MENGGAGAS PENDIRIAN DPW AKRINDO JATENG

Kamis, 14 Maret 20130 komentar

 photo DSC09302_zps0abc7510.jpg
OLEH-OLEH DARI TEMU USAHA PENGEMBANGAN KOPERASI NON PERTANIAN DI BIDANG RITEL PROV. JATENG

A.  PENGANTAR
Retail Business koperasi menggeliat, semangat baru tumbuh untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan. Adanya keyakinan dan pembacaan  bahwa koperasi sebagai  institusi rakyat potensial telah meng inspirasi untuk membentuk gerakan  kolektif, dengan harapan akan membentuk peningkatan bargainning position yang berujung terjadinya peningkatan posisi tawar rakyat. Bersamaan dengan itu, Assosiasi Koperasi Retail Indonesia (AKRINDO) mencoba memperluas kolektifitasnya. Setelah berhasil membentuk ragam catatan keberhasilan di lingkungan Jawa Timur dan beberapa daerah lainnya, AKRINDO bermaksud untuk mengajak kawan2 gerakan koperasi di wilayah jawa tengah. 

Untuk niatan itu, melalui fasilitasi Dinas Koperasi Jawa Tengah, AKRINDO hadir sebagai nara sumber dalam agenda yang dikemas dalam judul "TEMU USAHA". Setelah melakukan komunikasi dan diskusi, semangat baru dan harapan baru lahir, khususnya pengembangan usaha di bidang retail yang dalam catatan sejarahnya, mayoritas koperasi selalu kelimpungan dalam urusan bisnis ini.      


B.RESUME

Sebagai gambaran, berikutnya di jabarkan resume dari temu usaha tersebut sebagaimana berikut ini :
     
 photo DSC09311_zps90999aee.jpg
Agenda                 : Temu Usaha Pengembangan Koperasi Non      
                                Pertanian di Bidang Retail
Penyelenggara       :  Dinkop & UMKM Prov. Jawa Tengah
Tanggal                 : 14 Maret 2013
Tempat                  : Aula Besar Dinkop Jawa Tengah
Peserta                 :
1. Kepala DinKop dan UMKM  Wil Jateng
2. Nara sumber  :
    ·   dari Indo marco Semarang (cq. Pak Teguh)
    ·   Pengurus DPP ASKRINDO  di wakili oleh Bu Catur dan Pak    Anang. DPP ASRINDO berkantor pusat di Surabaya.
3. Pelaku Koperasi 55 (lima puluh lima) Primer koperasi pelaku  bisnis retail di lingkungan jawa 
     tengah. 
4. 35 (tiga puluh lima) Perwakilan Pejabat Dinas Koperasi dari masing-masing    

Sambutan Ketua Panita :
  1. Terlaksananya sosialisasi dan pembentukan AKRINDO untuk DPW Jawa Tengah
  2. Terbentuknya peningkatan kapasitas segenap peserta.
  3. Terjalinnya kerjasama antara AKRINDO dengan Prinsipal, Distributor
 Sambutan Kadinkop & ukm Jawa Tengah :

  1. Jumlah koperasi  yang ada di Jawa Tengah berjumlah  26.857 koperasi  yang tersebar di  35 Kab. Kota di lingkungan Propinsi Jawa Tengah dengan jumlah anggota lebih kurang 6 juta orang dan berhasil menyerap tenaga kerja lebih kurang sekitar 94.000 orang.  70%  dari koperasi tersebut rata2 memiliki jenis usaha retail.
  2. koperasi perlu meningkatkan kualitas pengelolaan usaha koperasi, khususnya di bidang retail.
  3. Koperasi perlu membangun “jaringan usaha” sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha koperasi.
  4. Kehadiran outlet-outlet retail yang memiliki background jangan menjadi penyurut semangat koperasi, tetapi seharusnya dijadikan sebagai pemicu untuk lebih kreatif, sebab kompetisi yang fair merupakan sumber energi strategis dalam melakukan lompatan berkarya.
  5. adda 3 (tiga) sekubermart di wilayah Jawa Tengah: di Karanganyar  (gabungan 11 koperasi) , Jepara (gabungan 24 koperasi), Semarang (gabungan 22 koperasi). Smescomart ada 20, Senkuko (sentra kulakan koperasi) ada 67 buah. Ada 53 koperasi partner dari sangyangsri. Bulogmart juga menawarkan peluang pengembangan bisnis retail. Bulogmart sudah dikembangkan di Jawa Timur
akhirnya temu usaha di buka secara resmi oleh Bapak Kepala Dinkop Jateng jam 10.43 wib.

Presentasi:
Presentasi Pak Anang (Pengurus DPP)

 photo DSC09315_zpsa5b6431a.jpgTema     : kebangkitan koperasi bersama AKRINDO
Inti         :
  1. Koperasi menang dalam perspektif jumlah tetapi masih miskin dalam hal peran di bidang retail. Atas dasar itu maka perlu memperkuat diri dengan membentuk jaringan.
  2. Potensi koperasi : captive market;  loyalitas anggota; lebih dekat dengan anggota dan masyarakat; support pemerintah.
  3. Koperasi perlu melakukan sinergitas antara koperasi bida produksi, kopersi bidang jasa dan koperasi bidang pemasaran.
  4. Kelemahan koperasi : (i) pengelolaan secara tradisional; (ii) belum memenuhi kebutuhan anggota karena belum memiliki networking dengan pemasok utama dan principal; (iii) harga kurang kompetitif;(iv) pasokan produk kurang memenuhi azas ketersediaan baik kuantitas, kualitas, assortmen maupun kontinuitas; (v) belum memiliki brand identity; (vi) belum memiliki system yang mendukung pelayanan yang prima/smart.
  5. Isu : jaringan retail modern sudah menerapkan sistem yang ketat untuk menjadi pemasok, seperti analisa pemasok, standar produk, seleksi, registrasi fee.
  6. AKRINDO tidak melakukan aksi bisnis, sehingga eksekusi bisnis dilakukan oleh sebuah koperasi primer (KNA)
  7. Profile AKRINDO
          a.       Didirikan tahun 2010 dengan nama AKRI
          b.       Pada nov 2012 AKRI menjadi AKRINDO dan dikukuhkan oleh Kemenkop.
          c.        Sudah terbentuk 6 DPW
          d.       Pertengahan april akan diadakan kongres ke-2 AKRINDO, di Surabaya
          e.       Visi Akrindo : menjadi mitra dan fasilitator koperasi ritel menuju ritel modern yang   
                    berdaya saing dan di cintai pelanggan.
          f.        Misi :
                    ·  Meningkatkan pelayanan kepada anggota melalaui tata kelola ritel modern.
                    ·  Meningkatkan kualitas produk, design dan kemasan produk.
 photo DSC09306_zps8baa5f26.jpg·   Meningkatkan omzet penjualan anggota melalui  
    pengembangan jaringan usaha bersama mitra bisnis.
·   Mensinergikan fungsi layanan produk, pemasaran dan jasa.
g.Tujuan :
·  Aspek bisnis, sebagai fasilitator dan mediator anggota akrindo 
   dalam berinteraksi dengan prinsiple, pemasok atau distributor 
   utama.
·  Aspek ekonomi dan politik, memperjuangkan hak-haknya 
   dalam bermitra dengan mitra bisnis dan kompteitor maupun 
   stake holders,
                                                       ·  Asek kemitraan. Mitra strategis pemerintah dalam                  
                                                          pemberdayaan usaha ritel koperasi dan umkm baik ditingkat 
                                                          nasional, propinsi dan kab/kota.
          h.       Strategi dan program kerja :
                     ·   change mindset, konsolidasi kelembagaan dan membangun networking.
                         family: Symbol; mso-fareast-font-family: Symbol;">·         pembenahan dan  
                         penataan management ritel koperasi.
                     ·   up dating database koperasi ritel, maping, brand identity, brand image dan brand 
                         integrity.
                     ·   pendampingan, konsultasi, fasilitasi dan advokasi.


2.  CATUR ERMITA YUNI (0818309397)
Pengurus DPP AKRINDO dan juga konsultan retail.

 photo DSC09317_zpsac6501fe.jpgThema :
“Mensejahterakan Anggota dan Meningkatkan Kekuatan Ekonomi Melalui Peran Akrindo”

  • The core problem :  jalur “distribusi” sumber koperasi bermasalah dan manajemen
  • Efek Dari Akrindo :
  • Inti Materi :
1.       retail bisnis adalah : Mampu mengubah transaksi penjualan menjadi arus informasi dan  
          data yang akurat untuk memperbesar volume bisnis bersama. Inilah kekuatan dasar
          koperasi.
2.       Mampu menjadi partner supplier untuk perpnjangan tangan pendistribusian.
3.       Mampu memiliki bargaining position yang lebih kuat.
4.       Berkolaborasi dengan produk macloon.
5.       Berkolaborasi dengan potensi antar dinas, lembaga dan terkait.
·         Kunci sukses retail adalah taat SOP
·         Merubah arus barang dan uang menjadi arus informasi dan retur.


Acara ditutup Jam 14.15 WIB dan dilanjutkan dengan rapat pembentukan formatur yang di ikuti beberapa perwakilan dari peserta.


HASIL RAPAT FORMATUR
PEMBENTUKAN AKRINDO JAWA TENGAH



NO
JABATAN
NO KONTAK
INSTITUSI




1
Ketua
Pak Yudi 
Ketua Puskud
2
Sekretaris I
Bu Endang 
KSU Kencana Mulya,Semarang
3
Wakil Sekretaris 
Bima Kartika 
Wakil Dinkopwil
4
Bendahara I
Rosid Ali Safitri 
KPRI Ikhlas Surakarta
5
Divisi Manajemen Promosi
Agus Widodo 
KSU Setya Karya, Magelang
6
Divisi Manajemen SDM
Taufik Hidayat 
KPRI ADIL Cilacap
7
Divisi Manajemen Retail
Salamun 
Kop Karyawan Yarsis Sukoharjo
8
Divisi Perdagangan
Muhammad Arsad D
KPRI SEHAT RSMS Purwokerto

Catatan Penting :
Pertemuan berikutnya 3 dan 4 April 2011, Tempat di Puskud Jalan Abdurrahman Saleh No.11 Dekat Kantor Kejaksaan Negeri, (tol keluar krapyak), Jam 10.00 Wib




GALLERY
arsaddalimunte's DPW JATENG AKIRINDO album on Photobucket
Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved