BAPPEDALITBANG MENGGELAR “KONSULTASI PUBLIK II PENYUSUNAN KLHS RPJMD KAB. BANYUMAS”

Selasa, 11 September 20180 komentar


BAPPEDALITBANG MENGGELAR
 “KONSULTASI PUBLIK II PENYUSUNAN KLHS  RPJMD KAB. BANYUMAS”

Hari ini, Rabu, 12 September 2018, Bappedalitbang Kab. Banyumas menggelar “Konsultasi Publik II Penyusunan KLHS RPJMD Kabupaten Banyumas”.  Agenda ini merupakan rangkaian dari Penyusunan  KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) RPJMD ( Rencana Pembangunan  Jangka Menengah Daerah) Kab. Banyumas. Kalau pada uji publik I fokus untuk menyepakati Isu Strategis,  Uji Publik II kali ini fokus untuk menyepakati rekomendasi hasil perumusan skenaio,.

Disamping OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang relevan, agenda ini juga menghadirkan  Assosiasi-Assosiasi, HIPMI BPC Banyumas , Kadin Banyumas dan lain sebagainya.
stake holder antara lain peguruan tinggi di lingkungan Kab. Banyumas, LSM,kelompok filantropi,

Sebagai satu catatan, prinsip-prinsip penyusunan RPJMD antara lain transparan, partisipastif, berwawasan lingkungan dan lain sebagainya. Oleh karena itu, pegelaran konsultasi publik ini adalah bagian dari transaparansi dan sekaligus menyerap pengembangan ragam gagasan sehingga RPJMD  lebih mencerminkan aspirasi masyarakat dan memiliki rasionalitas ketercapaian.  

KLHS (Kajian Lingkungan Hidup Strategis) merupakan bagian dari referensi dalam penyusunan RPJMD. Untuk itu, disamping bagian dari sosialisasi, pegelaran agenda ini juga diharapkan bisa menyerap aspirasi stake holder. Untuk itu, segenap peserta rapat yang hadir diharapkan partisipasi oprimalnya” Ungkap Pak Eko selaku Kepala Bapedalitbang Kab. Banyumas saat sambutan dan pengarahan.  

Berdasarkan bahan rapat, TPB (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) untuk tingkat kabupaten/kota memiliki 220 indikator. Hal ini menjadi tantangan Kab. Banyumas untuk bisa memenuhi semua indokator tersebut. Dari 220 indikator tersebut, Kab. Banyumas sudah berhasil melaksanakan 91 indikator dalan RPJMD.Banyums juga terus berproses untuk terus meningkatkan kemampuannya memenuhi 220 indikator itu.

Ada 10 (sepuluh) Isu strategis yang dalam perumusannya mereferensi pada capaian, realitas visi dan misi Bupati/Wakil Bupati terpilih, yaitu :   
1.    Pemerataan dan keterjangkauan dan mutu pendidikan
2.    Ketersediaan infrastruktur daerah
3.    Dispartitas pendapatan masyarakat
4.    Pengurangan resiko bencana
5.    Iklim investasi  dan iklim usaha belum mendorong penurunan angka kemisikinan dan pengangguran
6.    Keberadaan  koperasi, industri keci  & menengah belum mendukung perkuatan basis ekonomi kerakyatan
7.    Pengelolaan SDA dan lingkungan
8.    Implementasi dari  Komitmen Pemda  dalam mewujudkan pemerintahan yang baik dan benar
9.    Keterbatasan kemampuan keuangan daerah dalam mendukung pembiyaan pembanunan
10. Pemerataan keterjangkauan jamkesmas.  

10 (sepuluh) isu strategis ini menjadi referensi  dalam mengembangkan ragam gagasan yang  pada akhirnya terkonsep secara komprehensif dalam RPJMD (Rancangan Pembangunan Jangka Menengah daerah) Kab. Banyumas.

Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved