KETIKA SPIRIT AKTIVIS KOPMA LEBAH UMP MEMBARA....

Sabtu, 03 Desember 20110 komentar


Inventarisir ragam apresiasi 

Setelah melakukan pecerahan pada sebuah DIKSARKOP yang dilaksanakan oleh
 KOPMA ”LEBAH” UMP ( Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Jawa Tengah), 19 Nopember 2011 dengan thema : ”KOPMA dalam MEMAKNAI KOPERASI, WIRAUSAHA & UPAYA MEMBENTUK KADER MILITAN”...segenap peserta di beri penugasan untuk melakukan perenungan mendalam. Hal ini dilakukan sebagai cara awal membentuk ”spirit” dan gerbang memasuki “peta perjuangan” koperasi mahasiswa. Dengan demikian, akan terpetakan ”kader-kader potensial” yang layak di bina menjadi kader militan yang akan menjunjung tinggi nilai-nilai perjuangan dan mengambil tanggungjawab secara sadar memajukan kopma. Setelah diberi waktu seminggu...kemudian segenap di beri tugaskan meng-apresiasi  materi ;”KOPMA dalam MEMAKNAI KOPERASI, WIRAUSAHA & UPAYA MEMBENTUK KADER MILITAN”. (dalam blog ini juga di muat)
Ragam apresiasi menunjukkan semangat yang luar biasa untuk belajar dan sekaligus ikut berjuang di Kopma Lebah. Bara semangat membuncah...hal ini menjadi modal awal dalam proses penataan ulang spirit perjuangan KOPMA Lebah. Untuk menyemangati lainnya, ragam apresiasi tersebut disajikan dalam blog ini...:


1.  Saudara :  Sugeng Heru Prayogo
Salam Juang Koperasi
Koperasi, itulah yang sering kita kenal dengan sistem perekonomian yang pas untuk bangsa Indonesia. Koperasi mengajarkan kepada kita untuk saling menolong, saling mensejahterakan, saling mencerdaskan, dan bergotong-royong untuk bersama-sama tetap berdiri teguh dalam suatu problematika.
Mahasiswa Indonesia yang memegang peranan penting dalam memajukan dan sebagai generasi penerus bangsa Indonesia, harus ikut berjuang dalam berpartisipasi membangun masyarakat Indonesia seutuhnya, yaitu masyarakat yang memegang teguh jati diri bangsa Indonesia. Mahasiswa sebagai kaum terpelajar seharusnya mengerti akan pentingnya koperasi dalam hal menciptakan suatu kesejahteraan bagi rakyat indonesia.
Mahasiswa adalah tiang penyangga bangsa, harus tetap beriktikad kuat untuk terus berjuang memperjuangkan negara untuk kepentingan rakyat banyak. Dengan koperasi saya yakin kita dapat mewujudkanya, dengan semangat juang yang berlandaskan azas kekeluargaan dan gotong-royong. Mahsiswa dan masyarakat Indonesia harus bisa merobohkan penjajahan kapitalisme dan neoliberalisme, yang selama ini telah menggonjang-ganjingkan bangsa Indonesia dengan praktik monopolinya.
Semangat juang koperasi perlu kita prioritaskan demi kesejahteraan bangsa yang kita cintai ini, berawal dari kita sebagai kaum muda, yakinlah bahwa bangsa Indonesia mampu berdiri di kakinya sendiri.
Sekian sedikit tanggapan saya mengenai koperasi di Indonesia, semoga membawa manfaat bagi kita semua.
Salam,,
Pemuda yang sedang bermimpi

Tanggapan Muhammad Arsad Dalimunte :
Thanks mas sugeng tanggapannya...sepertinya Njenengan ada bakat jadi mentri koperasi. He222.

Ya..kandungan nilai-nilai kebaikan dan kebijakan adalah alasan pembenar untuk memperjuangkan koperasi. Disamping itu, koperasi juga berpotensi sebagai bahan untuk memperoleh kemuliaan di pandangan Allah SWT. Oleh karena itu, sebagai generasi muda selayaknya mengambil tanggungjawab untuk mengembangkan koperasi lewat ketauladanan berkarya. Semangat...semoga karya2 brilian kan segera tiba, khususnya di Kopma Lebah. Aminnn

2.  Saudara Inggil iramanto
assalamuallaikum.......... langsung saja pak........ setelah saya membaca materi yg di berikan bapak waktu acara diksar kopma saya sangat termotivasi. Berorganisasi dan menjadi aktivis di kampus itu sangat pnting bagi saya selain untuk mengembangkan kapasitas diri jga mendapat pngalaman luar biasa. karena sewaktu saya SMP-SMA saya blum pernah sama sekali berorganisasi. makanya dari itu ini kesempatan yang sangat bagus bagi saya. Banyak orang yg beranggapan bahwa berorganisasi dan menjadi aktivis kampus dapat mengganggu kuliah dan mempengaruhi IP(indeks prestasi)....tapi banyak jga org yg beranggapan bahwa berorganisasi dan menjadi aktivis kampus dapat mengembangkan kapasitas diri. dan itu smua tergantung kita mau pilih yg mna. Dan saya ingin berorganisasi dan menjadi aktivis kampus karena keinginan saya,niat saya dari dalam hati.....bukan karena ikut2an teman,,atau dorongan dari kedua orang tua..SAYA SIAP BERKOMITMEN,SIAP DI BINA DAN SIAP MEMAJUKAN KOPMA PAK.

Tanggapan Muhammad Arsad Dalimunte :
alaikum salam..thanks atas apresiasinya...saya salut dan sangat apresiate atas kejujurann inggil, setidaknya itu modal awal untuk mengembangkan kapasitas diri melalui organisasi kopma. Kopma Lebah membutuhkan orang yang berkomitmen tinggi dan saya fikir inggil adalah salah satunya. Semangat.....


3.  From: dwi riyanti <dwija17@gmail.com>
assalamu'alaikum...........
pak, nih dwi anggota baru kompa LEBAH..
makasih dah kasih materi pada kami.
tp maaf, bukanya ga konsisten....
tp semua itu juga harus ada restu orang tua,
jd aku menunjukan konsisten kita bukan dengan surat sumpah.
tp dengan tindakan kita.
dan mohon do'a nya...
wassalam..

Tanggapan Muhammad Arsad Dalimunte :
alaikum salam....
saya suka cara dwi menyatakan komitmen, semoga menjadi awal yang baik bagi percepatan pertumbuhan dan perkembangan kopma lebah. Semangat...
 



4.  Shifa Dwi Istiana Farmasi,UMP
Berorganisasi menurut saya merupakan hal yang tidak asing karena selama masih sekolah di SMP dan SMA dulu saya megikuti beberapa organisasi seperti OSIS dan Pramuka,tetapi organisasi seperti koperasi ini baru saya temukan di Universitas.Organisasi koperasi ini(KOPMA) merupakan organisasi yang bertujuan sama halnya dengan koperasi itu sendiri yaitu mensejahterakan para anggotanya.setiap organisasi mempumyai tujuan masing-masing dan rata-rata organisasi dibuat untuk membuat anggotanya sejahtera dan yang pasti memberikan suatu pelajaran baru untuk setiap bagian dari organisasi tersebut.
Berorganisasi semata-mata bukan karena paksaan dari pihak laen,melainkan ada dorongan dari diri sendiri unuk maju dan berkembang dalam suatu organisasi yang di pilih.Berorganisasi juga tidak bersifat wajib bagi mahasiswa,maka siapa saja boleh tidak mengikuti organisasi dan fokus dengan pekerjaan/kewajiban sehari-hari(kuliah) yang menghabiskan waktu banyak untuk mengerjakan tugas dll.Tetapi dengan mengikuti organisasi dapat membuat seseorang merasakan suasana baru yang tidak hanya berkutat di kamar dan menegrjakan tugas perkuliahan tetapi lebih memberikan seseorang itu penyegaran dari tugas-tugas tersebut,maka banyak mahasiswa yang mengikuti organisasi sebagai pelarian dari tugas-tugas perkuliahan yang menurut mereka sangat membosakan.Itu semua kembali lagi kepada pribadi seseorang yang menganggap organisasi sebagai kebutuhan atau menganggap koperasi sebagai pelarian,tentu saja itu adalah hak seseorang yang tidak bisa di ganggu gugat oleh orang lain.
Berorganisasi berarti kita harus siap dengan segala resiko yang akan kita dapat dari organisasi tersebut.Dengan mengikuti organisasi seharusnya kita sudah berfikir matang-matang tentang segalanya,dan itu dapat memperkecil peluang penyesalan di kemudian hari.Semua orang in gin berhasil dalam segala hal,tetapi keberhasilan semata-mata datang dari kerja keras dan kemauan yang keduanya di dukung oleh keyakinan dan percaya terhadap Tuhan.Keberhasilan itu tidak datang secara tiba-tiba,maka dari itu kita harus mengusahakannya.
Koperasi adalah suatu kumpulan layaknya organisasi lain yang mempunyai suatu keyakinan dan tujuan dan mempunyai komitmen untuk mencapai tujuan tersebut.Dalam kenyataannya koperasi tidak hanya menyangkut masah ekonomi tetapi juga permasalahan yang sering muncul di masyarakat karena pada kenyataannya nanti setiap manusia akan terjun langsung ke masyarakat.Kegiatan berulang-ulang yang selalu dilakukan dalam koperasi seperti duduk bersama menyamakan persepsi,merumuskan tujuan dan merumuskan kegiatan kemudian peran dari anggota dalam menjalankan fungsinya masing-masing.Kemudian melakukan koreksi terhadap hal-hal yang telah dilakukan,menilai pencapaian tujuan serta merumuskan kembali tujuan-tujuan selanjutnya.
Pemahaman yang luas tentang pengertian dan seluk beluk kegiatan dalam koperasi sebaiknya harus di ketahui sedini mungkin oleh anggota koperasi yang lain,agar dalam menjalankan segala tugas dan kewajiban yang diberikan dapa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.Peluang untuk setiap koperasi khususnya adalah KOPMA itu sangat banyak,hanya yg jadi persoalan adalah mampu atau tidaknya bagian-bagian dari KOPMA tersebut untuk mengembangkan dan mengusahakan untuk mencapai semua mimpi-mimpi besar dan bisa menggunakan segala peluang yang ada untuk dijadikan sebuah usaha yang mana akan dapat membuahkan hasil untuk semua kepentingan anggota-anggotanya.Untuk mencapai itu semua tentu saja membutuhkan kerja keras baik dari aspek anggota yang mayoritas mahasiswa,pembina KOPMA maupun dari alumni KOPMA itu sendiri.Saya yakin mimpi dan perjuangan akan terwujud dengan semangat kebersamaan dan kerja sama yang baik antar anggota dan segala aspek yang membawahi KOPMA tersebut.....

Tanggapan Muhammad Arsad Dalimunte :
assalamu alaikum shifa...
saya melihat pemahaman shifa cukup bagus dan memiliki ketegasan dan kebijaksanaan penilaian. Well...saya fikir ketika semangat itu diikuti dengan konsistensi, kopma lebah akan maju dan orang2nya akan mengalami lompatan kapasitas. Semngat....

5.  From: Kris Tyana <ktyana@yahoo.co.id>
وبرکة ورحمةالله عليکم ا م  السّل
Apa kabar Bapak Arsad? Semoga Allah SWT senantiasa memberi nikmat kesehatan kepada Bapak. Melalui e-mail ini saya KRISTYANA Prodi Akuntansi S1 smt.1 bermaksud memenuhi tugas untuk menanggapi materi yang Bapak Arsad berikan mengenai Koperasi pada DIKSARKOP UMP di BBI Karang Lewas pada Hari Minggu, 19 November 2011.
Setelah membaca materi dari Bapak Arsad, saya sependapat bahwa bagi saya berorganisasi bukanlah satu penghambat perkuliahan, justru berorganisasi merupakan salah satu sarana pendukung perkuliahan. Tak jarang juga mahasiswa yang aktif dalam organisasi justru memiliki IPK yang tinggi dibanding mereka yang hanya fokus terhadap kuliahnya. Manfaat berorganisasi juga akan lebih dirasakan saat kita sudah menyelesaikan perkuliahan, saat kita sudah terjun di masyarakat. Namun mengikuti organisasi bukan hanya untuk pelengkap saja, tetapi kita juga harus membangun komitmen untuk bersama dalam mencapai tujuan organisasi tersebut. Seperti halnya dalam Kopma Lebah ini. Lalu mengapa Kopma Lebah belum berkembang? Apa karena anggota nya belum memiliki komitmen yang tinggi sehingga Visi dari Kopma Lebah belum tercapai?? Nah, seperti yang telah saya baca dalam materi Bapak Arsad, bahwa kebelumberkembangan koperasi sesungguhnya bukan karena konsepsinya yang keliru, tetapi disebabkan kebelumbisaan menemukan cara efektif untuk mengelola kebersamaan dan menggiringnya menjadi ragam karya yang dimiliki secara bersama-sama.
Dengan adanya bimbingan materi yang kami dapatkan dari Bapak Arsad dalam DIKSARKOP ini semoga dapat mendukung awal dari perkembangan Kopma Lebah. Dan kami berharap akan ada bimbingan-bimbingan selanjutnya agar dapat membantu jalannya Koperasi Lebah agar menjadi lebih baik serta lebih memajukan kesejahteraan anggotanya. Sehingga dapat terasa manfaat organisasi yang sebenarnya sesuai dengan Visinya yaitu mengembangkan jati diri Kopma Lebah.
Bapak, saya siap memajukan Kopma Lebah...!!!!!!!!

Tanggapan Muhammad Arsad Dalimunte :
Alaikum Salam Mbak Keistyana...anda bener bahwa kebelum majuan kopma bukan pada kesalahan konsepsi, tetapi karena belum tertemukan-nya cara efektif untuk men-drive nya. Semoga kesadaran ini akan membentuk keinginan kuat untuk terus menemukan cara-cara yang akan membawa kopma pada perubahan-perubahan positif. Keterjagaan semangat dan kemampuan membangun dan menjaga kolektivitas akan memegang peranan penting dalam menuju harapan itu. Semangat...



6.  From: ghelsa miitsaaqan galizha <icha_niiisa@yahoo.co.id>

assalamu'alaikum warohmatulloh wabarokatuh, saya Ghelsa Miitsaaqan G. fak farmasi 2011 dari KOPMA UMP. Yang ingin saya tanyakan , bagaimana cara memanage waktu pak? didalam farmasi sendiri sudah sangat sibuk, tetapi saya ingin aktif di kopma juga. ingin melatih diri agar bisa berkomunikasi dgn orang dan latihan berwirausaha juga...
Nah terkadang timbul rasa malas, atau cape yg sangat pak, bagaimana cara agar tidak malas?? apakah dgn menghukum diri sendiri?? atau bgmna pak?? jujur saya salut sama bapak yg bisa memanage waktu...
mohon bantuan nya pak


Tanggapan Muhammad Arsad Dalimunte :
wassalamu'alaikum warohmatulloh wabarokatuh
alaikum salam Ghelsa..semangat dan kemauan untuk maju selalu jadi inspirasi untuk melakukan pensikapan2 keadaan dan keterbatasan2 yang ada. Membangun keyakinan dan fikiran positif akan membantu untuk menata padatnya jadual kuliah yang dialamai ghelsa yang kebetulan anak farmasi. Saya tahu ini bukan perkara mudah, tetapi memaksimalkan waktu sesempit apapun akan mendatangkan manfaat luar biasa.

Tentang "malas" merupakan keberhasilan syaitan dalam mempengaruhi ghelsa. Keluarlah dan silaturrahmilah pada kawan dan membicarakan apa saja,sebab hal itu akan bisa menjadi sumber energi melenya[kan rasa malas yang sedang meracuni. Bayang indah tentang keberhasilan tentu efektif menjadi sumber penyemabngan.

Anda bisa ketika berfikir bahwa anda bisa. Setiap niat baik pasti ketemu jalannya....semangatttt................

7. From: Nansy Febriantika <nansyfebriantika@ymail.com>
materi yang anda tulis,sangatlah  tepatt.dan selalu memberikan motivasi  pada kita  agar selalu meningkatkan kapasitas diri.untuk mencapai suatu yang maksimal atau diinginkan
.saya setuju dengan bapak,bahwasannya memanage waktu merupakan hal yang paling penting dalam melakukan semua kegiatan.
namun pada kenyataanya di lingkungan mahasiswa masih belum terealisasikan dengan baik.
dan organisasi bukanlah sesuatu yang menghambat mahasiswa untuk selalu belajar dan berkreasi.dengan organisasilah mahasiswa
 dapat melatih kepercayaan diri,pengalaman dan belajar untuk bersosialisasi denagan baik.

Tanggapan Muhammad Arsad Dalimunte :
Pembacaan yang cerdas...kemauan dan disiplin diri adalah kunci ketercapaian menajemen waktu. Anda bisa, ketika anda bener2 menginginkannya.

thanks atas apresiasinya...semoga Tsaniyah akan lebih bisa membentuk kapasitas diri, sehingga terbuka peluang kebermaknaan bagi banyak orang. Do that...now or never...


8.  From: Tsaniyah Sholehah <tsaniyahsholehah@yahoo.co.id>
ass...
Materiyang anda tulis mengenai koprasi mahasiswa sngat tepat dan mngena. Dri tulisan ini jga dpat mmtivasi sya untuk ttap konsisten dan sllu berusaha untuk mlakukan hal-hal positf serta mningkatkan kapasitas dri.
trimksiih...

Tanggapan Muhammad Arsad Dalimunte :
thanks atas apresiasinya...semoga Tsaniyah akan lebih bisa membentuk kapasitas diri, sehingga terbuka peluang kebermaknaan bagi banyak orang. Do that...now or never...

Mbak Dian...anda berpotensi menjadi seorang sosial entrepreneur. semoga ini menjadi do'a dan sekaligus penyemangat untuk terus berkarya. Pupuk terus semangat itu dengan terus mencoba. Konsistensi akan membawa Mbak Dian pada capaian-capaian baru yang terakumulasi menjadi jejak keberhasilan...semangattt...


9.  From: Dian Widya Utami <dian_widyautami@ymail.com>

Berhasil adalah suatu pencapaian yang baik atas segala keinginan atau cita-cita melalui kegiatan yang positif disertai cara hidup yang sehat dan dengan segala usahanya.
Menjadi aktivis kampus tentu saja penting, karena menjadi aktivis merupakan suatu cara untuk kita memperjuangkan sesuatu. Akan sia-sia kuliah apabila yang dicari hanya IP tinggi. Tidak ada pengalaman baru yang didapat di dalam hidup, maka kehidupan kita akan membosankan. Untuk mencapai keberhasilan itu, kita harus melakukan sesuatu yang mendukung keberhasilan kita dari hal kecil sekalipun.
Seseorang yang ingin menjadi pebisnis, harus dilandasi dengan iman yang kuat. Berbisnis yang mulia adalah berbisnis di jalan Tuhan Yang Maha Esa. Seseorang berbisnis seharusnya dengan tujuan mencari keberkahan dari Tuhan. Sesungguhnya satu keberkahan dari Tuhan, akan menghasilkan keberkahan-keberkahan yang lain. Berbisnis dalam koperasi bukan dengan tujuan untuk membesarkan perut sendiri, tetapi untuk membesarkan perut anggotanya. Artinya semua keuntungan yang diperoleh adalah untuk mensejahterahkan anggotanya.

Tanggapan Muhammad Arsad Dalimunte :
Mbak Dian...anda berpotensi menjadi seorang sosial entrepreneur. semoga ini menjadi do'a dan sekaligus penyemangat untuk terus berkarya. Pupuk terus semangat itu dengan terus mencoba. Konsistensi akan membawa Mbak Dian pada capaian-capaian baru yang terakumulasi menjadi jejak keberhasilan...semangattt...

singkat..padat..sebuah kesimpulan yang filosphis, semoga bermakna keinginan untuk terus mengembangkan diri melalui organisasi tanpa meninggalkan pencapaian akademik...sukses selalu...hidup adalah perjuangan pencapaian jejajk2 kebaikan....semangatt


10.  From: Novitadewi Winarni <novitadewiwinarni@ymail.com>
assalamu'alaikum wr.wb
saya mau menanggapi materi yang bapak berikan, saya setuju bahwa organisasi itu memang penting, selain menambah pengalaman organisasi juga dapat meningkatkan kapasitas diri. sekian tanggapan saya. terimakasih,,,
insyaallah saya akan memajukan kopma ''LEBAH'' UMP
wassalamu'alaikum wr.wb

Tanggapan Muhammad Arsad Dalimunte :
singkat..padat..sebuah kesimpulan yang filosphis, semoga bermakna keinginan untuk terus mengembangkan diri melalui organisasi tanpa meninggalkan pencapaian akademik...sukses selalu...hidup adalah perjuangan pencapaian jejajk2 kebaikan....semangatt


Mbak Anisa...komitmen anda menjadi harapan besar bagi Kopma Lebah. Teruslah memupuk semangat belajar, pada saat kopma lebah maju sesungguhnya pada saat yang sama anda telah melakukan hal besar dalam hidup anda. Jangan menyerah dan terus mencoba, karena bisa jadi keberhasilan datang dipercobaan ke -100...semangatttt...


11.  From: Uma anisa Ziez <umaanisa_ziez@ymail.com>
assalamualaikum....
pak saya mau menanggapi materi yang kemarin di acara DIKSARKOP, saya setuju dengan materi tersebut.Bahwa suatu organisasi memang kegiatan yang positif. Selain untuk mengisi waktu luang kita organisasi itu juga dapat meningkatkan kapasitas diri. Karena saya belum pernah ikut suatu organisasi,maka saya ingin belajar di organisasi ini,dan ingin meningkatkan kapasitas diri saya, Untuk itu mohon bimbingannya.....
Bapak saya siap memajukan "KOPMA LEBAH UMP"....
wassalamualaikum.....

Tanggapan Muhammad Arsad Dalimunte :
Mbak Anisa...komitmen anda menjadi harapan besar bagi Kopma Lebah. Teruslah memupuk semangat belajar, pada saat kopma lebah maju sesungguhnya pada saat yang sama anda telah melakukan hal besar dalam hidup anda. Jangan menyerah dan terus mencoba, karena bisa jadi keberhasilan datang dipercobaan ke -100...semangatttt...

Mbak Istifah..."ingin tahu" adalah gerbang terbaik untuk meningkatkan kapasitas diri dan organisasi berpeluang bagi penyaluran keingintahuan itu. Jadikan spirit "ingin tahu" sebagai sarana untuk memperluas pengetahuan sekaligus pelibatan diri dalam membentuk karya2 spektakuler. Capaian2 keberhasilan akan menjadi bagian indah dari perjalanan hidup...semangattt...


12.  From: Istifah Tekkim <istifah_tekkim@yahoo.co.id>
assalamu'alaikum
saya ingin menanggapi materi dari bapak,saya setuju dengan pendapat bapak,ya memang benar sebagian menganganggap berorganisasi itu tidaklah penting,dan saya akui itu juga salah satu anggapan saya saat saya masih sma.tapi,kini saya sadar betapa pentingnya berorganisasi.maka dari itu saya mencoba untuk membuka diri dan mencoba untuk berorganisasi.ternyata dengan berorganisasi itu bisa meningkatkan kapasitas diri.saya ingin menjadi lebih baik dari tidak tahu jadi tahu.
sekian pak..
bapak saya siap memajukan kopma"LEBAH"
wassalamu'alaikum

Tanggapan Muhammad Arsad Dalimunte :
Mbak Istifah..."ingin tahu" adalah gerbang terbaik untuk meningkatkan kapasitas diri dan organisasi berpeluang bagi penyaluran keingintahuan itu. Jadikan spirit "ingin tahu" sebagai sarana untuk memperluas pengetahuan sekaligus pelibatan diri dalam membentuk karya2 spektakuler. Capaian2 keberhasilan akan menjadi bagian indah dari perjalanan hidup...semangattt...

Alaikum salam Mbak Ummi...thanks atas apresiasinya...sepakatnya mbak umi dalam membangun kader militan sebagai awalan yang baik untuk mengembangkan spirit dan energi. Saya berharap kalian bisa membangun ego kolektif guna untuk menciptakan sesuatu. Saya ingin kalian punya gairah pembuktian lewat karya2 sederhana tapi bernilai beda. Saya ingin kalian mengembangkan keberanian-keberanian baru dalam membentuk warna kopma lebah. Saya yakin kalian bisa melalui semangat belajar yang terus terjaga....semangat....


 13.Dari: Sri Wahyuningsih <wahyuningsihs86@ymail.com>
 
Manusia mempunyai beberapa aspek yang harus di perhatikan yakni otak dan hati. Ketika kita berbicara tentang konsistensi sama halnya berbicara tentang hati. Hati disini memang mempunya beberapa element juga. tapi ini gak terlalu penting. yang menjadi permaslahan dalam hidup terkadang apa yang di inginkan oleh hati dan otak berbeda. nah... disinilah di perlukan seorang pemimpin hati dan otak yakni diri kita sendiri.sampai sekarang belum ada teori yang mengatakan hal semacam ini.

Sebagai makluk ciptaan Tuhan, tak pantas ketika kita mengeluh karena ada sifat optimis,tak pantas menyerah karena ada sifat pejuang di dalam diri kita.
Ada teori ciptaanku mengatakn bahwa orang bodoh kalah dengan orang pintar,orang pintar kalah dengan orang ccerdas,orang cerdas kalah dengan orang pengalaman,dan orang pengalaman kalah oleh orang bejoo. Nah , dari beberapa  perumpaman tersebut hanya ada satu pilihan saja, dan mana pilihan yang kita akan pilih tergantung dari keputusan antara otak dan hati.

Berbicara tentang koperasi sama halnya kita berbicara sebagai pahlawan yang siap tempur dan mati..Sekedar saran, ketika koperasi  tidak bisa menjadikan anggotanya sejahtera sebaiknya di bubarkan secepatnya. karena itu semua akan berdampak pada citra koperasi sendiri yakni jelek.di sayangkan sekali sekarang kita hanya berfikir instan dan pragmatis demi tujuan saja bukan proses.Hal ini masih menjadi mindset orang2 bahwa ketika gagal berarti bodoh.Banyak sekali koperasi-koperasi berbasis kapitalisme.jika disebutkan alasan di lembaran ini terlalu banyak.jadi to the point ja..heee,

saya tidak berani mengatakan apakah saya konsisten atau tidak di kopma yang jelas saya akan membuktikan saja apakah saya katagori aktif atau tidak.
saya tak menjual kata tapi saya akan buktikan...thank you
give feed bacak  MR ARSYAD

Arsad :

Alaikum Salam Jeng Sri Wahyuningsih...
Thanks atas apresiasinya, sebuah pembedahan "otak dan hati" yang luar biasa. Cara Sri berkalimat memberi kesan kuat untuk membuktikan sesuatu tanpa harus berjanji. Pengalaman membuktikan, orang seperti anda punya peluang besar untuk membuat karya-karya besar. Semoga konsistensi akan menggiring Sri  pada jalan yang luas dan terbuka untuk menciptakan karya2 brilian, khususnya lewat Kopma Lebah UMP...Salam brilian... 


14.  From: Umi Khomsiyatun <umimihmud@yahoo.co.id>
Assalamua'alaikum  Pak Arsad..
perkenalkan nama saya Umi Khomsiyatun,prodi PBSI.
Setelah saya membaca bacaan yang Bapak kasih diacara diksarkop lusa di BBI,Karang Lewas, saya sependapat dengan pendapat Bapak. Tentang koperasi, wirausaha dan upaya membangun kader militan . saya sependapat untuk membangun perusahaan koperasi termasuk Kompa Lebah yang kuat dan handal membutuhkan kehadiran para wirausahwan-wirausaha yang handal dan memiliki integritas tinggi terhadap pemberdayaan dan kolektivitas. Organisasinya juga  dengan orang'' yang millitan dan berkomitmen tinggi menjaga dan sekaligus mampu menumbuhka kembangkan capaian-capaian yang membanggakan. :)
 senang

Bapak,saya siap memajukan kompa lebah...
sebelumnya saya minta  maaf pak jika banyak kata-kata saya yang salah..:) senang

Tanggapan Muhammad Arsad Dalimunte :
Alaikum salam Mbak Ummi...thanks atas apresiasinya...sepakatnya mbak umi dalam membangun kader militan sebagai awalan yang baik untuk mengembangkan spirit dan energi. Saya berharap kalian bisa membangun ego kolektif guna untuk menciptakan sesuatu. Saya ingin kalian punya gairah pembuktian lewat karya2 sederhana tapi bernilai beda. Saya ingin kalian mengembangkan keberanian-keberanian baru dalam membentuk warna kopma lebah. Saya yakin kalian bisa melalui semangat belajar yang terus terjaga....semangat....
Share this article :

Posting Komentar

.

 
Copyright © 2015. Arsad Corner - All Rights Reserved