Si Bule "Penjual Burger" Yang Menginspirasi

Minggu, 19 Oktober 20140 komentar



Si Bule "Penjual BurgerYang Menginspirasi


Saat buru-buru mencapai kantor, tanpa sengaja mendapati seorang bule sedang sarapan di café Milki, milik siSehat, sebuah koperasi di lingkungan RSUD Prof.Dr.Margono Soekarjo. Sambil terus berlalu dan kemudian manaiki tangga menuju kantor lantai 02, saya mencoba mengingat profile satu ini. Ups...sesampai di ruang kerja, alhamdulillah teringat kalau bule satu ini adalah profile yang pernah diangkat oleh beberapa media lokal dan juga diwawancarai oleh Deddy Corbuzier pada acara Hitam Putih di salah satu acara di stasiun televisi. Profile ini sempat menghebohkan sejagat Purwokerto dengan lapak Burger  nya. Kemudian, ter-ide untuk menemui  beliau dan sekalian mengajak seorang temen se kantor, Mas Doddy. Kebetulan, Mas Doddy adalah staff organisasi siSehat dimana salah satu bidang tugasnya mengelola media siSehat. Saya mencoba mengabarkan kalau dibawah ada Bule, sang penjual burger fenomenal.

Dengan semangat 45, kami berdua pun turun ke bawah, ternyata si Bule sudah tidak ada ditempat. Saya kemudian mencoba mencari di kerumunan orang di ruang tunggu dan  Mas Doddy berinisiatif menelusur keberadaannya lewat bagian informasi. Ups..ternyata si Bule sedang di pojokkan ruang tunggu. Kami pun menghampiri dan mencoba menyapa dengan ramah. Tidak terlalu sulit untuk berkomunikasi dengannya, sebab si Bule satu ini memang fasih berbahasa Indonesia. Setelah memprolog dengan memperkenalkan diri, kami mengutarakan kekaguman terhadap profile beliau.  kami mencoba memanfaatkan waktu lowongnya yang sedang menunggu antrian obat. Alhamdulillah, beliau tidak keberatan untuk diwawancarai.

Beberapa bulan lalu, si Bule bernama asli Glenn mcgrew ini sempat menghebohkan sejagad Purwokerto. Mulai koran lokal maupun regional sampai dengan Televisi pun memberitakan beliau. Berita yang diangkat tentang beliau adalah aktivitas keseharian nya sebagai penjual burger dan setiap hari pengunjungnya begitu ramai mengantri, sehingga sangat mencolok mata. Disamping itu, di papan tulis belakang counter burger mungilnya tertulis kalimat yang intinya :“mohon do’a kan kesembuhan istri saya”. Ternyata, sejak bulan ramadhan minggu ke tiga, istri beliau yang bernama asli purwita wijayanti di vonis menderita kanker sehingga harus melakukan kemotheraphy berulang-ulang dan sampai tulisan ini diturunkan pun istri beliau masih dalam status rawat jalan.  Dari 12 (dua belas) tahun pernikahannya dengan purwita wijayanti , mereka dikarunia 2 (dua) anak, yaitu :  Jasmine wijayanti mcgrew (9) dan Iregi druman rasyid mcgrew (5).

Ada hal menarik dari pembicaraan singkat pagi ini dengan Mr.Glenn, yaitu tanggungjawab dan kepeduliannya dengan keluarga. Sebenarnya, sebelum istri tercintanya di vonish kanker, beliau di sibukkan dengan penulisan buku tentang “pendidikan yang maju”. Namun, penulisan buku tersebut di tundakan setelah mengetahui kesehatan istrinya sedang dalam masalah serius. Tidak hanya itu, banyak tawaran menjadi guru dan dosen tamu dari berbagai instansi pendidikan pun dia tangguhkan. Alasan utamanya adalah ingin konsentrasi mengurus keluarga.  Glenn membantu istrinya berjualan Burger setiap harinya. Glenn terjun langsung mulai dari  belanja bahan di pasar sampai meracik burger setiap kali ada pembeli atau pesanan. Beliau melakukannya dengan begitu trampil yang menandakan  kalau Glenn memang ahli dalam urusan per-burger-an.  

Dalam dialog yang berlangsung, beliau tampak begitu tabah dan bahkan tidak ingin mendapat belas kasihan pada siapapun atas pembiayaan pengobatan yang pasti tidak sedikit. Beliau bahkan mengatakan masih banyak orang yang lebih perlu untuk dibantu, sementara saya masih punya penghasilan dari berjualan burger. Sebuah sikap kemandirian yang patut ditauladani. Glen sama sekali tidak meratapi atau mendramatisir kesedihan yang sedang dihadapi, demikian juga istrinya. Semua seolah baik-baik saja dan dengan sabar menunggu antrian obat. Sepanjang wawancara terlihat istrinya asik terus bercanda dengan Jasmine Wijayanti Mcgrew (9), anak pertama buah pernikahan mereka. Sesekali, saya mendapati istrinya memegang kepala dengan kedua tangannya. Mungkin, kankernya sedang bereaksi dan pusing pun tak terhindarkan. Namun, sikap ketegaran itu tetap selalu coba ditunjukkan. Ketulusan dan kasih sayang Glenn terhadap istri dan keluarganya pun terlihat dari bagaimana dia bersikap terhadap istri dan anaknya. Sambil menjawab pertanyaan,  sesekali dia memegang pundak istrinya dan sesekali dia pun mengusap punggung anaknya yang sedang asik bercanda dengan mamanya. Glenn baru saja menunjukkan bagaimana seharusnya menjadi seorang kepala keluarga. It’s amazing……  

Semua baik-baik saja dan keramahannya yang luar biasa menjadi sisi lain yang menonjol dari pribadi Glenn. Saat saya meminta data-data pribadi, nomor HP dan Email Addressnya, dengan penuh teliti dia ejakan satu per satu dan memastikan tidak ada yang terlewat atau salah ketik. Luar biasa, fikirku. Dengan senang hati, dia dan keluarganya pun melayani permintaan pengambilan fhoto.  

Luar biasa…. Saya kagum pada Glenn, seorang lelaki tegar dan fantastic. Saya tak mendapati satu pun kalimat keluar dari bibirnya yang mengisyaratkan betapa menderitanya dia dan keluarganya. saya speechless  atas apa yang  baru saja saya saksikan. Semoga Istri Beliau dikarunia kesembuhan dari Tuhan. Saya berharap segena pembaca pun mendoakan yang sama. Amin  



Purwokerto 20 Oktober  2014
Pagi Yang Menginspirasi...


Thanks For Mr.Glenn and Family
Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved