duduk atau berdiri murojaan tidak pernah berhenti, murojaah sampai mati,  sampai malaikat menjemput nanti." demikian petikan lafal lagu yang syarat dengan pesan spiritual khususnya dalam melafalkan kalam Allah SWT. 

Ibu Dra Kustianingsih MM,  mewakili koordinator wilayah Purwokerto Timur, juga menyampaikan apreaiasinya terhadap prestasi SD Al Irsyad yang selalu juara baik di bidang akademik maupun non-akademik. “Sejujurnya Saya merasa grogi karena berada dihadapan orang-orang hebatdan siswa/i yang keren.  Semoga anak2 yang lulus menjadi anak sholeh,  berbakti pada agama,  bangsa dan negara”, ungkapnya.

Pak Arif selaku Ketua Komite Sekolah SD Al Irsad 02 Purwokerto,  dalam sambutannya menyampaikan selamat atas capaian dan prestasi SD Al Irsyad Al Islamiyyah. Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada para ustadz/Ustadzah, manajemen sekolah dan Yayasan Al irsyad atas segala jerih payah dan perjuangannya dalam mendidik para siswa/i. Beliau mendoakan semua yang telah didedikasikan menjadi satu catatan ibadah yang akan mempertinggi nilai di hadapan Allah SWT.

Penampilan “Ki Dalang A’At” yang diperagakan siswa/i pun luar biasa dan mengundang decak kagum dari segenap yang hadir. Pengangkatan thema “guru profesional” berhasil dikemas dalam pola kreatif dan berhasil mengundang tawa hadirin tanpa mengurangi substansi pesan yang ada di dalamnya. “saya tak habis fikir bagaimana anak sekecil itu bisa memerankan dalang sedemikian kerennya”, ungkap salah satu orang tua wisudawan/ti. Praktek lipsing yang dibawakan oleh bebrapa siswa/i dalam mengawali pegelaran wayang itu pun sukses mengocok perut para audience.  

Ketika Airmata dan Tangis Itu Pun Pecah
Usai prosesi wisuda, masuklah penghujung acara, yaitu bersalam-salaman.  Para ustadz-Ustadzah dan manajemen sekolah baris berdiri didepan menyambut satu per satu orang tua wali murid untuk bersalaman. Ini momen yang sungguh mengharukan. Banyak yang tak kuat menahan rasa haru bercampur bahagia saat acara salaman itu berlangsung, baik dari sisi ustadz/ustadzh dan bahkan . Bahkan beberap orang tua tak bisa menahan tangis  bahagianya sambil berpelukan dan membisikkan “terima kasih” atas segala keikhlasan para ustadz/ustadzah dalam mendidik dan membimbing anak-anak mereka. Beberapa kali antrian salaman terhenti sejenak saat beberapa orang tua bepelukan dengan para ustadz sambil menahan isak tangis.  

Sungguh ini merupakan pemandangan yang begitu membahagiakan sekaligus mengharukan. Disatu sisi tangis para Ustadz/ustadzah merefleksikan ketulusan dalam mengabdi untuk keterbentukan kualitas sebuah generasi, di sisi lainpara orang tua merasa sangat terbantu, khususnya dalam  membentuk dan melatihkan anak untuk menjadi pribadi yang berilmu pengetahuan dan akhlakul karimah.  



Note :
tulisan ini sebagai wujud apresiasi tinggi terhadap segala jeri payah, dedikasi, cinta dan kasih sayang kepada para Ustadz/Ustadzah serta Manajemen Sekolah yang tidak kenal kata “menyerah” dalam mendidik dan melatihkan putera/i kami berproses tumbuh menjadi pribadi yang berilmu pengetahuan dan berakhlak mulia serta solekh/solekhah. Juga sebagai bentuk rasa syukur atas suksesnya putera/i kami yang berhasil menjalani proses pendidikan selama 6 (enam) tahun di SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02. “Bangga dan Bahagia” berkesempatan bersekolah di SD Al Irsyad Al Islamiyyah 02 Purwokerto. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita untuk senantiasa menjaga tali silaturrahmi. Amiiin Ya Robbal ‘Alamin.  

Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved