JOKOWI SANG FENOMENAL

Rabu, 09 Januari 20131komentar


Luar biasa dan fantastic, itulah kalimat yang tepat untuk mengapresiasi seorang Jokowi. Tampil dalam kesederhanaan, konsisten dengan gaya mbuluk-blusuk ke daerah-daerah terpencil, berkomunikasi dengan masyarakat kecil secara langsung, mendengar keluhan, mengunjungi rumah-rumah penduduk, masuk ke selokan untuk mendapatkan fakta obyektif. Jokowi telah melahirkan gaya kepemimpinan yang aneh ditengah gebyar simbol dan birokrasi yang sangat digandrungi banyak orang. Hampir tiada hari tanpa berita jokowi.

Gaya bicaranya yang santai dan santun, njawani dengan senyum sumringah yang menegaskan apresiasi terhadap sipenanya dengan tulus, tampilannya bersahaja, melengkapi kekuatan karakternya sebagai seorang pemimpin yang unik. Beliau tak peduli ketika banyak orang mengomentari  gaya blusuk-an nya sebagai strategi mencari popularitas. Dia tetap dengan gayanya, Jokowi yang merakyat.

Dalam ranah politik berkembang spekulasi kalau dia adalah pemimpin masa depan negeri ini. Bahkan para penganut spritual ada yang mendefenisikan Jokowi sebagai satria piningit.  Tetapi beliau cuek dengan semua itu dan terus melangkah diatas keyakinan dan pengabdiannya. Ini tak biasa, tetapi Jokowi telah merubah dan bahkan mengoreksi paradigma seantero Indonesia tentang sebuah jabatan. Bahkan, beberapa pejabat terinspirasi mereplikasi gayanya walau terlihat masih canggung dan terkesan dipaksakan. Mungkin para peniru masih memerlukan waktu agar ketemu feel-nya, sebab gaya ini memerlukan penghayatan yang dalam dan keterlibatan nurani dalam melakukannya.

Jokowi telah lahir menjadi fenomenal bagi negerinya dan bahkan bagi dunia, walau mungkin dia tak memikirkan atau merancang hal ini sebelumnya.   Faktanya, rakyat menyukainya, pewarta selalu tertarik memberitakan setiap langkahnya, walau tentu beberapa pihak ada yang resah dengan cara Jokowi. Tetapi ada satu hal yang menarik dan patut menjadi catatan penting, ketika gaya ini berhasil mendidik masyarakat tentang bagaimana seharusnya melayani, maka hal ini akan menjadi acuan  dikepala setiap orang tentang bagaimana idealnya seorang pimpinan. Akibat positifnya adalah terjadinya perubahan terhadap gaya arogan dan birokratis di dunia persilatan kepemimpinan. Ketika hal ini tercipta, pesan Jokowi bagi dirinya sendiri dan juga bagi masyarakat luas telah sampai. 


Dunia pun mengakuinya dan bahkan terpilih sebagai walikota ke tiga terbaik sejagat. Sebuah capaian luar biasa. Mungkin Jokowi sendiri berkarya bukan untuk sebuah penghargaan, tetapi untuk sebentuk pengabdian tulus. Semoga saja ke-gubernur-an beliau difahami sebagai perluasan area ibadah yang meningkatkan kemuliaan-nya di pandangan Tuhan.

Akankah karir Jokowi klimaks di gubernur?? ataukah akan berlanjut dengan presiden dan berujung sebagai bapak bangsa???...Just Heaven Knows...


Sukses selalu untuk Sang Gubernur Fenomenal.... 
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

9 Januari 2013 23.48

.: salut buat Jokowi...^_^

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved