KETIKA CALON FARMASIS BERCELOTEH..

Jumat, 01 Februari 20130 komentar


A. PENGANTAR
 photo DSC08753_zpsae331b7b.jpgPada tanggal 30 Januari 2013, Sekelompok mahasiswa/i farmasi UMP (Universitas Muhammadiyah Purwokerto) dan UMS (Universitas Muhammadiyah Solo) yang sedang berpraktek di RSU Margono Soekarjo Purwokerto mendapat kuliah tambahan tentang kewirausahaan dari seorang praktisi.

inti dari kuliah kali ini adalah tentang "how to sale your self" yang detailnya berisi motivasi dan penanaman jiwa kewirausahaan. Kuliah ini sesunggguhnya bagian dari peningkatan idealisme para calon apoteker, khususnya dalam mengibarkan bendera profesi dalam proporsi yang seharusnya. Dalam mimpinya, para calon apoteker ini berharap bisa berpraktek pada apotek yang mereka miliki, baik sendiri maupun berpartner dengan para pemodal dalam konteks saling menghargai dan menghormati. Artinya, kemuliaan sumpah apoteker jangan sampai ternodai oleh semangat pertumbuhan modal yang kerap kali menguasai sebagian para pemilik uang. Demikian idealisme yang selalu didengungkan dan di doktrinkan oleh Drs. Budi Raharjo, Sp.FRS. Apt, kepala Instalasi Farmasi yang juga menjabat ketua IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) Kab. Banyumas dan Drs Deni Henandar,Apt, staff senior farmasi RSMS yang juga pernah menjabat kepala Instalasi Farmasi RSMS.    



setelah 2 jam 15 menit di berikan semangat dan ilmu kewirausahaan, kuliah di akhiri dengan penugasan untuk menuliskan "apa yang mereka rasakan" via email dalam waktu 2x24 Jam. Penugasan ini dimaksudkan sebagai cara untuk mengukur efektivitas pemberian materi dan sekaligus mendorong mereka untuk mengambil hikmah dari materi dan menjadikannya sebagai bagian dari nilai-nilai idealisme  yang diperjuangkan. 



B. APA KATA MEREKA ?


01 GITA
From                    : gitadamailia@gmail.com
Date                      : Wed, 30 Jan 2013 11:18:35 
 
Assalamualaikum Mr. X.... 
Saya gita damailia saragil, the ladies with orange hijab in last chair.. :) 
Selamat sore/malam/pagi/siang terserah kapanpun anda baca.. (Saya sedang mencoba menjadi orang gila, seperti yg anda katakan bahwa orang yg bertingkah aneh adalah orang yg kreatif).  

Kuliah dengan anda siang tadi make something different for me and my main (sebenarnya saya juga tidak suka penjajahan),, yg pasti kuliah dengan anda membuka pikiran saya tentang how to sale our self. Bahwa yg terpenting bukan seberapa banyak teori yg kita pelajari, tapi lebih kepada seberapa besar kita punya nyali untuk melakukan sesuatu dengan teori tersebut.  I like everything you say, that is a good language. Saya terkesan dengan cara anda merangkai kata, singkat tapi menusuk tepat di sasaran. Dari pertama saya bisa berfikir, saya memiliki sebuah kalimat yg sangat menginspirasi saya bahwa "keyakinan terhadap suatu hal menyebabkan terjadi". Dan kuliah dengan bapak siang tadi semakin meyakinkan saya bahwa kalimat tersebut memang pantas dijadikan inspirasi.  Dan sekarang saya menjadi lebih yakin bahwa saya juga bisa mendapatkan tiket PP ke kalimantan not with my money, but with my main, like you Mr. X.. :) 

Dengan tanpa mengurangi rasa hormat, maaf bila tulisan saya kepanjangan. (Walaupun bahkan saya merasa ini masih kurang mengungkapkan apa yg ada diotak saya setelah kuliah siang tadi), bila bahasa saya terkesan tidak sopan (saya hanya sedang mencoba menjadi orang yg unik agar terkesan tidak biasa like you say), Dan inti dari semua tulisan saya ini adalah bahwa anda berhasil mempengaruhi saya.
Dan, start in this time I will follow what you say, that I must can sale my self with my main.. 

Bila suatu saat saya membutuhkan saran dan saya mengirim email bapak, semoga bapak berkenan membaca dan membalas email saya.. Terimakasih.. Wassalamualaikum wr. Wb

RESPON PEMATERI
Alaikum salam miss gita yg berjilbab orange...
Thanks atas emailnya...pengungkapan kalimat gita begitu bertenaga, sy merasa di tiap kalimat itu mencerminkan spirit yang kuat. Saya suka kalimat2 gita, dimana secara tegas mengumandangkan niat untuk melakukan hal-hal besar berdasar keyakinan. Bara api akan mati kalau tak di jaga, demikian pula "semangat" yang harus di pupuk dengan tindakan nyata yg kemudian akan menjadi sumber semangat berikutnya. I believe that u 'll be find the different result through different way. Sukses selalu...jaga niat dan mulailah dari hal sederhana, sebab tak pernah  tanaman  tiba2 berbuah.  semoga Allah memudahkan setiap langkah gita yg dilandasi niat tulus dan ikhlas . Amin Ya Allah......
آمِيْنُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن...  Semangat dan keep contact...


02.  ARDIYANTI
Dari                       : ardiyanti swidia <ardiyanti.sw@gmail.com>
Dikirim                 : Kamis, 31 Januari 2013 3:38

Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh..
Pak “X”yang semoga selalu dirahmati Allah. Alhamdulillah setelah mengikuti kuliah Pak “X”ada pencerahan saya harus  bagaimana kedepannya setelah lulus Apoteker nanti.  Saya seorang PNS, ibu rumah tangga, sekaligus orang yang tidak bisa diam saja dirumah dalam arti suka memanfaatkan peluang bisnis yang ada disekitar saya. Bukan bermaksud pamer, didepan rumah ada satu toko untuk kegiatan saya sepulang kerja sambil menunggu suami pulang kerja  dan anak-anak saya pulang sekolah, yaitu  Dila 16 tahun dan diandre 10 tahun. Disamping itu, ada sebuah toko alat kesehatan yang saya percayakan ke orang lain kadang ada pesanan barang via online.
Dalam  5 (lima) tahun terakhir ini saya merasa miris ditempat kerjaan dimana farmasis hanya diperankan sebagai pemberi obat saja. Langkah awal yang saya ambil adalah  meyakinkan rekan-rekan kerja agar mendukung saya mengambil kuliah farmasi, sebab  SK awal saya adalah sebagai  asisten apoteker. Di lingkungan kantor, kebetulan saya orang pertama yang memberanikan diri mengambil kuliah S1 farmasi reguler. Awalanya, pilihan saya ini mengundang kontroversi dan tidak sdikit yang memandang dengan sebelah mata, akan tetapi saya tetap jalankan dan semoga Allah meridhoi sampai selesai nanti. Awalnya, saya sedikit kecewa pada atasan lama saya  yang kurang mem’back up’ niat saya. Alhamdulillah, Bulan Oktober 2012 Kepala Puskesmas baru mendukung 100%  bahkan 1000%.  Inilah yang saya maksud ada pencerahan dari Pak Arsad, buat apa saya pindah ke Dinas lain  dalam waktu dekat ini kalau ditempat sekarang ini tugas saya berpeluang membimbing rekan-rekan paramedis atas dukungan kepala Puskesmas tentunya.
Alhamdulillah pada hari Rabu tanggal 30 Januari 2013 saya sudah dipertemukan dengan Pak “X”yang sudah banyak memberi inspirasi terhadap saya baik dalam rumah tangga maupun dalam karier saya, semoga Allah selalu melindungi Pak “X”beserta keluarganya....amiin. Mohon maaf bila ada salah kata.
Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh..

RESPON PEMATERI
Alaikum salam Bu Ardiyanti...

Saya salut atas apa yg ibu ceritakan di email Ibu, sebuah perjuangan mulia yang pada akhirnya mendapat dukungan atasan dan rekan kerja. Demikian juga keberadaan toko dan alat kesehatan dimana bu Ardiyanti sudah mulai melibatkan orang lain (dalam artian ; memberi kehidupan bagi orang lain). Jujur, saya salut dan sangat apresiate atas perjuangan ibu dalam memerankan diri sebagai abdi negara, abdi suami dan juga menjadi ibu yang baik bagi Dila dan Diandri. Saya membatangkan berapa banyak pahala yang ibu dapatkan dari ragam peran itu...sy iri..(Dalam artian positif), karena manusia yang baik adalah manusia yang bermanfaat bagi banyak orang.  Teruslah menjaga niat dan mengembangkan ragam karya, sebab hidup adalah media penyiapan bekal untuk di akhirat (begitu kata guru ngaji saya)..he22..

"Niat baik pasti ketemu jalannya"...kesan kuat kebeenaran atas kalimat ini ada pada perjuangan ibu. Sukses selalu...salam hormat saya pada suami, Dila dan Diandri..mereka pasti bangga punya ibu seperti Njenengan. Sukses selalu...

 
03. AGATHA
From    : yved.agatha@gmail.com
Sent       : Jan 31, 2013 08:38

Pertama ngeliat masih bingung "ini orang bener2 orang apa bukan" :D
Selanjutnya fantastifoooo.  Cara ngomongnya itu lho sedikit banyak benernyaaa kadang trlaluu benerr bgtt malahan...dan yg pasti cukup untuk menginspirasi saya ikut2an jd orang gila....:D
Thxx bang “X”buat celotehnya....

RESPON PEMATERI
@ yved.agatha ; thanks atas apresiasinya, singkat, padat dan mencerminkan kegilaan juga. Saya seneng pemilihan kata2nya dan mendatangkan keyakinan bahwa  njenengan berpotensi jadi orang gila baru dalam arti positif...

sukses selalu, tetep semangat dan selamat menjadi orang gila baru.....

04. METI SUKARYATI
Dari                       : Meti Sukaryati <msukaryati@yahoo.com>
Dikirim                : Kamis, 31 Januari 2013 14:53

Bismillahirrahmanirrahim..Assalamu'alaikum Wr.Wb
Luar biasa, sy ucapkan terima ksh banyak kpd Bpk “X”yang telah memberikan kuliahnya, sehingga mbrikan pencerahan trhdp mimipi sy yg asalnya mimpi sy terbatas menjadi tanpa batas, dengan izin Allah SWT mdh2an di masa yg akan datang mimpi sy tewujud. Dan sy doakan smg Bpk panjang umur dn sehat selalu, sehingga bnyak orang yg mndapatkan ilmu dr Bpk dn bermanfaat. Amin 3x mg doanya terkabul n mustajab. sekali lg trima ksh banyak.

RESPON PEMATERI
Alaikum salam Met..
sukses selalu buat meti...semoga dengan mimpi yang meluas akan berujung pada hasil tak terbatas. hidu adalah perjuangan, semoga di prosesnya memberikan manfaat bagi banyak orang....amin.  sukses selalu untuk kita semua, semoga Allah senantiasa membimbing dan mengkaruniai hidayah dan karomah...keep spirit.....wassalam...


05. SHOFA
Dari                       : muhammad shofa zakariya <zakariya_ms@yahoo.com>
Dikirim                : Kamis, 31 Januari 2013 17:26

Assalamualaikum... Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. 
To the point, Sir.
Pandangan pertama melihat sosok Mr. X: kadang kemasan bisa menipu anda. :) its just kidding, Sir.

Oke, saya bukan seorang mahasiswa cerdas yang dapat menyimak 100% apa yg disampaikan oleh siapapun, kecuali apa yg disampaikan menarik dan membuat perhatian saya terguncang. Sama seperti saya harus menonton berita dan cartun dragonball, bapak tahu mana yg akan saya simak dengan baik tiap detailnya. Dan, perhatian saya bisa dikatakan 90% (lumayan) mengalihkan kesombongan saya untuk menyimak semua yg bapak sampaikan (10% lagi ngantuk pak. :) 

hari ini ketauhidan saya terguncang, ketika bapak membahas keyakinan yang mencerminkan hasil akhir. Hidup penuh kegalauan pasti cermin dari keyakinan yang biasa2 saja tanpa ada improvisasi. Cara yang bapak sampaikan tidak biasa dan menurut saya ini kejahatan moral yang tidak dapat saya maafkan. Saya harus menggugat bapak dmeja hijau, karena telah dengan sengaja memaksa ego dan keyakinan saya terguncang, membangunkan saya dengan cara yg tdk biasa pula. Ini tdk bsa sy maafkan, sir.
Setiap orang pasti pnya cita2 dan mimpi. Tapi sebesar apa mimpi seseorang, tergantung masing2 org itu. 

Beginilah cita2 saya:
1.       Sebagai pribadi: menjadi pribadi yang menyenangkan, produktif, yang tidak dipandang sebelah mana oleh orang. Tapi sepertinya cita2 ini terlalu naif dan munafik. Saya harus merubahnya menjadi: the crazy man, orang gila yang mempunyai sesuatu yg orang gila yg sekali sebut nama saya, orang akan mengingat saya. Buktinya? Saya sedang mencari barang bukti itu. Dan menyerahkan kepada orang2. :)
2.       Sebagai calon ayah: menjadi panutan, menjadi kompas bagi anak saya kelak, agar dia tidak tersesat seperti ayahnya saat ini. Saya berprinsip: doa anak yg soleh pasti terbawa ke alam kubur. :). Jadi, saya persiapkan bekal apa saja yang dibutuhkan seorang ayah untuk mendampingi anaknya.
3.       Sebagai anak dari ibu dan bapak: jujur sampai saat ini belum pernah sekalipun membuat kedua orang tua saya menangis bahagia. Kecuali ketika setiap kali saya pulang, bertemu ibu, ibu dan saya menangis. Begitu pula ketika saya harus kembali menjalani kewajiban di sini. Dada saya sesak ketika bapak membahas seorang anak yg tidak mengakui orangtuanya, menyesal terlahir dr org biasa2 saja bahkan tidak punya. Hal ini sempat sy alami ketika sekolah MTs dulu. Begitu kejamnya saya tidak ingin mengakui orang yg berjalan dibelakang saya bahwa dia adalah ayah saya. Tetapi, saya sadar, without him, I'm nothing. Itu dulu, saya ingin melupakan kejahatan saya dimasa muda. Saya ingin, 1x saja, membuat ibu percaya bahwa saya sudah dewasa, anak bungsu yg kolokan yang kini telah menjelma menjadi anak yg patut dibanggakan. :'(
4.       Sebagai hamba Tuhan: saya tidak bisa menjawab satu ini. Saya malu ketika orang bertanya apakah saya muslim, karena sepertinya perilaku saya harus diluruskan. Siapa yg tidak ingin masuk surga-Nya? 
Saya hanya ingin, Allah tersenyum dan melimpahkan ridhonya pd saya. 
Sudah terjawab ya, sir???

Kesimpulan saya pada hari ini mengikuti kuliah dari seorang pakar gila, saya ingin tertular virus gila anda, dan saya ingin menjadi gila, bahkan lebih gila dari saya. Maka saya mohon, jika bapak ingin saya memaafkan kejahatan yg telah bapaka perbuat terhadap hidup dan keyakinan saya, maka tularkan virus gila bapak kepada saya. Terimakasih. Wassalam.


RESPON PEMATERI
alaikum salam...
well..saya berharap shofa dalam lingkar kasih Tuhan, karena sesat fikir bisa menyebabkan kegilaan yang keliru. Saya suka cara shofa berkalimat, sebuah metode yang sangat tidak biasa, tetapi saya suka dan shofa telah berhasil menarik perhatian saya. Shofa benar-benar gila...itu lah kesimpulan saya pada awalnya. Saya terus membaca email anda dengan cara seksama...di ujung email pun saya berkesimpulan sama bahwa shofa betul-betul gila...tetapi sejujurnya, saya suka dan sangat suka melihat cara shofa berkata jujur dan juga merangkai cita-cita. 

Berbekal pengalaman berkawan dengan orang-orang gila, saya berkeyakinan bahwa shofa akan menjadi orang luar biasa, sepanjang semangat "berbeda" selalu diwujudkan dalam setiap fikiran dan tindakan. Saya berharap diberi kesempatan mendengar atau bertemu saat shofa di puncak keberhasilan, sebab saya punya prediksi bahwa shofa akan membuat sebuah pencapaian yang benar-benar beda, beda dari kebanyakan orang yang berkeyakinan linier dan mengkikuti arus hidup tanpa berupaya membelokkannya atau menciptakan belokan.

Well..i like your way and your crazy...kemarin adalah sejarah yang tak satu pun bisa merubahnya, tetapi hari esok adalah masa depan yang bisa di rancang keadaannya. Sukses selalu for crazy shofa..semoga Tuhan selalu mendampingi dirimu dalam mengintrepretasikan kegilaan dalam tindakan yang brilian... 

Saya harus jujur...you are fantastic...sebel rasanya harus memuja anda, tetapi saya berfikir harus melakukannya kali ini untuk seorang shofa. Sukses selalu untuk kita...

06. LELY MANUHARA
Dari                       : Lely Manuhara <manuhara_89@yahoo.com>
Dikirim                : Kamis, 31 Januari 2013 22:46

  1. Sebagai Pribadi : menjadi wanita yang bisa diandalkan dan bermanfaat bagi orang lain.
  2. Sebagai Orang tua ( Ibu ) : menjadi ibu yang bisa menjaga diri dan nama baik keluarga, bisa mendidik anak-anak ke jalan yang benar sampai akhir khayat saya, patuh pada suami, dan bisa menjadi pelindung (dibalik layar) serta memenuhi kebutuhan suami lahir dan batin.
  3. Cita-cita Besar : menjadi apoteker yang sukses dan menjadi pengusaha bisnis lovebird yang sukses. Sebagai anak dari orang tua: ingin melihat senyum lepas orang tua karena bangga melihat kesuksesan saya, dan ingin berhaji bersama keluarga. 
  4. Sebagai Hamba Tuhan : menjadi hamba yang taat, dan tidak hanya berkeluh kesah meminta, tetapi bersungguh-sungguh mendalami dan lebih dekat dengan Nya.

RESPON PEMATERI
@ Lely Manuhara
Thanks atas emailnya, cita-cita yang mulia yang semoga ketercapaiannya akan menjadi nyata lewat restu Tuhan. Semoa Lely Manuhara senantiasa dikaruniai ketekunan dan kesabaran berproses hingga berujung kesuksesan dunia dan akhirat. Amin...
Sukses selalu dan semangat...


07 ESTY AMUJI
Dari                       : Esty Pamuji <pamuji_esty@yahoo.com>
Dikirim                : Kamis, 31 Januari 2013 21:11

Wah...makasih buanyak bos, hehehe setelah ketemu bos kemarin, saya dapat pencerahan dalam kehidupan saya, bos gokil buanget.. keren abis.. hehe semoga saya bisa ikut jejak petualang bos, amien...... 

RESPON PEMATERI
@ Esty : thanks atas email dan apresiasinya, semoga kuliah singkat tersebut dapat memberikan inspirasi dan energi untuk melakukan hal-hal baru yang lebih berpengharapan dan berpeluang mendukung pencapaian cita-cita. Sukses selalu dan tetep semangat...............

08. NANO HAPPINESZZ
Dari                       : Nano happinezZz <happinezzznano@yahoo.com>
Dikirim                : Kamis, 31 Januari 2013 23:44

Catatan Kecil tentang Saya
Banyak motivasi yang selalu saya dengar seperti apa yang saya dengarsaat perkuliahan yang diberikan oleh Pak “X”. Sesaat saat itu dan selalu seperti itu saya merasa sangat amat termotivasi dan menginginkan perubahan untuk menjadi seperti sang pembicara yaitu dapat mengolah suatu usaha dimana-mana, tetapi selepas dari pertemuan tersebut dan selalu seperti itu, saya merasa ada batas-batas yang membatasi saya untuk menjadi demikian. Akan tetapi, saya sendiripun tidak tahu apa yang menjadikan saya demikian. Semangat itu kadang muncul dan tenggelam..dan saya tidak dapat menjamin semangat saya dapat berjalan konsisten.
Perenungan selalu menjadi bahan pokok yang berada di pikiran pada saat perkuliahan seperti yang Pak “X”berikan. Selalu saja mengoreksi setiap kata demi kata yang diutarakan oleh pembicara, mencocokkan kata demi kata tersebut dengan pribadi saya. Sebagai contoh perkataan pak “X”yang menyatakan bahwa biasanya orang-orang kreatif itu selalu bertingkah di luar kebiasaan orang-orang biasanya dan orang-orang yang bertingkah biasa dan terlalu berhati-hati, itulah orang yang memang biasa-biasa saja. Perkataan itu menjadi koreksi untuk diri saya, menjadi dilematis antara menjadi seorang yang biasa-biasa saja atau di luar kebiasaan. Sesaat itu saya kembali tergugah dengan suatu pernyataan bahwa setiap orang dilahirkan dengan anugerah yang berbeda-beda oleh Tuhan. Oleh karena itu, menerima diri dengan ikhlas dan selalu bersyukur kepada Tuhan atas apa yang diberikan oleh-Nya itu adalah kewajiban dan bukan suatu pembuktian bahwa diri ini pasrah dengan pribadi yang ada. Selalu berubah menjadi lebih baik adalah pasti untuk saya.
Cita-cita besar saya sebagai pribadi adalah mendirikan sebuah rumah sakit, apotek dan beberapa tempat usaha untuk investasi. Sebagai calon ayah/ibu adalah menjadikan putra/i saya seorang yang seperti mereka mau yang professional dan menjadi hafidz/hafidzah walaupun orangtuanya bukan demikian. Sebagai anak dari orang tua saya adalah menaikkan haji kedua orang tua dengan hasil jerih payah sendiri. Yang terakhir sebagai hamba Tuhan, cita-cita besar saya adalah mati syahid.

RESPON PEMATERI
@ Nano Happiness : be your self...pesan bijak itu sesungguhnya bagian dari cara mensyukuri apa yang disajikan dalam hidup kita. Cara lainnya adalah mengoptimalkan talenta yang dititipkan Tuhan pada setiap orang. Nano tak perlu menjadi orang lain, tetapi mencoba mengenal diri lebih mendalam (baik kelebihan dan kekurangan) merupakan modal penting dalam melangkah.

Turun naik semangat itu lumrah layaknya kondisi iman seseorang. Hanya saja, membangun kesadaran efek negatif "larut dalam kelesuan", merupakankunci efektif untuk segera bangkit dari keadaan yang kurang menyenangkan. Komitmen atas sebuah keberhasilan juga bisa menjadi sumber energi. Disamping itu, luasnya cita-cita (bukan hanya untuk diri sendiri) juga menjadi energi tambahan untuk terus bergerak dan bergerak.

Sekali lagi...be your self with all of your talent....tetep semangat dan terus berjuang untuk sebuah mimpi....


09.  MARTYAS WID
Dari                       : Martyas Wid <martyaswid@yahoo.com>
Dikirim                : Jumat, 1 Februari 2013 5:18

selamat pagi, siang, sore, malam, karna saya tidak tau anda membuka email dari saya kapan..
terimakasih mas “X”atas waktunya untuk berbagi pada kami kemarin,
setelah ada kuliah dari mas “X” kemarin rasanya yang kemarin gelap dalam pandangan saya kini sudah mulai mendapat cahaya cerah, sekarang saya akan memantapkan hati saya, saya akan mensejalankan otak dan hati saya,,,dan saya tau apa keputusan yang akan saya ambil atas kegalauan saya selama ini...
dan kini saya bangga menjadi berbeda dengan yang lain, dulu saya merasa aneh karena jalan pikiran saya yang berbeda dengan teman-teman yang lain...karena saya sekarang sadari Tuhan menciptakan umatnya dengan keunikan yang berbeda..meski saya di bilang aneh, di bilang rada gila tapi ini saya, saya punya pemikiran yang berbeda dengan yang lain,,,saya akan melakukan hal yang saya suka dan yang saya pikirkan bukan yang di pikirkan oleh orang lain...

  1. cita-cita saya sebagai pribadi, adalah berguna dan bermanfaat bagi saya dan orang-orang di sekitar saya bukan hanya seonggok daging yang bernama
  2. cita-cita sebagai yang kelak menjadi ibu, adalah kelak saya ingin anak saya bangga menjadi anak saya dan tak pernah menyesal terlahir dari saya.... yang akan bilang pada teman-temannya kalau saya adalah ibunya, temannya, dan sahabat terbaiknya,,,,bukan hanya seoang ibu namun teman atau sahabat baginya...
  3. cita-cita menjadi seorang anak, adalah ketika orang tua saya akan menangis untuk kebahagiaan dan kesuksesan saya,,,dan baru 1 kali orang tua saya menanggis untuk keberhasilan saya yaitu ketika saya lomba tingkat nasional serta pulang menbawa medali, dan sertifik,dan saya ingin mereka bangga ketika saya memenuhi impian mereka, karna saya tak kan mampu membalas budi pada mereka seumur hidup, juga mereka akan mengatakan ini adalah anak yang aku lahirkan dan aku didik selama ini, juga mereka takkan menyesal karna kelahiran saya. dan 1 impian terbesar saya adalah membuat Rumah Sakit yang Omsetnya adalah 2,5 trilyun, dan saya beri nama dengan nama orang tua saya,,, yang entah kapan akan di kabulkan..
  4. cita-cita sebagai makhluk Allah SWT, adalah menjadi makhluk bertakwa, tak goyah agama,,,,,keinginan saya adalah membuatkan rumah tinggal bagi mereka anak2 terlantar karna saya ingin membuat panti asuhan lengkap dengan sarana pendidikan, dan membangun masjid....

 photo DSC08746_zpsead7eba0.jpgmungkin kata orang pikiran saya nyleneh agak gila, dan tanpa logika yang jelas, namun bagi saya, saya berhak bermimpi....perkara mereka ya terserah...karena saya yakin Tuhan memiliki 3 (tiga) jawaban untuk do'a-do'a umatnya:
1. dikabulkan dengan segera
2. dikabulkan namun di tunda karena belum tepat waktunya
3. tidak dikabulkan namun di ganti dengan yang lain yang lebih baik...
Tuhan akan memberi bukan semua yang kita minta namun semua yang kita butuhkan

RESPON PEMATERI
@ Martyas...saya bergetar membaca email anda. Tulisan anda membuat saya berinding dan saya ucapkan "amin ya Allah..." saat membaca kalimat terakhir.

Saya pun berharap sang pembaca (ketika ini saya sajikan di blog) akan berbuat hal sama, sebab ketika cita-cita Martyas terkabul ada potensi kebahgiaan orang lain di dalamnya. Teruslah "berbeda" untuk sebuah hasil yang mulia. Semoga Kesadaan akan "karakter diri yang berbeda" membawa pada semangat dan etos yang berbeda pula, sebab dengan cara itu lah hasil yang lebih baik dimungkinkan tercapai. Tak ada yang mustahil di pandangan Tuhan sehingga Dia pun  pun tak pernah membtasi hamba-Nya dalam  mendefinisikan  cita-cita.   

Mulailah dari langkah sederhana di keterjagaan niat, sebab dengan begitu  Tuhan akan hadir disetiap langkah yang Martyas lakukan. Sejujurnya, saya sangat ingin semua cita-cita Martyas benar-benar tercapai....selamat berjuang dan semoga sukses untuk kita semua....Amin Ya Robbal 'Alamin...



10.  YULIA TRISNAWATI
Dari                       :
 Yulia Trisnawati <flying_free72@yahoo.com>
Dikirim                :
 Jumat, 1 Februari 2013 4:14

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Perkenalkan saya adalah salah satu mahasisiwa PKPA di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo dari UMS yang merupakan salah satu mahasiswa yang merasa beruntung dan tidak menyesal hadir di dalam ruang aula radioterapi pada hari Rabu pagi sekitar jam 08.30. Apa yang terjadi pada waktu itu…??izinkan saya untuk bercerita.

Saya lebih suka menyebut kuliah hari rabu pagi itu adalah kuliah unpredictable. Kenapa seperti itu??karena hari itu saya tidak mengira akan bertemu dengan seorang pak “X”dan berada di kelasnya mendengar kuliahnya….bukan saya ralat, saya lebih suka menyebutnya sharing pengalaman dan kesuksesan beliau selama kariernya sampai saat ini. Kesan pertama bertemu beliau hanya ada 2 kata: sederhana dan biasa, dan jujur saya langsung membayangkan kuliah kewirausahaan yang membosankan..(maaf pak sebelumnya…). Namun setelah beliau mulai berbicara kata demi kata, kalimat demi kalimat membuat saya mencabut anggapan saya dan membuat saya tertarik masuk ke dalam dimensi yang beliau ciptakan. Perkataan pak “X”pagi itu membuat saya berpikir ulang tentang kehidupan yang saya jalankan selama ini…tentang apa yang saya inginkan, tentang karier, tentang harapan saya yang akan datang, tentang keinginan orang tua saya…dan semuanya. Saya juga menemukan jawaban-jawaban dan solusi atas pertanyaan-pertanyaan yang timbul di benak saya, serta bagaimana saya keluar dari rutinitas dalam menjalani hidup yang sering membuat saya bosan…

Selain itu yang juga tak kalah penting, saya menjadi ‘melek’ bahwa ternyata bukan hanya saya saja yang menghadapi problem seperti itu, bukan hanya saya yang berkeinginan seperti itu, dan karena pak “X”mampu menghadapi semua itu dan berhasil…Insya Allah saya juga bisa dong menghadapi problem saya…menghadapi tantangan apapun… But I’ll do it in my way not with yours or theirs.
Menurut saya, saya sangat setuju bahwa kita harus mempunyai keyakinan diri…kepercayaan diri…harga diri… karena itulah yang membuat kita mampu bertahan untuk hidup dan menjalani kehidupan.  Begitu juga dengan kekuatan berpikir positif… pikiran positif dapat membuat pikiran lebih tenang, kita dapat membaca situasi dengan mata jernih dan mengambil keputusan dengan tepat dan kepala dingin…jadi memang betul kalimat pikiran positif membawa serangkaian peristiwa yang positif  juga. Masih banyak hal-hal yang saya tangkap dari perkataan-perkataan beliau lainnya yang tidak bisa saya sampaikan satu per satu. Meskipun demikian saya tetap ingin berusaha mewujudkan apa yang ada di dalam benak saya. Keinginan-keinginan apa yang terpendam dengan semangat baru, energy positif,dan langkah baru…

Akhir kata saya tidak akan banyak berterima kasih kepada pak “X”tapi saya akan banyak berterima kasih mengucapkan syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT yang telah mempertemukan saya dengan pak “X”dan duduk dalam perkuliahan beliau serta mendengarkan apa yang beliau sampaikan. Sekarang hanya tinggal bagaimana langkah dan keteguhan serta keyakinan saya untuk mengubah apa yang perlu diubah dan melakukan apa yang sebaiknya dilakukan. Semoga Allah selalu memberikan kita semangat dan energy untuk berbuat positif. Dan semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita ke jalan yang lurus dan meningkatkan iman dan taqwa kita sehingga kita tidak akan menjadi salah satu golongan orang yang merugi serta semoga Allah meridhoi setiap langkah yang kita tempuh. Amin…Amin… Ya  Robbal Alamin.
Wassalamu’alaikum  Wr. Wb.


RESPON PEMATERI
@ Yulia: alaikum salam...thanks atas email dan apresiasinya...sebelum saya melanjutkan respon ini, saya perlu meralat bahwa saya masih jauh dari apa yang di sebut "berhasil dan sukses", tetapi saya hanya mewakili orang yang bersemangat saat berada di hadapan kalian di perkuliahan singkat itu. Saya pun seneng membaca email Yulia dimana terdapat semangat baru dan percaya diri tambahan dalam menata langkah ke depan. Saya sepakat dengan Yulia, be your self with your way...sebab menjadi diri sendiri adalah kemerdekaan tertinggi di dunia ini. 

Well..semangat baru menemanimu kembali ke kotamu...semoga sukses-sukses baru akan datang melengkapi sederet kisah hidup yang layak di kenang dan di ceritakan serta bisa menginspirasi banyak orang.Sukses selalu dan semangat.....be your self with your way....do everything in God's Hand....Wassalam..

11. SILFIA ANGGRAINI
Dari                : Silfia Anggraini <silfia_farm@yahoo.com>
Dikirim           : Jumat, 1 Februari 2013 9:23

1.       Sebagai Cita-cita pribadi.   Secara pribadi, cita-cita saya ingin membahagiakan orang tua saya. Saya ingin sekali melihat orang tua saya bangga mempunyai anak seperti saya. selama ini mungkin saya sudah banyak sekali berbuat kesalahan kepada mereka.. semoga ke depannya saya bisa memnuhi semua yang mereka inginkan. itu adalah cita-cita utama saya. cita-cita  saya selain itu adalah ingin membahagiakan dan bisa membantu orang lain.  
2.       Sebagai calon ibu.     impian saya menjadi seorang ibu yang bisa mengajarkan kepada anak-anak saya tentang apa arti hidup. saya ingin agar mereka bisa menghargai hidup.baik hidup mereka sendiri maupun hidup orang lain. setiap kali anak saya berangkat sekolah, saya selalu bisa menyiapkan sarapan, bekal dan mengantarkan mereka ke  sekolah. setiap sore, saya selalu mengajarkan mereka cara mengaji. setiap malam, saya bisa menemani mereka belajar, dan di saat mereka akan tidur, saya selalu membacakan dongeng yang berisi tentang ajaran kehidupan. saya tidak ingin membuat anak saya menjadi anak yang manja. saya ingin agar mereka bisa belajar tentang kehidupan.
3.       Sebagai anak dari orangtua.   cita-cita saya sebagai anak sekaligus pribadi adalah ingin membahagiakan orangtua. seperti yang saya utarakan di atas.
4.       Sebagai hamba Tuhan, semoga saya bisa bahagia dunia akhirat..

Setelah mengikuti kuliah, saya bisa termotivasi untuk lebih bersemangat menjalankan hidup untuk mencapai tujuan utama saya baik sebgai anak dan sebagai hamba Tuhan..  Amin....


RESPON PEMATERI
Silfia Anggraini
 photo DSC08751_zps71ba02c0.jpgThanks atas emailnya, saya fikir anda tak akan berkirim email. Saya senang membaca apa yang anda cita-citakan dan yang pasti diperlukan semngat juang yang tinggi, konsisten dan komitmen kuat dalam proses perwujudannya. Sepemahaman saya, Tuhan seperti prasangka hamba-Nya....detai email anda terlihat betapa kuat keyakinan anda dengan campur tangan Tuhan dalam hidup sehingga hal ini menambah keyakinan saya bahwa ketercapaian cita-cita anda sangat mungkin. Bismillah...semoga kita senantiasa dilimpahi rahmat dan hidayah...sukses selalu dan keep contact.



12.  FIQHANISA DH
Dari: Fiqhanisa Dh <fiqhanisadh@yahoo.co.id>
Dikirim: Minggu, 3 Februari 2013 7:09

Bismillahirrahmanirrahim…
Assalamu’alikum Wr. Wb..
Saya bukan orang yang munafik karena :
Kalo ingin berwirausaha harus menjadi gila, kalo ingin terkenal, buatlah yang berbeda  saya mengirim tidak sesuai perjanjian karena saya ingin menjadi berbeda dari yang lain 
Waktu perjanjian kmrn saya hanya diam krn tidak setuju dengan waktu 
Yang saya rasakan setelah pertemuan kuliah pada tanggal 30 Januari 2013 dengan bapak X adalah bertambah semangat tapi saya tetep nggak bisa jadi gila seutuhnya, mungkin butuh proses atau mungkin gila bukan satu-satunya jalan untuk menuju sukses, keberanian yang utama yang jelas semua usaha kegilaan, keberanian, keuletan, semangat, harus bisa saling melengkapi…Semoga suatu saat nanti saya bisa mengikuti jejak bapak (yang baik-baik saja )..pengen bisa membuat orang tua menangis bahagia karena kesuksesan saya.
Cita-cita besar saya sebagai diri pribadi saya : ingin membuat orang tua menangis bahagia karena keberhasilan saya, tidak menyesal mempunyai anak seperti saya , pengen berwirausaha tapi mental belum cukup , saya ingin menjadi seorang yang bisa punya usaha dan bisa memberi pekerjaan kepada orang lain, saya tidak ingin waktu saya terikat oleh kesibukan pekerjaan, saya ingin bisa membagi waktu saya dengan anak-anak dan suami, sehingga dengan begitu tanggung jawab sebagai seorang ibu tidak terbengkalai. Selain itu, saya pengen bisa jadi orang yang bermanfaat buat orang lain, ringan tangan membantu orang lain, bukan hanya pribadi ber-organ bertulang, berdaging yang mempunyai sebuah nama.
Cita-cita besar saya sebagai seorang anak: Tidak mengecewakan ortu, karena ini kuliah yang mungkin dibiayai orang tua yang terakhir, saya pengen lulus dengan nilai yang bisa membuat orang tua saya menangis bahagia (cumloade) di awal masuk sekolah saya bisa menunjukkan kehebatan saya pada mereka dan diakhir nanti, sayapun punya cita-cita pengen bisa cumloade. Perjuangan tidak hanya sampai cumloade, keluar dari kuliah mendapat pekerjaan yang bisa membanggakan orang tua, karena tidak mungkin kalau saya langsung berwirausaha (tidak ada modal). Yah…inilah impian saya, masalah selanjutnya hanya Tuhan yang tahu…semoga saya sukses karena saya juga termasuk salah satu orang yang mewakili semangat.
Cita-cita besar saya sebagai seorang ibu: saya tahu mendidik anak tidaklah mudah, oleh karena itu saya pengen anak-anak saya menjadi orang yang hebat dan bangga dengan ayah dan bundanya. Saya tahu ilmu jangan mendidik anak dengan kekerasan karena suatu saat mereka akan besar sebagai preman, jangan mendidik anak dengan cara terlalu sayang karena mereka akan besar sebagai anak yang manja, jangan menuruti semua keinginan anak-anakmu dengan cara instan karena mereka akan besar dengan bekal tidak kemandirian. Sayapun juga tahu ilmu tentang seberapa keras kau mendidik anak-anakmu dirumah, lingkungan bisa merubahnya dengan sangat cepat bahkan mereka bisa berubah 3600. Semua teori tidak semudah dalam menjalankannya, saya punya keinginan anak-anak bisa menjadi anak yang soleh dan solehah yang hebat. Oleh karena itu saya juga pengen suami yang bisa saling melengkapi cita-cita saya sebagai seorang ibu…Semoga Allah memberikan orang yang tepat..amien…
Cita-cita besar saya sebagai seorang hamba Tuhan: pengen bisa melaksanakan shalat 5 waktu secara khusuk soalnya selama kecil sampai segedhe ini, bisa shalat khusu’ bisa dihitung dengan tangan. Bisa melaksanakan semua perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. Jika saya meninggal semoga sudah banyak hal hebat yang sudah saya lakukan untuk diri sendiri, orang tua, orang lain bahkan suami dan anak-anak kalau insyaallah diberi umur panjang dan saya meninggal dalam keadaan khusnul khotimah yang diterima di surgaNya
Mungkin ini sedikit rencana saya yang bisa saya sampaikan, rencana yang lebih besar tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata , selebihnya silahkan bapak menilai saya orang seperti apa, yang pasti saya orangnya kurang pede dan kurang berani.
Bila berkenan, balas email saya dan beri masukan yang mungkin bisa berharga untuk saya dan pahala yang lebih untuk bapak 

RESPON PEMATERI
kepada Fiqha yang tidak munafiq...
Berbeda adalah salah satu cara untuk sebuah hasil yang berbeda pula. Fiqha telah memulainya dengan mengirimkan di waktu yang berbeda dari kebanyakan kawan-kawan. Sikap ini harus dihargai dan semoga menjadi pintu masuk ke perbedaan-perbedaan berikutnya yang akan membawa fiqha pada hasil yang berbeda dari kebanyakan orang...


Teruslah melangkah dalam fikiran positif dan optimistic yang terjaga. Hidup adalah perjuangan membentuk catatan2 keberhasilan di jalan yang belum terpetakan. Sukses selalu dan tetep semangat, sebab semangatlah yang memungkinkan pada capaian-capaian yang fantastic. Semua orang berhak atas sebuah keberhasilan, termasuk Fiqha...kecuali Fiqha tak menginginkannya.


Oke..met berjuang dan mulailah dari yang paling sederhana demi keterwujudan cita-cita.

13. FITRI NURFIANAH
Dari: Fitri Nurfianah <fitri.nurfianah@gmail.com>
Dikirim: Sabtu, 2 Februari 2013 20:33

Assalamualaikum pak Arsad, 
Mohon maaf karna saya sedikit banyak terlambat mengirim email, bukan karna saya enggan tetapi ada alasan lain yang tidak bisa saya ungkapkan
yaa kalo kata bapak Indonesia bgt lah . . hehe

Perkenalkan saya Fitri Nurfianah pak, Begitu banyak hal yang begitu saya tidak mengerti sebelumnya, setelah mendapatkan kuliah yang wow bgt dari bapak seolah pikiran saya terbuka dengan bebasnya pak, dengan pembawaan bapak yang begitu menginspirasi, membuat saya ingin lebih berbeda dari yang lain dalam hal kebaikan tentunya. Matur Nuwun nggih pak nanti insyaAllah kalau kita dipertemukan kembali saya kasih permen deh pak, hehehe.  maaf kalau ada kata saya yang tidak berkenan

RESPON PEMATERI
@ Fitri Yang Orang Indonesia
alhamdulillah fikiran Fitri menjadi terbuka sehingga ketertutupan yang akud mencair secara perlahan...he2. Semoga keingin berbeda menjadi satu perbedaan yang nyata sehingga akan membentuk hasil yang berbeda pula. Be your self...sebab hidup bukan untuk mengalahkan orang lain, tetapi mengoptimalkan segala talenta yang di titipkan Tuhan.

Sukses selalu dan teruslah melangkah secara bertahap dan berkesinambungan. 



GALLERY
arsaddalimunte's kuliah farmasi 30 jan 2013 album on Photobucket
Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved