ANDI F NOYA “KICK ANDY” & PERJUANGAN PERSIBAS

Senin, 02 April 20180 komentar


ANDI F NOYA “KICK ANDY”  & PERJUANGAN PERSIBAS


Menarik mencari hikmah dari sebuah perjalanan waktu, setidaknya begitulah yang membenak pada 2 (dua) orang punggawa Persibas Banyumas, yaitu Bung Herry Kristanto dan Sang CEO. Semua berawal tanpa rencana dan surprise ini pun bermula berkat  “durian kampung”, sebuah usaha  yang  tengah ditekuni oleh Bung Herry.  Durian..apa hubungannya?

Singkat cerita, kecintaan Bung Andi F Noya  terhadap durian telah menjadi  inspirasi  kopi darat bersama  Bung Herry  sambil menikmati “durian kampung” disarangnya, Pabuwaran.  Ngobrol  asik keduanya pun kemudian  melahirkan kesepakatan jalan bareng  disepanjang  siang sampai larut malam. Bung Andi, yang  dikenal sebagai presenter acara  fenomenal bertajuk “KICK ANDY” yang  tayang disalah satu TV Swasta  papan atas di tanah air, ternyata tengah melakukan liburan di kota mendoan dan ingin lebih meng-eksplore kota satria ini lebih dalam, khususnya obyek wisata dan tidak ketinggalan tentang pencarian kisah dan insan-insan inspiratif yang sekiranya layak diangkat menjadi sebuah tema. 

Ragam pembincangan pun mengalir disepanjang  ber-kunjung  dari satu obyek ke obyek berikutnya, hingga terungkap fakta kalau  Bung Andi juga seorang  pencinta sepak bola. Bahkan, beliau  memiliki klub binaan usia dini di lingkungan perumahan BSD City, Jakarta. Beliau juga sempat terlibat dalam men-drive ke-monceran Bali United, salah satu klub peserta liga 1 yang ber-homebase di Pulau Dewata. Kepeduliaannya terhadap sepak bola usia dini inipun tergolong sangat keren dan inspiratif. Bersama Bung Peter, salah satu punggawa  persepak bola-an di tanah air, mereka mem-pernahkan beberapa anak miskin berbakat sepak bola  berkunjung dan bahkan berlatih beberapa minggu di home base klub sekelas Manchester United dan juga PSG.  Tentu hal ini menjadi pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan bagi anak-anak  yang rata-rata berasal dari keluarga kurang mampu, seperti pengrajin peti  mati, anak pedagang kaki lima dan lain sebagainya. 

Kepeduliannya terhadap sepak bola  khussunya usia dini ini pula yang kemudian mendorongnya bertanya  pada Bung Herry tentang  klub-klub lokal di Banyamas yang concern melakukan pembinaan sepak bola pada usia dini.  Khawatir salah memberi informasi, Bung Herry pun kemudian berkirim WA kepada CEO Persibas untuk mendapat jawab valid atas hal yang ditanya oleh Bung Andi F Noya. Setelah mencoba berkomunikasi dengan Bung Danan, wakil ketua Persibas, akhirnya sang CEO pun memberikan beberapa nama. Ternyata, Bung Andi masih punya  stock bola dari program “gerakan sejuta bola  yang rencananya akan disumbangkan kepada klub-klub sepak bola usia dini.

Mas..Bisa gabung ke RM Jago Jowo, disini kita sedang ngobrol santai bersama Om Andin, Om Julius dan termasuk Bung Andi lengkap dengan Crew-nya”, demikian inti dari WA Bung Herry saat Sang CEO sedang menjemput anak barepnya  yang sedang mengikuti pelajaran tambahan di SMP Al-Irsyad sekitar jam 20.30-an.  Tak lama berselang, sang CEO pun ikut bergabung dalam kerumunan obrolan santai dengan bintang tamu Bung Andi F Noya.

Membincang Persibas pun mendapat gilirannya. Bung Andi merespon positif tentang  perjuangan Persibas untuk ikut mewarnai kancah persepakbolaan nasional. Tak ketinggalan kisah tragedi Persibas ber-akibat harus turun kasta ke liga 3 terungkap dalam perbincangan yang berlangsung santai ini. Kisah sedih Bali United menjadi juara di Liga 1 pun ikut mengemuka karena adanya kemiripan kisah.

Sebagai bentuk apresiasi dan support moral terhadap semangat dan perjuangan Persibas, Bung Andi F Noya pun menuliskan pesan di kertas putih yang kemudian diabadikan lewat fhoto bersama. Semoga ini menjadi pertanda baik dan juga semangat tambahan saat dimana Tim Persibas Banyumas sedang bersiap-siap bertarung di liga 3  PSSI di medio Juni 2018 nanti.

Apresiasi dan support moral serta endorse Bung Andi ini juga diharapkan menjadi pemantik menguatnya daya dukung masyarakat dan juga semakin mem-buncahkan semangat para loyalis Persibas untuk terus mengawal Perjuangan persibas dimanapun dan kapanpun.
Terima Kasih Bang Andi untuk supportnya”, menjadi kalimat penutup saat beliau meninggalkan tempat pertemuan. 


Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved