PARA PEMUDA KOPERASI SE-JAWA : MENATA PROTOTYPE PEMBANGUNAN KOPERASI YANG MANDIRI

Jumat, 13 Desember 20130 komentar

A. PROLOG
 
Sekumpulan anak muda pegiat koperasi se-Jawa berkumpul di kota kelahiran koperasi, Purwokerto dalam rangka mengikuti satu agenda yang di kemas dalam "PENDIDIKAN MENENGAH KOPERASI" dimana kepanitiaannya digawangi oleh para pejuang dan militansi muda/junior KOPKUN (Koperasi Kampus Unsoed) yang sekaligus bertindak sebagai tuan rumah. Pemilihan lokasi pelaksanaan cukup unik, di kaki Gunung Slamet, tepatnya Curug Ceheng, tak jauh dari Kawasan Baturraden.

Dalam suasana sejuk pegunungan, acara dikemas dalam format Edu Camp, dimana segenap peserta tinggal di dalam tenda. Nuansa budaya anak-anak pencinta alam atau anaka-anak pramuka begitu terasa, dimana segenap peserta di uji kebisaannya beradaptasi dengan suasana pegunungan sepi dan dingin.  Sepertinya, hal ini juga dimaksudkan untuk memupuk mentalitas juang dan semangat kolektivitas diantara para pemuda pegiat koperas tersebut. 

Disamping itu, tak ada "kerdus snack atau kerdus makan besar", yang tampak adalah seperangkat alat masak dan beberapa bahan mentah yang harus diolah terlebih dahulu.  Sepertinya peserta di tuntut untuk bisa survive dalam kondisi yang serba terbatas. 

Kesengajaan ini cukup edukatif, fikirku saat mencoba berkeliling di sekitar tenda dan dapur umum. Suasana dingin dan juga musim hujan tentu melengkapi suasana pelaksanaan DIKMEN ini. 
"Berbaur dengan masyarakat", merupakan salah satu agenda yang sangat edukatif. Dalam tahap ini segenap pesertaberinteraksi sekaligus melakukan observasi tentang realitas masyarakat, khususnya berkaitan dengan ekonomi, sosial dan budaya mereka. ecara subyektif saya menilai format ini unik dan efektif dalam mendidikkan banyak hal, mulai dari ilmu koperasian secara teori maupun aplikasi, ilmu kemasyarakatan, pengalaman bathin menyatukan hati, fikiran dan tindakan dengan alam...dan banyak lagi makna dibalik formula yang di design sedemikian rupa.
Sebagai bagian dari barisan muda pegiat koperasi berharap kegiatan semacam ini bisa menciptakan "lompatan gairah" para militansi muda koperasi dalam meng-akselerasi pertumbuhan dan perkembangan karya nyata, penuh manfaat bagi segenap unsur organisasinya dan memiliki implikasi luas bagi kehidupan ekonomi, sosial dan budaya masyarakat.    

Satu hal yang menjadi catatan penting, koperasi di negeri ini mengalami "krisis kader", sehingga "antusiasme militansi muda koperasi" ini perlu terus ditumbuhkembangkan sebagai bagian dari membentuk masa depan koperasi di negeri yang tercinta ini. Amin....






B. MATERI SESI: "PETA JUANG MEMBANGUN KOPERASI MANDIRI"
 











Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved