KRENOVA TAK BERUJUNG DI PESTIVAL SAJA...

Selasa, 23 Februari 20160 komentar



Krenova Tak Berujung Di Festival Saja...
(Bagian 03..Habis)

Pegelaran lomba dan festival sudah usai. Para Pemenang dan nominasi yang akan diusung menjadi delegasi Banyumas ke tingkat propinsi pun sudah ditetapkan.Acungan jempol layak disematkan pada segenap panitia dan relawan yang bekerja luar biasa. Kinerja hebat mereka telah memberi pesan kuat yang sangat edukatif yaitubagaimana seharusnya menggelar sebuah perhelatan akbar dilakukan. 

Satu hal yang perlu menjadi catatan penting, festival kemarin tidak hanya sekedar mencari pemenang, tetapi juga diharapkan menjadi embrio lahirnya komunitas-komunitas kreatif yang menyebar di seluruh wilayah Banyumas. Komunitas-komunitas ini diharapkan bisa menyebarluaskan semangat dan percaya diri bergagasan dan berkarya di semua level generasi, baik di inspirasi oleh persoalan yang tengah dihadapi masyarakat maupun murni karena energi kreatif yang melahirkan ide brilan bernilai manfaat bagi kepentingan masyarakat luas. 

Fakta menunjukkan bahwa di masyarakat kita masih belum terbiasa meng-apresiasi sebuah karya sebagaimana layaknya. Mungkin, hal ini pula yang menyebabkan rendahnya animo dalam menumbuhkembangkan kreasi dan inovasi. Bahkan tak jarang mereka apriori dan cenderung apatis saat diajak untuk sekedar meng-apresiasi temuan-temuan kreatif atau inovatif dari insan-insan di luar diri mereka.  Namun, menarik untuk menyimak perspektif salah satu relawan Krenova. Beliau memaknai bahwa kurangnya respon dan bahkan kepedulian masyarakat dikarenakan belum banyaknya informasi yang menggambarkan sisi potensi temuan-temuan itu.  Oleh karena itu, krenova harus mengambil peran strategis sebagai productive connector. Disatu sisi, relawan krenova harus mendorong tumbuhnya budaya kreatif dan inovatif di kalangan masyarakat, di sisi lain krenova juga harus meng-connect kan dengan pihak-pihak yang sekiranya berpotensi meng-akselerasi temuan-temuan kreatif dan inovatif itu sampai ke titik idealnya. Entah itu organisasi atau assosiasi, perorangan yang memang sedang sibuk mencari ide, kelompok masyarakat yang memang membutuhkan solusi dan kebetulan jawabnya ada di salah satu temuan itu, pemerintah yang memiliki fasilitasi edukatif dan mendorong kemandirian, para praktisi bisnis yang sudah sukses dan sedang butuh ide-ide pengembangan, perusaha-perusahaan nasional dan atau multi national yang mungkin tertarik karena alasan peningkatan nilai tambah perusahaannya dan lain sebagainya.

Inti semangatnya adalah “krenova tidak berhenti sebatas festival”. Krenova harus berperan aktif sebagai agen perubahan di masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi, sosial dan budaya melalui ragam temuan kreatif dan inovatif yang dikemas dalam format “rasional untuk dikonsumsi dalam arti luas”. Persoalan-persoalan harus dijadikan sebagai inspirasi energi kreatif dan inovatif, temuan-temuan harus didorong sampai ke titik kegunaan atau kemanfaatan optimal, para pihak harus di dorong untuk terpanggil melibatkan diri dalam semangat memberdayakan yang terkemas dalam konsep mutual.

Cara fikir ini bukanlah sebentuk euforia dan juga bukan utopia, sebab pegelaran festival telah memberi pesan kuat betapa banyaknya kreasi dan inovasi mandiri masyarakat yang sesungguhnya bisa ditumbuhkembangkan. Disamping itu, tidak sedikit kreasi dan inovasi yang tertampilkan menjadi jawaban atas persoalan yang tengah membelit di sebagian kelompok masyarakat lainnya.

Untuk itu, masyarakat harus diajak merubah mindset-nya. Mereka harus dibangun keyakinan bahwa selalu ada jawaban atas setiap persoalan yang datang dan selalu terbuka jalan dari setiap niat dalam melakukan sesuatu yang baik dan bernilai guna. Masyarakat tidak perlu lagi membangun kebanggaan di atas label produk tertentu yang harus ditebus dengan nilai mahal, sebab ada cara yang lebih cerdas dalam membangun kebanggan tak ternilai, yaitu menemukan solusi mandiri atas persoalan dan kebutuhannya. Lihatlah bagaimana kemajuan IT telah menginsprasi banyaknya aplikasi yang men-simpelkan segala sesuatunya. Lihat pula bagaimana temuan mandiri masyarakat dalam mengatasi ragam penyakit tumbuhan dan tanaman. Demikian halnya dengan ditemukannya traktor mini terbukti bisa meng-efisien-kan tenaga dan biaya produksi petani dalam menggarap lahannya. Banyak hal lainnnya yang apabila ditelusuri lebih jauh bisa menyelesaikan ragam persoalan dan mendatangkan nilai tambah.

Oleh karena itu, perlu ditumbuhkembangkan semangat kreatif dan inovatif pada setiap orang dan menjadikannya sebagai budaya hidup.  Disamping itu, setiap kreasi dan inovasi perlu dikomunikasikan kepada kelompok masyarakat yang dipandang sedang membutuhkan dan atau memandangnya sebagi potensi yang memungkinkan untuk dikembangkan. Pada titik itu, krenova bisa mengambil peran keren sehingga semua pihak merasa hidup ini penuh harapan. Pera keren krenova semacam ini akan melahirkan percaya diri pada setiap orang untuk menuangkan ide atau gagasannya ke dalam tindakan-tindakan produktif.           


Semoga saja, energi relawan tidak berujung di Festival saja, tetapi tertantang untuk menyajikan hal-hal baru yang lebih spektakuler dan berkontribusi bagi terbentuknya akselerasi budaya kreatif dan inovatif masyarakat Banyumas. Amin.
 


Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved